
Pak lukman sekarang sedang menuju ke arah ruang kerja putranya, di kantor perusahaan milik nya itu yang berada di Indonesia ini. Pak lukman melangkah kakinya masuk kedalam ruang kerja, sang putra semata wayangnya itu.
Pak lukman langsung menghampiri putra semata wayangnya itu, yang sedang berada di meja kerjanya tersebut. Sambil memanggil nama sang putra semata wayangnya, yaitu emir. Emir yang sedang fokus ke laptopnya itu pun, menoleh ke arah sumber suara.
"Emir."panggil pak lukman kepada emir, sambil menghampiri sang putra semata wayangnya itu. Yang sedang duduk di meja kerjanya, dan sedang fokus menatap laptopnya.
"Eh, papa, kirain aku siapa pah, yang masuk ke ruangan ku dan manggil."sahut emir kepada sang papa.
"Oh, kamu nggak bolehin, papa masuk ke ruangan kamu!."ucap pak lukman kepada emir, dengan tegas.
"nggak gitu, PA. Emir, cuma mau tau aja, siapa yang masuk ruangan emir PA."jelas emir kepada pak lukman.
"Oh, yah PA. Papa, cari aku?."tanya emir kepada pak lukman. Sambil menghadap ke arah pak lukman.
"Iya, nak. Papa, cuma mau ngajak kamu pulang bareng."sahut pak lukman kepada emir.
"Kamu, sudah selesai belum, kerjanya emir?. Kalo udah selesai, kita pulang bareng."sambung pak lukman kepada emir.
"PA, aku nggak bisa pulang bareng papa deh. Kerjaan aku masih numpuk banget nih, PA. Kayaknya malam ini aku lembur, PA. Papa pulang aja dulu, aku mungkin pulangnya malam, PA."jelas emir kepada sang papa.
"Ya sudah, kalau begitu papa pulang dulu yah, nak."pamit pak lukman kepada emir.
"Iya, PA."sahut emir kepada sang papa.
Pak lukman pun, langsung pergi dari ruang kerja putranya itu. Dan meninggalkan emir sendirian di dalam ruang kerjanya, yang ada di kantor perusahaannya tersebut. Sambil menenteng tas kerjanya itu, yang ada di tangan kirinya.
Pak lukman melangkah kakinya masuk ke dalam lift, lalu pak lukman memencet nomor lantai yang ia tuju. Kini pak lukman memencet nomor satu, yang menuju ke lantai satu perusahaannya itu. Lift pun membawa pak lukman ke lantai satu, kantor perusahaan nya tersebut.
Lift pun terbuka di lantai satu, dan akhirnya pak lukman sampai di lantai satu. Pak lukman melangkah kakinya, keluar dari dalam lift tersebut. Lalu pak lukman berjalan keluar dari kantor perusahaannya itu.
Kini pak lukman berjalan menuju ke arah mobilnya tersebut, yang berada di parkiran perusahaan AL-RASYID CORPORATION yang ada di Indonesia ini. Lalu pak lukman, mencari sopirnya yaitu pak joko. Kedua mata pak lukman, mencari keberadaan sang sopirnya itu di sekelilingnya.
Akhirnya pak lukman menemukan sang sopirnya itu, yaitu pak joko. Yang kini sedang berada di dekat pos security, bersama dengan security kantor perusahaan miliknya tersebut. Pak lukman langsung bergegas memanggil pak joko, yang kini sedang berada dekat di pos security di kantor perusahaan itu.
"PAK JOKO."panggil pak lukman kepada pak joko, yang sedang berada di dekat pos security.
Pak joko yang mendengar suara sang majikan pun, langsung menyahuti panggilan dari sang majikan. Lalu pak joko langsung bergegas, menghampiri sang majikan itu yang kini sedang berada di dekat mobilnya tersebut.
"Iya, pak lukman, saya segera kesana."sahut pak joko kepada pak lukman, sambil menghampiri sang majikannya tersebut.
"Pak joko, sekarang kita pulang."titah pak lukman kepada pak joko, lalu langsung masuk kedalam mobilnya itu.
__ADS_1
"Siap, laksanakan, pak lukman."sahut pak joko kepada pak lukman, dan langsung bergegas masuk ke dalam mobil majikannya itu dan langsung mengemudikan mobil tersebut.
Mobil yang di kemudikan oleh pak joko pun, langsung pergi dari halaman kantor perusahaan tersebut. Dan kini mobil tersebut, berjalan di jalanan ibu kota. Di jalanan ibu kota, terdapat banyak sekali kendaraan berlalu lalang. Di karenakan waktunya, pulang kantor.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa menit kemudian, akhirnya mobil itu pun sampai juga di depan pagar rumahnya pak lukman tersebut. Pak joko lalu mengklakson mobil itu, dan pak jono pun langsung bergegas membukakan pintu pagar itu.
"Tin tin tin."suara klakson mobil nya pak lukman,yang di pencet oleh pak joko tersebut.
Pagar rumahnya pak lukman pun, akhirnya terbuka juga. Lalu mobilnya pak lukman, langsung masuk kedalam halaman rumahnya itu. Kini mobil itu pun, berhenti di dekat teras rumahnya pak lukman tersebut. Setelah itu pak joko, langsung membukakan pintu belakang mobil itu untuk pak lukman.
Pak lukman pun, keluar dari dalam mobilnya itu. Lalu berjalan menuju ke arah pintu masuk, rumahnya tersebut. Pak lukman langsung masuk kedalam rumahnya, sambil mengucapkan salam. Dan di ruang tengah sedang ada ibu lisa, yang tengah duduk di sofa ruang tengah itu sambil membaca majalah.
