Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
Merasa Tersentuh


__ADS_3

Pagi harinya,,,,


Zura merasa sangat pengap karena badannya yang tertindih tubuh Candra .


Candra yang terus memeluk erat Zura , membuat Zura terasa sesak dan menjerit ketakutan saat tubuhnya polos tanpa pakaian .


Terlihat bingung Candra mengedip - ngedipkan matanya yang masih sulit untuk membuka dan menahan kantuk .


Candra langsung terperanjak saat tubuhnya bersatu dengan tubuh Zura dibawah selimut .


Zura menangis dan bersedih karena Zura merasa kesal terhadap Candra yang tidak pernah menghargai cintanya yang tulus .


Candra terus menerus meminta maaf kepada Zura , karena prilakunya yang mengagetkan Zura dan memeluk Zura semalaman .


Saat Zura sedang menangis karena kaget dan juga masih terasa demam dan pusing membuat Zura kembali berbaring ditempat tidur .


Tiba - tiba suara bel berbunyi , Candra segera memakai kimononya kembali , tanpa pikir panjang dan membereskan rambutnya yang masih acak - acakan .


Ternyata saat Candra membuka pintu apartemen , ibu dan ayahnya Zura sudah berada didepan pintu sambil tersenyum dan menenteng beberapa kantong makanan dan buah - buahan .


Ibunya Zura langsung duduk dan menanyakan keadaan Zura , Candra pun harus berbohong bahwa Zura semalam kecapean dan sekarang masih tidur dan berbaring didalam kamar .


Ayah Zura yang menasehati Candra , agar Candra jangan terlalu memaksakan keinginannya , kepada Zura yang masih polos dan Virgin , akan terasa sulit dan sakit untuk Zura .


Sebenarnya Candra kesal , mendengar celotehan mertuanya yang salah paham terhadap dirinya , mereka mengira bahwa Candra telah melakukan malam pertama dengan Zura .


Padahal Zura merasa sakit karena masuk angin , tadi malam Zura berada didalam kamar mandi terlalu lama dan hampir pingsan dan mati kedinginan .


Mungkin Zura tadi malam kecewa terhadap sikap Candra yang dianggap telah dikhianati oleh Candra .


Candra mempersilahkan ibu mertuanya melihat Zura ke kamar .


Saat masuk ke dalam kamar , Ibunya Zura terkejut , melihat pakaian Zura yang berserakan , dan keadaan kamar yang sudah kacau balau , sementara Zura terlihat masih berbaring lemah memakai selimut .


Candra heran tadi saat keluar kamar , keadaannya tidak seperti ini , kenapa saat kembali masuk kamar , seperti kapal pecah , berantakan sekali .


Ibunya Zura kembali keluar kamar , merasa risih melihat kelakuan anak dan mantunya semalam , sampai tidak terbayangkan , seperti apa Zura merasa kelelahan .


Ayah Zura yang hampir saja masuk ditahan ibunya yang hendak keluar , ibunya mengajak ayahnya pulang , biarkan mereka istirahat .


Mereka pun pamit pada Candra , buru - buru pulang tanpa menunggu Zura bangun .


Candra tersenyum ternyata istrinya cukup pintar berakting , agar mertuanya percaya bahwa mereka melakukannya semalam .


Sesaat ketika Candra sedang membereskan kekacauan yang disebabkan oleh Zura , Candra tidak sengaja melihat wajah Zura yang sangat polos , membuatnya penasaran dan mendekat .

__ADS_1


Zura yang berbaring , dipegang dahinya , betapa terkejutnya Candra karena Zura benar - benar demam , badannya menggigil .


Candra langsung mengambil alat prakteknya kemudian memeriksa Zura , sempat panik karena Zura demam sampai 39, 3 , artinya demamnya tinggi dan butuh perawat untuk menjaganya .


Keadaan Zura yang seperti itu membuat Candra merasa tersentuh untuk memakaikan baju pada Zura dan sedikit memberinya perhatian juga memberinya obat .


***********


Ditempat yang berbeda,,,,,


Cinta sibuk menyiapkan kebutuhan Chan pergi ke kantor dan dirinya yang hendak pergi ke kampus .


Mereka berangkat bersama - sama dengan mobil yang sama .


Semenjak kehamilan Cinta menginjak sembilan bulan , Cinta selalu diperhatikan Chan secara berlebihan .


Chan sangat protektif terhadap Cinta , kemanapun Cinta pergi , Dewi harus ikut kemana pun Cinta pergi begitupun dengan oca dan oci .


Sesampainya di kampus Chan memberikan semangat dan nasehat kepada Cinta , agar Cinta tidak terlalu kelelahan dan harus menjaga diri , juga bayi kembar yang dikandungnya .


Cinta merasa tersentuh dengan sikap suaminya yang sangat menjaga Cinta , dan bayi kembar dalam kandungannya .


