KETIKA TAKDIR MEMPERSATUKAN

KETIKA TAKDIR MEMPERSATUKAN
Hari pertama bekerja 2


__ADS_3

Sintia sekarang ini sedang membaca Al-Qur'an, dengan bacaan yang fasih dan dengan suara yang sangat merdu sekali. Beberapa menit kemudian, suara adzan subuh pun berkumandang dari aplikasi handphonenya sintia.


"ALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR 1×


ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH 1×


ASYHADU ANNA MUHAMADAN RASUULULLAAH 1×


HAYYA 'ALASH-SHALAAH 1×


HAYYA 'ALAL-FALAAH 1×


QAD QAAMATISH-SHALAAH 2×


ALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR 1×


LAA ILAAHA ILLALLAAH 1× "suara adzan berkumandang di aplikasi handphonenya sintia.


Sintia pun mengakhiri membaca Al-Qur'an nya, lalu dia menutup dan mencium Al-Qur'an nya tersebut. Setelah itu sintia menaruh Al-Qur'an nya, kembali ke rak kayu itu. Sesudah menaruh Al-Qur'an tersebut, sintia pun bergegas untuk mengambil air wudhu lagi.


"Shodaqallahul'adzim."ngsintia menu


Setelah selesai berwudhu, sintia langsung bergegas untuk mendirikan sholat subuh. Setelah selesai sholat subuh,sintia juga berzikir dan berdo'a kepada Allah SWT. Setelah selesai berdo'a, sintia pun langsung melipat mukena dan sajadahnya tersebut.


Lalu ia, menaruhnya di rak kayu yang ada di dalam kamar nya itu. Setelah itu sintia mengambil kebutuhan mandinya, seperti pakaiannya dan lainnya. Setelah itu sintia, langsung bergegas keluar dari dalam kamarnya sambil membawa kebutuhan mandinya.


Dan langsung menuju ke arah kamar mandi khusus pekerja yang ada disana, dan ia masuk ke dalam kamar mandi tersebut. Sintia mengunci pintu kamar mandi itu, lalu ia langsung melakukan proses mandinya. Beberapa menit kemudian, sintia pun memakai pakaiannya yang ia bawa itu.


Setelah selesai memakai pakaiannya dan juga kerudungnya, sintia pun keluar dari kamar mandi tersebut. Dan langsung menuju ke arah kamar tidurnya, sintia berjalan menuju ke arah kamarnya. Sintia masuk ke dalam kamarnya, lalu ia menaruh pakaian kotornya di pojokan kamar tidur tersebut untuk ia cuci nantinya.


Lalu sintia pun, melangkah ke luar dari kamarnya itu. Untuk melakukan tugasnya sebagai seorang asisten rumah tangga, dan hari ini adalah hari pertamanya ia bekerja di sini. Sintia sedang menutup pintu kamar tidurnya, lalu ada yang memanggilnya. Sintia pun, menengok ke arah sumber suara tersebut. Dan ternyata itu suaranya, bi Ira.


"Mbak sintia."panggil bi Ira kepada sintia.


"Iya, Bu ira."sahut sintia kepada bi Ira, sambil menghampiri bi Ira.

__ADS_1


"Nak, kamu mau kemana?."tanya bi Ira kepada sintia.


"Bu Ira, aku mau kerja. Kan hari ini, hari pertama aku kerja bi."jawab sintia kepada bi Ira.


"Ooh, iya yah. Ya udah, kamu kerja bareng saya saja nak."ucap bi Ira kepada sintia, sambil mengajak sintia untuk bareng bekerja.


"Iya, Bu Ira."timpal sintia kepada bi ira.


"Ayo, nak."ajak bi Ira kepada sintia.


"Iya, bu Ira."sahut sintia kepada bi Ira.


Sintia dan bi Ira pun, berjalan menuju ke arah gudang rumahnya pak Lukman. Mereka berdua sampai di gudang tersebut, lalu bi Ira mengambil alat-alat kebersihan nya. Seperti sapu, alat pel lantai dan lainnya. Sintia membantu bi Ira, membawakan alat-alat kebersihan tersebut.


Lalu ibu Ira membagi tugasnya kepada sintia, bi Ira yang membersihkan ruang tamu. Sedangkan sintia membersihkan ruang tengah. Mereka pun langsung melaksanakan tugasnya masing-masing.


"Mbak sintia, kita bagi tugas yah. Saya yang membersihkan ruang tamu, mbak sintia yang bersihkan ruang tengah. Ya udah, sekarang kita kerjakan tugas kita masing-masing. mbak Sintia, saya ke sana dulu yah."ucap bi Ira kepada sintia, sambil membawa alat-alat kebersihan menuju ke arah ruang tamu.


"Iya, bu Ira."jawab sintia kepada bi Ira.


