
Beberapa menit kemudian, mobil yang di kemudikan oleh emir pun memasuki pintu pagar besi rumahnya tersebut yang di bukakan oleh pak mario security baru di sana. Lalu mobil itu pun, masuk ke dalam halaman rumahnya pak lukman. Dan setelah itu mobil tersebut pun, berhenti di depan teras rumahnya pak lukman.
Pak lukman, ibu lisa dan juga hana pun keluar dari dalam mobil tersebut. Dan di susul pula oleh emir, baru saja keluar dari dalam mobilnya itu. Lalu mereka berempat pun, melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah.
"Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di rumah."ucap hana, lalu langsung keluar dari dalam mobil nya emir.
SKIP
Kini hana, emir, pak lukman dan juga ibu lisa sedang duduk di ruang tengah. Mereka kini sedang melakukan acara sungkeman, di hari yang fitri ini yaitu di hari raya idul fitri ini. Acara sungkeman pun di mulai, yang diawali oleh ibu lisa yang kini sedang sungkem kepada suaminya yaitu pak lukman.
"Minal Aidzin Walfaidzin, PA. PA, maafin mama yah. Kalau selama ini mama ada salah sama papa, PA, maafin mama yah kalau selama ini mama sering gomel-gomel ke papa, dan mungkin ucapan mama pernah menyakiti hati Papa. PA, maafin mama yah PA."ucap ibu lisa, sambil mencium tangan suaminya dan kini ibu lisa sedang duduk di posisi sungkem.
"Iya, MA. Minal Aidzin Walfaidzin Faidzin juga MA. Iya MA, papa maafin mama kok. Dan papa juga mau minta maaf sama mama, kalau selama ini juga papa sering buat mama marah, kecewa dan mungkin sakit hati sama papa. MA, maafin papa yah MA."sahut pak lukman, sambil meminta maaf kepada ibu lisa.
"Iya, PA, mama juga maafin papa kok."timpal ibu lisa kepada pak lukman, lalu berdiri dari duduknya dan duduk kembali ke sofa ruang tengah.
"Ayo, sekarang giliran kamu, emir sama hana yang sungkem ke mama sama papa."titah ibu lisa kepada emir Dan hana.
"Iya, MA."sahut emir dan hana.
"Kak, ayo."ucap hana.
"Iya, han."Sahut emir, lalu langsung bergegas menghampiri sofa yang di duduki oleh pak lukman dan ibu lisa tersebut. Lalu emir pun, duduk di lantai.
"PA, Minal Aidzin Walfaidzin Faidzin."ucap emir.
"Iya, nak. Minal Aidzin Walfaidzin juga."sahut pak lukman.
__ADS_1
"PA, maafin aku yah, kalau selama ini aku ada salah sama papa. Dan mungkin selama ini, aku pernah buat papa kecewa dan marah. Maafin aku yah, PA."ucap emir, sambil mencium tangan pak lukman dan dengan posisi sungkem.
"Iya, nak, papa maafin kamu kok. Dan papa juga mau minta maaf sama kamu, mungkin selama ini papa ada salah sama kamu nak. Maafin papa yah, emir."Sahut pak lukman, sambil meminta maaf kepada emir.
"Iya, PA, udah aku maafin kok."timpal Emir, lalu emir pun menggeser tubuhnya ke arah ibu lisa. Dan ia pun, langsung melakukan sungkem kepada orang yang telah mengandung dan melahirkannya itu. Sedangkan hana, kini ia sedang melakukan sungkem kepada pak lukman.
"PA, Minal Aidzin Walfaidzin Faidzin yah."ucap hana.
"Iya, nak. Minal Aidzin Walfaidzin Faidzin juga."sahut pak lukman.
"PA, maafin hana yah, kalau mungkin selama ini hana ada salah sama papa. Dan buat papa marah, sebel, dan juga sakit hati sama ucapan aku. Hana minta maaf yah, PA."ucap Hana, sambil mencium tangan pak lukman dan dengan posisi sungkem.
"Iya, nak, papa maafin kamu kok. Kamu kan anak papa dan mama, pasti papa maafin kok."sahut pak lukman.
"Makasih PA, udah mau maafin aku."ucap hana.
