
Pagi ini sekitar jam tiga pagi, hana baru saja mengerjakan sholat tahajud. Biasanya hana sholat tahajud pukul tiga pagi, namun sekarang ini bulan ramadhan. Hana mengubah waktu sholat tahajud, pada pukul dua pagi.
Sekarang ini hana melangkahkan kakinya itu, menuju ke arah dapur bersih. Dan kini hana sampai juga di bawah, ia juga melihat bik ira sedang menyusun berbagi hidangan untuk sahur di meja makan. Ia pun, langsung menghampiri bik ira dan bergegas membantu bik ira di sana.
"Pagi bik ira."sapa hana kepada bik ira, lalu langsung menghampiri bik ira di sana.
"Eh, non hana. Udah bangun, non."sahut bi Ira.
"Iya, bik."timpal hana.
"Bik, sini biar aku bantu."ucap Hana, lalu langsung membantu bik ira untuk menata hidangan untuk sahur di meja makan.
"Nggak usah, non. Biar bibik ajah, non. Takutnya nanti ngerepotin, non lagi."ucap bik ira.
"Nggak apa-apa bik, nggak ngerepotin aku kok. Sini bik, biar aku ajah yang nyusun makanannya."seru hana.
"Ya udah deh, kalau non hana maksa sih."timpal bik ira.
Beberapa menit kemudian, akhirnya semua hidangan dan keperluan untuk sahur pun sudah siap di atas meja makan. Pak lukman dan ibu lisa, baru saja turun dari kamarnya. Kini mereka berdua, sudah kumpulan di meja makan bersama dengan hana.
"Pagi, hana."sapa ibu lisa kepada hana, yang barusan turun dari kamarnya bersama dengan pak lukman.
__ADS_1
"Pagi MA, PA."sahut hana. Ibu lisa dan pak lukman, langsung duduk disana bersama hana yang sedang berdiri di dekat meja makan.
"MA, kakak belum bangun yah?."tanya hana, kepada ibu lisa.
"Iya, kakak kamu belum juga bangun. Padahal, ini udah jam tiga lewat loh, nanti keburu imsyak lagi."jawab ibu lisa.
"Ya udah MA, PA. Aku mau panggilin kakak dulu yah, ke kamarnya."pamit hana.
"Iya, nak."sahut ibu lisa dan pak lukman bersamaan. Kini hana pun, sedang menuju ke kamar tidurnya Emir.
Hana menaiki tangga lantai dua,dan langsung menuju ke arah kamarnya emir. Kini hana, sudah berada di depan kamarnya emir. Lalu hana pun langsung mengetuk-ngetuk pintu kamarnya emir, sambil memanggil-manggil nama sang pemilik kamar tersebut.
"Tok tok tok, kak. Tok tok tok, kak emir."Hana mengetuk-ngetuk pintu kamarnya emir, sambil memanggil nama sang pemilik kamar tersebut. Emir yang masih tertidur pun, langsung bangun dari tidurnya. Ketika mendengar suara ketukan pintu kamarnya, dan mendengar suara hana yang memanggil namanya.
"Kaya suara, hana. Kenapa hana, manggil-manggil yah."gumam emir di dalam hati. Emir pun langsung bangkit dari tempat tidurnya, dan langsung berjalan menuju ke arah pintu kamarnya. Dan langsung membuka pintu kamarnya, disana emir melihat hana sedang berdiri di depan pintu kamarnya itu.
"Ada apa Han?, kok ketuk-ketuk pintu kamar kakak."tanya emir kepada hana, dengan suara khas baru bangun tidur.
"Kak, ayo kita sahur. Mama sama papa, udah pada nungguin kita di meja makan."seru hana kepada emir.
"Ya udah, kamu tunggu disini sebentar. Kakak, mau cuci muka dulu."ucap Emir, lalu langsung masuk kembali kedalam kamarnya. Lalu ia pun bergegas menuju ke arah kamar mandi, untuk membersihkan wajahnya yang baru bangun tidur.
__ADS_1
"Iya, kak."sahut Hana, yang kini sedang berdiri di depan pintu kamarnya emir. Sambil menunggu pemilik kamar tersebut, yang sedang membersihkan wajahnya.
Kini emir wajah emir sudah segar, emir pun langsung menemui Hana kembali. Hana dan emir, langsung bergegas menuju ke bawah. Dan mereka berdua, berjalan ke arah meja makan.
"Udah, kak."tanya hana, yang barusan melihat wajah emir sudah segar.
"Udah, han."sahut emir.
"Ya udah, sekarang kita langsung kebawah ajah. Kasihan mama sama papa, nungguin kita disana."ucap hana.
"Iya, Han, ayo."sahut emir. Mereka berdua pun, langsung bergegas menuju ke bawah.
Mereka berdua pun, kini sudah berada di dekat meja makan. Emir, langsung menyapa mama dan papanya yang sedang duduk di meja makan. Mereka berempat pun bergegas untuk segera menyantap sahur, karena waktu menuju sudah jam tiga pagi lebih.
"Pagi MA, PA."sapa emir kepada mama dan papanya.
"Pagi, nak."sahut pak lukman.
"Pagi, sayang."sahut ibu lisa.
"Sayang-sayangnya mama ayo duduk, emir, hana. Ayo kita sahur, sama-sama."ajak ibu lisa kepada emir dan hana.
__ADS_1
"Iya, MA."sahut emir dan hana bersamaan. Mereka berdua pun langsung duduk di sana, berkumpul di meja makan bersama pak lukman dan juga ibu lisa.