Pak Lukman mempunyai 3 orang ART, termasuk sintia juga. Satu ART lainnya kini sedang bekerja membuat sarapan untuk majikannya, di dapur kotor rumah itu. Yang bernama mbok Darmi, mbok darmi berasal dari Jogjakarta, ia berumur 52 tahun.Beliau sudah bekerja di sana sekitar hampir 20 tahunan.


Akhirnya sintia selesai juga, membersihkan ruang tengah tersebut. Lalu sintia di mendengar ada suara orang yang memanggil nya, dan ternyata itu adalah suara dari bi Ira. Yang sedang berjalan menghampiri sintia, di ruang tengah itu.


"Mbak sintia."panggil bi ira kepada sintia, sambil berjalan menghampiri sintia.


"Iya, bu ira. Ada apa yah, bu ira?."tanya sintia kepada bu ira.


Bi Ira meminta tolong sintia untuk membantu pekerjaan mbok darmi, yang sedang menata makanan di dapur. Untuk di bawakan ke meja makan, yang ada di dekat dapur bersih tersebut.


"Itu, mbak sintia, tolongin saya nak."jawab bi Ira kepada sintia, sambil menjeda ucapannya.


"Tolongin apa yah, bu?."tanya sintia kepada bu ira.


Karena bu ira ada urusan yang lainnya, jadi ibu ira meminta tolong kepada sintia. Lalu sintia pun, membantu bi Ira untuk menolong mbok darmi membawakan makanan ke meja makan.

__ADS_1


"Mbak sintia, tolongin saya membawakan sarapan ke meja makan. Saya mau beli beberapa bahan makanan, ke tukang sayur dulu. Mbak sintia langsung ke dapur kotor aja, pintu masuknya ada di sebelah dapur bersih yang tadi malem itu loh mbak. Di sana juga, ada mbok darmi. Nanti mbak Sintia, sama mbok dari yang menaruh makanannya ke meja makan. Saya sedang buru-buru sekali, entar keburu tukang sayurnya pergi mbak. ya sudah yah, mbak. saya pergi dulu, permisi mbak."jawab bi Ira kepada sintia, sambil pamit kepada sintia.


"Iya, Bu Ira."ucap sintia kepada bi Ira.


Bi ira pun, bergegas untuk keluar dari rumah tersebut. Dan langsung menuju ke arah tukang sayur, yang sering berjualan di sekitar sana. Sedangkan sintia sedang berjalan menuju ke arah dapur bersih, yang sudah di katakan oleh bi Ira tersebut.


Dan sintia pun, menemukan pintu masuk ke arah dapur kotor tersebut. Sintia membuka pintu dapur kotor itu sambil mengucapkan salam, lalu sintia pun masuk ke dalam dapur kotor tersebut. Di sana sintia melihat ada wanita paruh baya, yang sedang menata makanan ke wadahnya.


"Assalamualaikum."ucap sintia, sambil masuk ke dalam dapur kotor tersebut.


"wa'alaikum salam."jawab mbok Darmi, yang sedang menata makanan kedalam wadah.


Sintia pun menghampiri mbok Darmi, mbok darmi pun bertanya siapakah yang menghampiri nya. Lalu sintia menjelaskan semuanya kepada mbok darmi, bahwa dia adalah asisten rumah tangga baru di sana.


"Permisi, bu."ucap sintia kepada mbok Darmi.


"Iya, ada apa yah. Dan mbak ini siapa yah, kok ada di sini?."jawab mbok darmi kepada sintia, sambil bertanya.


"Perkenalkan, nama saya sintia, bu. Saya adalah asisten rumah tangga baru di sini, bu. Saya berasal dari kota x di jawa barat, bu."ucap sintia kepada mbok darmi, sambil memperkenalkan diri.


"Oh, kamu ART baru di sini toh rupanya. Oh, yah. Perkenalkan, nama saya Darmi. Panggil saja, mbok darmi yah mbak."timpal mbok darmi kepada sintia, sambil memperkenalkan diri.


"Iya, mbok darmi."sahut sintia kepada mbok darmi.


Lalu sintia bertanya kepada mbok darmi, apakah sintia boleh membantu pekerja dari mbok darmi. mbok darmi pun mengiyakan. Sintia pun, membantu mbok darmi menata makanan ke dalam wadahnya masing-masing.


"Mbok darmi, apakah saya boleh membantu mbok darmi menata makanan-makanan ini?."ucap sintia kepada mbok darmi.


"Silahkan mbak sintia, kalau tidak merepotkan."jawab mbok darmi kepada sintia.


"Tidak merepotkan sama sekali, mbok."ucap sintia kepada mbok darmi, sambil membantu menata makanan-makanan tersebut.


"Ya sudah, terserah mbak sintia saja."timpal mbok darmi kepada sintia.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2