Setelah melihat Cinta masuk ke ruangan dosen bersama Dewi , Chan kemudian melanjutkan perjalanannya menuju kantornya bekerja .


Sesampainya di kantor , Chan sudah ditunggu oleh seorang klien yang sudah dijadwalkan akan ada rapat penting dengannya .


Chan mengatakan kepada mereka untuk memberikan berkas dan segera pergi ke ruang rapat .


Sesampainya diruang rapat Chan bingung , kenapa tidak melihat pak Broto .


Saat Chan memasuki ruang rapat , Chan yang hendak menanyakan keadaan pak Broto , ternyata langsung dijawab seorang perempuan cantik dan manis , tiada lain adalah anaknya pak Broto .


Silva mengulurkan tangan dan mengenalkan diri .


Chan sempat terpesona melihat Silva yang memiliki paras cantik juga pintar dan elegan .


Semua berkas yang diterima Chan membuat Chan puas atas kerja samanya dengan Perusahaan Silva .


Begitu pun dengan Silva yang merasa senang memiliki kerja sama juga rekan kerja yang smart dan tampan seperti Chan .


Setelah rapat selesai Chan mengajak rekan kerja dan kliennya untuk makan bersama di restoran milik keluarga besar Chan .


Chan sampai melupakan janjinya kepada Cinta untuk menjemputnya setelah rapat selesai .


Di kampus Cinta berusaha menghubungi Chan , namun Chan sulit sekali dihubungi , kemudian Cinta menghubungi Roy dan juga Boy , mereka pun sama sulit untuk dihubungi .

__ADS_1


Cinta mulai gelisah dan khawatir , kemudian Cinta menghubungi Tono supir pribadinya , untuk menjemput Cinta , yang sudah mulai lelah , menunggu Chan selama dua jam dikantin kampus .


Tono akhirnya sampai di kampus dan langsung menuju kantin tempat Cinta dan dewi menunggunya .


Cinta bertanya kepada Tono , mengenai suaminya yang menghubungi Tono .


Tono menggeleng kepalanya dan berkata jujur bahwa majikan laki - lakinya tidak menghubunginya untuk menjemput Cinta .


Cinta mulai khawatir , mungkinkah Chan ada masalah dengan urusannya di kantor , tidak biasanya Chan bersikap seperti ini kepada Cinta .


Berhubung perut Cinta merasa lapar , Cinta ingin mengajak makan Dewi dan Tono bersamanya di Restoran keluarganya .


Saat Cinta hendak masuk , Cinta melihat mobil Chan terparkir didepan , Cinta tersenyum , ternyata suaminya masih rapat , sampai tidak menjemputnya juga mengabari Cinta .


Saat Cinta hendak menghampiri Chan , Cinta melihat Chan dicium pipinya oleh seorang perempuan cantik dan **** , juga perempuan tersebut tidak segan - segan memeluk Chan , tanpa ada penolakan dari Chan .


Cinta menangis dan berbalik untuk kembali ke dalam mobil dan menyuruh Tono juga Dewi untuk makan di restoran yang lain .


Dewi dan Tono segera mengikuti langkah Cinta , Dewi merasa khawatir kepada Cinta dan merasa kasihan disaat hamil tua , Cinta harus menerima perlakuan yang tidak mengenakkan dari suaminya .


Cinta pun memesan makanan favoritnya begitupun dengan Dewi dan Tono .


Dewi dan Tono makan dengan lahapnya karena sudah merasa sangat lapar , tapi tidak begitu dengan Cinta , makanan yang ada dihadapannya hanya diaduk - aduk tanpa dimakannya .


Cinta terlihat sangat sedih dan terpukul sampai tidak nafsu makan .


Dewi dan Tono membujuk Cinta untuk makan dan mengingatkan Cinta bahwa Cinta kini tengah mengandung anak kembar , kasihan kalau tidak diberi makan bisa sakit , bukan hanya Cinta sendiri namun berpengaruh terhadap bayi kembar uang dikandungnya .


Sesampainya di rumah , Cinta langsung masuk kamar dan membersihkan dirinya , kemudian menunaikan ibadah shalat , meminta kepada Allah YME supaya suaminya terjaga dan tidak tergoda oleh perempuan lain .


Kemudian Cinta membaringkan tubuhnya sampai tertidur , lelah dengan semua perasaan yang membuatnya kecewa atas sikap suaminya .


Cinta hanya bisa berharap bila pulang nanti suaminya bisa menjelaskan sikapnya kepada Cinta .


********


Hello ,,, sahabat reader maaf UPnya lama,,


Ada sedikit kendala ,,,


mohon dimaklumi ,,,🙏


Jangan lupa like , komen , vote , dan favorit ya


biar semangat UP

__ADS_1


terima kasih🙏😊


__ADS_2