KETIKA TAKDIR MEMPERSATUKAN

KETIKA TAKDIR MEMPERSATUKAN
Lebaran Bersama Keluarga Pak Lukman


__ADS_3

Pagi ini takbiran hari raya idul fitri, bergema dengan sangat indah di udara. Alunan takbiran hari raya idul fitri pun, saling bersahutan-sahutan dari pengeras suara masjid.



Pagi ini pukul sekitar jam 05.30 WIB, hana, emir, pak lukman dan ibu lisa. Kini mereka berempat sedang menuju ke masjid terdekat disana, untuk melaksanakan sholat Hari Raya Idul Fitri. Mereka ke masjid mengenakan mobil, yang di supirin oleh emir tersebut.


Beberapa menit kemudian, akhirnya mereka berempat pun sampai di salah satu masjid terdekat di sana. Mobil yang di kendarai emir pun, masuk ke area parkiran untuk memarkirkan mobilnya itu. Di masjid itu juga sudah ada banyak orang, yang datang di masjid tersebut.


"Masya Allah, udah ada banyak orang ajah yang datang. Kirain belum ada orang, ternyata sudah pada datang rupanya yah."ucap hana, sambil melihat ke arah orang-orang yang sudah ada di sana.


"Iya, han. Udah ada banyak orang ajah, yang datang. Mama kira juga kaya gitu, eh ternyata udah pada datang orang-orangnya."sahut ibu lisa kepada hana.


"Iya, MA. Mereka semua sangat antusias, untuk merayakan hari kemenangan ini MA."ucap Hana.


"Iya, Han. Benar sekali, mereka semua sangat antusias untuk merayakan hari kemenangan ini."sahut Ibu lisa.

__ADS_1


Setelah selesai memarkir mobilnya, emir, hana, pak lukman, dan juga ibu lisa pun melangkahkan kaki nya ke dalam area masjid tersebut. Di dalam area masjid pun, sudah di penuhi oleh para jama'ah sholat hari raya idul fitri.


"PA, emir. Mama sama hana, duluan yah."pamit ibu lisa.


"Iya, MA."sahut pak lukman dan juga emir berbarengan.


"Hana, ayo."ajak ibu lisa, yang mengajak hana untuk segera ke masjid itu. Dan mulai melangkahkan kakinya, masuk ke dalam area masjid tersebut.


"Iya, MA."sahut Hana.


"Iya,han. Wa'alaikum salam."Sahut pak lukman.


"Iya, Han. Wa'alaikum salam."sahut emir. Sambil menantap punggung Hana, yang sudah berlalu pergi tersebut.


"Emir, ayo. Nanti keburu di mulai loh, sholat ID nya. Ayo, Mir."ajak pak lukman kepada emir, sambil melangkah kakinya masuk ke dalam area masjid.

__ADS_1


"Iya PA, ayo."sahut Emir kepada pak lukman, sambil melangkahkan kakinya itu, mengikuti langkah kaki pak lukman.


Hana dan ibu lisa pun, kini sudah berada di dalam masjid tersebut di bagian shaf perempuan. Dan sholat Idul Fitri pun, akan segera di mulai. Sholat Hari Raya Idul Fitri pun, dimulai dengan lancar dan khusyuk.


SKIP.


Setelah selesai sholat Idul Fitri, hana, emir, pak lukman dan ibu lisa pun langsung pulang ke rumah. Di jalanan ibu kota sekarang ini, sepi dari kendaraan. Di karenakan orang-orang yang merantau ke Jakarta, sekarang ini pada mudik di kampung halamannya masing-masing.


"MA, tumben jalanan nya kok sepi banget yah?. Biasanya juga macet, tapi sekarang ini sepi banget."tanya hana kepada ibu lisa, sambil melihat ke arah jalanan ibu kota dan juga menengok kearah ibu lisa.


"Sayang, kan mereka semuanya pada mudik ke kampung halamannya masing-masing. Jadinya jalanan di kota Jakarta ini, sepi akan kendaraan yang berlalu lalang di jalanan."sahut ibu lisa.


"Oh, iya yah, MA. Semua orang pada mudik ke kampung halamannya masing-masing, berarti sekarang mereka kini sudah berada di tengah-tengah keluarga mereka masing-masing dong yah, MA. Bahagia dong mereka yah kan, MA di kampung halamannya masing-masing."ucap hana.


"Iya, han. Pasti bahagia bangetlah sayang, mereka kan berkumpul bersama orang-orang tercinta dan sayang mereka. Jadi, pasti mereka bahagia dong. Kaya kita ini, bisa berkumpul bersama-sama kaya gini."ujar ibu Lisa.

__ADS_1


"Iya, MA, betul banget."timpal hana.


__ADS_2