Ibu lisa yang mendengar suara suaminya pun, langsung menghampiri suara tersebut. Dan meletakkan majalah yang ia baca itu, di sofa ruang tengah. Lalu ibu lisa langsung berjalan, menghampiri sang suami.
"Assalamu'alaikum."salam pak Lukman, sambil masuk kedalam rumahnya itu.
"wa'alaikum salam, papa baru pulang PA."sahut ibu lisa kepada sang suami, lalu langsung mencium tangan pak lukman.
"Iya, MA, papa baru aja pulang tadi."timpal pak lukman kepada ibu lisa.
"Iya, MA. Katanya sih, lembur MA. Masih banyak kerjaan, paling pulangnya entar malam MA."sahut pak lukman kepada ibu lisa.
"Ya udah, sekarang papa mandi dulu yah. Entar mama siapin, baju gantinya buat papa."ucap ibu lisa kepada pak lukman.
"Iya, MA."sahut pak lukman kepada ibu lisa.
"Siniin PA, tas kerjanya biar mama bawain sekalian."ucap ibu lisa kepada pak lukman, meminta tas kerja pak lukman.
"Ini, MA, tasnya."sahut pak lukman kepada ibu lisa, sambil memberikan tas kerjanya kepada ibu lisa.
"Ayo PA, kita ke kamar."ajak ibu lisa kepada pak lukman, sambil menenteng tas kerjanya suaminya tersebut.
"Ayo, MA."timpal pak lukman kepada ibu lisa, lalu berjalan beriringan bersama ibu lisa menuju ke arah kamar tidurnya mereka berdua.
Kini mereka berdua pun, akhirnya sampai juga di lantai dua. Lalu mereka berdua langsung, melangkah kakinya menuju ke arah kamar tidurnya mereka. Kini mereka berdua sudah sampai di depan pintu kamar tidur mereka, setelah itu mereka berdua masuk kedalam kamarnya itangu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sekarang emir sedang mengemudikan mobilnya, di jalanan ibu kota pukul sekitar jam delapan malam. Dan akhirnya emir pun, sampai di rumahnya. Kini mobil emir itu, berhenti di halaman rumahnya tersebut.
__ADS_1
Lalu emir langsung keluar dari dalam mobilnya itu, melangkah kakinya menuju ke arah pintu masuk rumahnya tersebut. Emir langsung masuk ke dalam rumahnya, sambil mengucapkan salam.
" Assalamu'alaikum."ucap emir, sambil masuk kedalam rumahnya itu.
Emir berjalan menuju ke arah tangga lantai dua, namun langkah terhenti karena panggilan dari sang mama yang berada tidak jauh dari sana. Lalu emir menghampiri sang mama, dan di sana juga ada papanya yang sedang duduk bersama dengan mamanya.
"Emir."Panggil ibu lisa kepada emir.
"Kamu, baru pulang nak."sambung ibu lisa kepada emir.
"Iya, MA. Aku baru saja pulang, MA."sahut emir kepada sang mama, sambil menghampiri sang mama tercintanya itu. Yang sedang duduk, bersama dengan papanya juga di sana.
"Emir, kamu udah makan belum, nak?."tanya ibu lisa kepada emir.
"Udah, MA. Aku, udah makan tadi di kantor bareng david."jawab emir kepada ibu lisa.
"Ya udah, kamu langsung mandi gih, baunya sampe sini."ledek ibu lisa kepada sang putra kesayangannya itu, sambil pura-pura menutup hidungnya.
"Ih, mama, aku tuh nggak bau yah. Masih wangi gini. Tuh, cium aja sendiri."rajuk emir kepada sang mama, sambil mencium badannya. Dan dengan wajah yang di tekuk, dengan gemas.
"Iya, iya. Ya udah, sana mandi gih, emir."titah ibu lisa kepada emir.
"Iya, MA."sahut emir kepada sang mama.
"Ya udah, MA, PA. Aku, mandi dulu."pamit emir kepada mama dan papanya.
"Iya, nak."sahut ibu lisa dan pak lukman, kepada emir.
"Mama, kebiasaan suka ngeledekin emir. Udah tau, anaknya gitu, eh malah diledekin lagi."ucap pak lukman kepada ibu lisa.
"Mama tuh, suka gemes deh, liat tingkahnya emir. Kalo lagi merajuk, PA. Ya, gitu deh, PA. Hahaha"sahut ibu lisa kepada pak lukman, sambil tertawa.
"Mama, mama. Ada aja, kelakuannya."timpal pak lukman kepada ibu lisa, sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Emir pun, meninggalkan mama dan papanya disana. Dan langsung menaiki tangga lantai dua, menuju ke arah kamar tidurnya tersebut. Kini emir akhirnya sampai juga, di lantai dua rumah itu. Dan langsung berjalan menuju ke arah kamar tidurnya.
Emir kini sudah berada di depan, pintu masuk kamar tidurnya itu. Emir langsung melangkah kakinya, masuk ke dalam kamar tidurnya tersebut. Emir langsung melepaskan jasnya itu, dari badannya. Setelah itu emir pun duduk di tempat tidurnya, dan emir langsung membuka sepatu kantornya itu.
Setelah itu emir bergegas berjalan menuju ke arah kamar mandinya, sambil membawa jas kerjanya itu. Emir melangkahkan kakinya itu, masuk ke dalam kamar mandinya.
Lalu emir menaruh jasnya, di keranjang baju kotor yang ada di kamar mandinya tersebut. Setelah itu emir pun, bergegas untuk mandi. Emir langsung membersihkan badannya itu, di dalam kamar mandi.
__ADS_1