"Iya, nak, sama-sama. Dan papa juga mau minta maaf sama kamu hana, maafin papa yah, kalau selama ini papa ada salah sama kamu nak. Maafin papa yah, hana."sahut pak lukman, sambil meminta maaf kepada hana(Sintia).
"MA, Minal Aidzin Walfaidzin Faidzin."ucap emir.
"Minal Aidzin Walfaidzin Faidzin, juga nak."sahut ibu lisa.
"MA, maafin aku yah, MA. Kalau selama ini aku ada salah sama mama. Dan selalu buat mama suka marah-marah, kecewa, sebel, dan mungkin aku juga udah membuat mama sakit hati. Maafin aku yah, MA."ucap Emir, sambil mencium tangan ibu Lisa dan dengan posisi sungkem.
"Iya, nak, mama udah maafin kamu kok sayang. Kamu kan anak mama, ya walaupun kamu sering buat mama naik darah terus. Emir, mama juga mau minta maaf sama kamu sayang. Mama minta maaf, kalau mungkin selama ini mama sering bawel, cerewet dan suka marah-marah sama kamu sayang. Maafin mama yah, sayang."sahut ibu lisa, sambil meminta maaf kepada sang putra semata wayangnya itu.
"Iya, MA. Aku udah maafin mama kok, MA."timpal emir, setelah itu emir pun bergegas untuk duduk kembali di sofa nya.
__ADS_1
"MA, Minal Aidzin Walfaidzin Faidzin yah."ucap Hana.
"Iya, nak. Minal Aidzin Walfaidzin Faidzin juga yah, sayang."sahut ibu lisa.
"MA, maafin hana yah MA. Kalau selama ini hana ada salah sama mama, dan hana juga mungkin pernah buat mama marah, sebal, dan juga hana juga minta maaf. Bila ucapan hana selama ini udah bikin mama sakit hati, dan kecewa. Maafin hana yah, MA."ucap Hana, sambil mencium tangan ibu lisa dan dengan posisi sungkem.
"Iya, sayang. Mama udah maafin kamu kok, sayang."sahut ibu lisa.
"Makasih yah MA. Udah mau, maafin aku."ucap hana.
"Iya, sayang, sama-sama."sahut ibu lisa.
"Oh, yah sayang. Mama juga mau minta maaf yah, hana. Kalau mungkin selama ini, mama ada salah sama kamu sayang. Dan mungkin mama sering bawel, cerewet, dan suka marah-marah. Maafin mama yah, sayang."sahut ibu lisa, sambil meminta maaf kepada hana.
"Iya, MA. Aku udah maafin mama kok, MA."timpal hana, lalu hana pun menggeser tubuhnya menghadap ke arah emir. Dan setelah itu hana pun, melakukan sungkem kepada emir.
"Kak, Minal Aidzin Walfaidzin yah."ucap hana kepada emir.
"Iya, Han. Minal Aidzin Walfaidzin juga."sahut emir.
"Kak, maafin aku yah kak. Kalau selama ini aku ada salah sama kakak, dan aku juga mau minta maaf kalau selama ini aku sering buat kakak marah, sebal dan juga aku sering cerewet sama kakak. Maafin aku yah, kak."ucap hana kepada emir, sambil mencium tangan emir.
"Iya, Han. Kakak, udah maafin kesalahan kamu kok. Han, kakak juga mau minta maaf sama kamu. Kalau mungkin selama ini kakak ada salah sama kamu, yah Han. Han, kakak juga minta maaf kalau selama ini kakak sering marah-marah dan berbuat kasar sama kamu. Maafin kakak yah, Han."sahut emir, sambil meminta maaf kepada hana.
"Iya, kak. Aku udah maafin kakak kok, kak."ucap hana.
"Makasih yah, Han, udah mau maafin kakak."sahut emir, sambil berucap sesuatu.
__ADS_1
"Iya, kak, sama-sama."timpal hana.
Acara selanjutnya keluarga pak lukman adalah acara makan-makan, di hari raya idul fitri tahun ini. Kini mereka semua, sedang menikmati makanan di meja makan. Di meja makan tersebut terdapat berbagai macam masakan khas lebaran seperti ketupat, rendang, opor ayam dan lain sebagainya. Masakan tersebut di buat oleh mbok darmi dan juga bik Ira, yang tidak mudik ke kampung halamannya.