KETIKA TAKDIR MEMPERSATUKAN

KETIKA TAKDIR MEMPERSATUKAN
Pergi Ke Pantai Pandawa 2


__ADS_3

Beberapa menit kemudian, emir dan hana pun kini sampai juga di pantai Pandawa. Kini mereka berdua pun sedang mengantri untuk membeli tiket masuk, ke pantai Pandawa tersebut. Setelah selesai mengantri, akhirnya mereka pun kini telah mendapatkan tiketnya.


Lalu mobil mereka tumpangi pun, kini masuk kedalam tempat wisata tersebut. Dan sekarang emir pun, sedang mencari lahan kosong. Untuk memarkirkan kendaraannya itu, dan ada lahan kosong yang belum terisi kendaraan lainnya. Emir pun segera mungkin, untuk memarkirkan mobilnya itu di sana.


"Han, mana yah, lahan parkir yang kosong buat markirin mobil."ucap emir, sambil mencari lahan parkir yang kosong.


"Kak, kak, kak. Disana ada lahan parkir yang kosong, kita parkir disana ajah."ucap hana, sambil menunjuk lahan parkir yang kosong di sana.


"Mana, hana?."tanya emir.


"Itu, yang sebelah sana kak."jawab Hana, sambil menunjuk ke arah lahan parkir yang kosong. Emir pun, melihat ke arah yang telah di tunjukkan oleh hana tersebut. Dan disana ada lahan parkir yang masih kosong, emir bergegas langsung menghampiri langsung parkir itu dan ia langsung memarkirkan mobilnya disana.


"Oh, iya. Ya udah, kita langsung kesana aja."sahut emir, lalu langsung bergegas menuju ke arah lahan parkir tersebut.


Lalu setelah itu mereka berdua pun, bergegas keluar dari dalam mobil tersebut. Emir langsung mengajak hana, untuk melihat pantai Pandawa. Dan mereka berdua kini melangkah kakinya, menyusuri pantai Pandawa.


"Han, ayo kita ke sana sekarang."ajak emir sambil menggandeng tangan hana.

__ADS_1


"Iya, kak, ayo."sahut hana, kini mereka berdua pun melangkahkan kakinya menyusuri tepi pantai Pandawa sambil bergandengan tangan.


Hana, emir kini sedang menikmati keindahan pantai Pandawa. Mereka berdua juga tidak lupa untuk mengabadikan momen tersebut, dengan berswafoto bersama. Setelah selesai berswafoto emir dan hana, kembali menyusuri pantai Pandawa tersebut.


"Kak, tolong fotoin aku dong."pinta Hana, meminta emir untuk memfotokan dirinya sambil menyodorkan ponselnya itu.


"Ya udah sini handphonenya, hana. Biar kakak, fotoin."ucap emir kepada hana.


"Makasih, kak."ucap hana.


"Iya, sama-sama han."sahut emir.


"Ayo kak, sekarang giliran kakak yang aku fotoin."ucap Hana.


"Kakak, gak mau berfoto hana."tolak emir.


"Ayolah, kak."bujuk hana.

__ADS_1


"Ya udah, kakak mau berfoto. Tapi."ucap emir.


"Tapi, apa kak?."tanya hana penasaran.


"Tapi kita foto berdua yah, Han."jawab emir.


"Hmmm, ya udah deh kak. Kita foto berdua."putus Hana.


"Ayo kak, kita foto."ucap Hana.


"Iya, Han."sahut emir.


"Kak, ini handphonenya."ucap Hana, sambil menyodorkan ponselnya kepada emir.


"Pakai handphone kakak aja han, fotonya."sahut emir.


"Oh, ya udah kalo begitu sih."timpal hana. Mereka berdua pun kini, sedang di foto oleh salah satu pengunjung yang ada disana. Karena mereka berdua, meminta bantuan kepada salah satu pengunjung untuk memfotokan mereka berdua. Dan pengunjung tersebut pun, mau untuk memfotokan mereka berdua.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, setelah puas berwisata di pantai Pandawa. Mereka berdua pun kini, beranjak dari tempat wisata tersebut. Kini emir dan hana, sudah di dalam mobilnya mereka. Dan sekarang mereka pun, meninggalkan tempat wisata itu. Lalu mereka berdua, sekarang ini menuju ke tempat-tempat wisata lainnya dan juga mengunjungi tempat jualan sovenir yang ada di Bali.


__ADS_2