Kesempatan

Kesempatan
BAB 57 | Bantuan Datang


__ADS_3

“Ini kesempatan mu Shena. Aku tak mempercayai Gina sepenuhnya, namun jika benar Pak Joyo disekap oleh Belalang Merah aku pasti akan membantunya”, ucap Chaca pada Shean yang terlihat tak percaya pada Gina ketika ia menagis dan mengadu padanya.


Shena menatap Chaca lalu menghela napas panjang, ia tak memiliki pilihan lain selain mengikuti ucapan Chaca, meski sangat kesal pada Gina namun itu semua adalah perintah dari Chaca.


Chaca bersama Shena dan Kimmi pergi dengan Gina yang menjadi pemandu mereka. Seluruh karyawan ia pulangkan lebih awal karena Chaca takut anak buah Belalang Merah akan datang dan menyerang karyawannya tanpa ia ketahui. Siang itu Chaca berangkat bersama Shena dan Kimmi megikuti Gina.


“Bagaimana jika ini hanyalah sebuah jebakan? Bisakah kita melawan Belalang Merah? Meski markas besar berhasil kita kalahkan namun anak buah Belalang Merah ada dimana mana, ia dengan mudahnya memanggil seluruh orang orangnya dan mengumpulkan mereka semua menjadi satu”, seru Shena yang sedang menyetir pada Chaca dan juga Kimmi yang berada di sampingnya.


“Tenanglah, karena itu aku memanggil bantuan untuk datang”, balas Kimmi yang sedari tadi fokus pada ponselnya. Dari arah samping sebuah sepeda motor dengan kecepatan sedang berjalan searah dengan mobil Chaca, ia adalah Jo, Wakil Manejer Personalia perusahaan induk. Shena cukup terkejut melihat Jo yang tiba tiba saja berada tepat disampingnya dengan sepeda motor.

__ADS_1


“Apa? Apa yang ia lakukan disini?”, tanya Shena terkejut.


“Aku meminta bantuannya. Awalnya ia enggan untuk membantu namun ketika aku menyebutkan namamu, ia tiba tiba saja berubah pikiran. Sepertinya benar kata orang, cinta mampu mengalahkan segalanya”, bala Kimmi pada Shena yang masih terlihat kaget sekaligus tersipu malu melihat Jo yang datang.


Dari sisi lain sebuah sepeda motor juga melaju searah dengan mobil yang dikendarai oleh Shena, membuat mereka bertiga melihat siapa pria yang datang itu.


“Siapa lagi itu?”, tanya Shena pada Kimmi.


“Tunggu, bagaimana dia bisa kemari?”, tanya Chaca terkejut, pria itu adalah Barra. Tak ada yang menghubunginya atau memberitahunya bahwa mereka bertiga sedang akan berhadapan dengan Bealang Merah beserta antek anteknya.

__ADS_1


“Aku bersumpah aku tak memanggilnya kemari Cha”, seru Kimmi pada Chaca sambil membolakan kedua matanya. Dari arah luar Barra mengisyaratkan Chaca untuk membuka pintu jendela mobilnya agar ia bisa berbicara pada Chaca.


“Ada apa?”, teriak Chaca


“Sudah ku katakan untuk tidak terlibat hal yang berbahaya, mengapa sulit bagimu untuk mendengarkanku?”, seru Barra.


“Bagaimana kamu tahu kemana tujuanku?”, tanya Chaca kembali pada Barra dengan binggung.


“Jo adalah sahabatku, ia mengatakan bahwa Kimmi memintanya untuk membantunya melawan Belalang Merah, sudah pasti kamu ada didalamnya. Karena itu aku datang untuk memastikan bahwa kamu baik baik saja”, jawab Barra dengan nada sedikit berteriak pada Chaca.

__ADS_1


Tak ada yang mengetahui bahwa Barra dan Jo adalah sepasang sahabat, informasi sesederhana ini bahkan lolos dari Kimmi dan juga Shena yang saat itu terdiam mematung karena mereka pun baru mengetahui kebenaran ini.


“Sudahlah, jika keputusanmu untuk menyerang Belalang Merah, maka aku ikut denganmu”, seru Barra lalu ia memperlambat lajunya untuk berkendara bersama Jo di belakang mobil Chaca, Kimmi dan Shena.


__ADS_2