KETIKA TAKDIR MEMPERSATUKAN

KETIKA TAKDIR MEMPERSATUKAN
Kondangan Bareng Emir


__ADS_3

Satu tahun sudah sintia (hana), mengalami AMNESIA (lupa ingatan). Dirinya belum mengingat kembali, tentang dirinya dan masa lalunya itu. Kini hari-hari keluarga pak lukman, selalu ada hana(sintia) di tengah-tengah mereka.


Sore ini emir baru saja pulang dari kantornya, dan ia kini sudah tiba di rumahnya. Sekarang ini emir sedang berjalan masuk, kedalam rumahnya itu. Langkah demi langkah ia, berjalan memasuki rumahnya itu.


Emir pun langsung bergegas menaiki anak tangga lantai dua, yang menuju ke arah kamar tidurnya tersebut. Sebelum ke kamarnya, emir kini menuju ke arah kamarnya hana terlebih dahulu. Karena ia akan memberikan sebuah paper bag, untuk hana pakai. Dan juga emir mengingatkan hana, kalau nanti malam ia dan hana akan pergi ke acara pernikahan teman SMA emir.


"Tok tok tok, Hana."emir mengetuk-ngetuk pintu kamarnya hana, sambil memanggil hana.


"Ia, sebentar."sahut hana dari dalam kamarnya, sambil berteriak. Hana pun langsung bergegas, untuk membukakan pintu kamarnya tersebut.


"Kakak, kirain siapa."ketika hana (sintia), melihat emir di depan pintu kamarnya itu.


"Kakak, cari aku. Ada apa, kak?."tanya hana(sintia).


"Kakak, cuma mau ngingetin kamu ajah. Jangan sampai lupa entar malam kita ke nikahan, teman SMA kakak."ucap Emir.

__ADS_1


"Iya kak, aku inget kok, entar malam kita ke nikahan teman SMA kakak itu."sahut hana.


"Oh, iya hana. Ini buat kamu, dan jangan lupa kamu pake yah entar malam."ucap emir, sambil menyodorkan sebuah paper bag kepada hana.


"Ini apa, kak?."tanya hana yang telah menerima sebuah paper bag, dari emir tersebut.


"Kamu buka ajah, dan jangan lupa kamu pake yah, entar malam."ucap emir.


"Ya udah hana, kakak ke kamar dulu yah."pamit emir.


Kini hana pun langsung masuk ke dalam kamarnya kembali, sambil menenteng sebuah paper bag pemberian dari emir itu. Hana duduk di kasurnya, lalu sambil membuka paper bag tersebut.


"Ini isinya apa yah, aku jadi penasaran dengan isi di dalamnya!."gumam Hana, sambil memandang sebuah paper bag tersebut.


"Aku buka ajah,lah."putus hana, tanpa berlama-lama hana pun langsung membuka paper bag tersebut. Lalu hana mengambil isi dari paper bag tersebut. Dan ternyata isinya ternyata adalah sebuah gaun pesta muslimah yang sangat mewah, berwarna Navy blue. Gaun tersebut sangatlah cantik, dan tentunya mahal harganya.

__ADS_1


"Masya Allah, gaunnya cantik sekali."ucap hana, sambil memandangi gaun tersebut.


"Gaun ini pastinya mahal banget, udah kelihatan sih. Dari segi mana pun, kalau gaun ini sangatlah cantik dan tentunya sangat mewah."sambung Hana, yang masih memandangi gaun pemberian dari emir itu.


"Ya udah deh, sekarang aku simpen dulu gaunnya di lemari."kata Hana(sintia), lalu membawa gaun tersebut ke lemari pakaian.


"Gaun, sekarang kamu disini dulu yah."ucap Hana (sintia), sambil menaruh gaun tersebut di lemari.


SKIP


Malam pun tiba, hana sekarang sedang bersiap-siap untuk pergi ke nikahan teman SMAnya emir tersebut. Kini hana sudah mengenakan gaun pemberian dari emir, di padukan dengan hijab yang senada dengan warna gaunnya. Hana juga tidak lupa untuk merias wajahnya itu, dengan riasan sesimpel mungkin.


"Perfect."ucap hana, yang baru saja selesai merias wajahnya sendiri. Setelah selesai merias wajahnya, kini hana menyemprotkan minyak wangi di tubuhnya. Lalu hana langsung memasangkan sepatu high heels, di kakinya itu.


"Akhirnya selesai juga, sekarang tinggal bawa tas ajah."kata hana, langsung menyambar tas jinjing hitam yang bermerek terkenal. Ngomong-ngomong, hana sudah menaruh ponsel dan juga dompet nya di dalam tersebut. Lalu hana pun langsung keluar dari dalam kamarnya, menuju ke bawah.

__ADS_1


__ADS_2