
Kini hana(sintia), sedang menuruni satu persatu anak tangga lantai dua. Suara derap langkah kaki orang yang sedang menuruni anak tangga pun, terdengar dengan jelas di telinganya ibu lisa dan juga emir. Sebab mereka kini sedang duduk di ruang tengah rumah tersebut, karena emir kini sedang menunggu hana yang sedang bersiap-siap.
Derap langkah kaki itu pun semakin jelas, dan muncullah seorang gadis cantik yang baru saja turun dari kamarnya tersebut. Ibu lisa dan juga emir, terpana akan kecantikan hana malam ini yang begitu cantik dan anggun.
"Cantik."ucap emir dengan pelan, bahkan ibu lisa pun tidak mendengarnya.
Hana, langsung berjalan ke arah ibu lisa dan emir. Lalu hana meminta maaf kepada emir, karena telah menunggunya bersiap-siap. Sedangkan emir kini masih terpana, akan kecantikan wajah hana(sintia) malam ini.
"Kak, maaf yah, sudah nungguin aku lama."ucap hana kepada emir, namun belum ada sahut dari emir. Hana pun langsung memanggil-manggil emir, yang sedang terpana melihat wajah hana malam ini.
"Kak, kak, kak."panggil hana(sintia), sambil memegang lengan emir.
"E-eh, Iya, nggak papa kok hana."sahut emir.
"Sayang, malam ini kamu cantik sekali."puji ibu lisa terhadap hana (sintia).
"Masya Allah, makasih, MA."ucap hana.
"Iya loh, kamu malam ini cantik pake banget - banget lagi. Beda dari sebelumnya loh, sayang."ujar ibu lisa, sambil menatap wajah hana.
"Ahh, mama bisa ajah deh mujinya, kan akunya jadi malu."ucap hana, sambil malu-malu.
"Iya, hana. Betul kata mama, malam ini kamu cantik banget loh."seru emir, yang memuji kecantikan hana(sintia).
"Masa sih, kak. Aku rasa tuh, biasa-biasa ajah."ucap hana.
"Iya, hana. Malam ini kamu tuh, cantiknya pake banget."timpal emir.
"Terserah kakak, ajah lah."putus hana(sintia).
Setelah itu hana mengajak emir, untuk langsung berangkat ke acara pernikahan teman SMA emir itu. Emir dan hana pun, langsung berpamitan kepada ibu lisa. Lalu mereka berdua, langsung pergi dari sana dan meninggalkannya ibu lisa yang sedang duduk di sana.
"Kak, ayo kita berangkat. Nanti keburu malam loh, kak."ucap hana.
"Iya, hana, ayo kita langsung berangkat ajah."sahut emir.
"MA, aku sama hana pamit dulu yah."pamit emir kepada ibu lisa, sambil mencium punggung tangan kanannya ibu lisa.
__ADS_1
"Iya, sayang."sahut ibu lisa.
"MA, hana juga pamit yah."pamit hana kepada ibu lisa, sambil mencium punggung tangan kanannya ibu lisa.
"Iya, sayang."sahut ibu lisa.
"Assalamu'alaikum."ucap emir dan hana kepada ibu lisa, dengan berbarengan.
"Wa'alaikum salam."sahut Ibu lisa.
Mereka berdua pun, langsung masuk ke dalam mobilnya emir. Setelah itu emir langsung menyalakan mesin mobilnya, dan mobilnya emir kini melaju di jalanan. Dan mereka berdua kini sedang dalam perjalanan, menuju ke arah tempat di langsungkannya pernikahan teman SMA nya emir.
...**************************...
Kini mereka berdua pun sampai di gedung tempat di langsungkannya, acara pernikahan teman SMA nya emir. Lalu emir dan hana, keluar dari dalam mobil tersebut. Setelah itu mereka kini langsung melangkahkan kakinya, masuk kedalam gedung tersebut.
SKIP
Kini mereka berdua sudah berada di dalam ruangan tempat di langsungkannya, acara pernikahan tersebut. Lalu emir mengajak hana untuk menemui sang pengantin, yaitu teman SMA dulu. Teman SMA nya emir yang pengantin laki-lakinya, bukan pengantin perempuannya.
"Iya, kak."sahut Hana.
"Hana, kita temui pengantinnya dulu yah. Baru setelah itu, kita duduk atau apa pun itu."ucap emir.
"Iya, kak, ayo kita temui pengantinnya dulu."sahut Hana.
"Ya udah, ayo kita sana. Kamu jangan kemana-mana, kamu di samping kakak ajah."titah Emir.
"Iya, kak."sahut hana, kini mereka berdua pun berjalan menghampiri pengantinnya di pelaminan. Lalu mereka berdua juga, bersalam-salaman dengan keluarga pengantinnya dan tidak lupa juga kepada pengantinnya.
"Arya, selamat yah. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah, dan cepat di berikan keturunan."ucap emir kepada teman SMAnya, sambil menjabat tangan teman SMAnya.
"Iya, Amin. Makasih, yah Mir. Gue do'ain, semoga elu juga cepat nyusul kaya gue."ujar teman SMA emir.
"Iya, Amin."sahut emir, dengan singkat.
" Mir, elu bawa siapa tuh, bening amat. Gebetan luh, yah."celetuk arya kepada emir, ketika melihat hana.
__ADS_1
"Rahasia."sahut emir, dengan singkat.
"Ya elah, mir. Ampe rahasia-rahasian segala, luh tuh mir."ucap Arya.
"Terserah, kamu saja."timpal emir kepada Arya, lalu langsung pindah bersalaman dengan pengantin wanitanya.
"Selamat yah, mas. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah, cepat mempunyai keturunan dan semoga rumah tangga nya sampai maut yang memisahkan."ucap hana kepada arya, sambil menangkupkan telapak tangannya.
"Iya, Amin. Makasih."ucap arya kepada hana.
"Selamat yah, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah."ucap emir kepada pengantin wanita. Sambil bersalaman, dengan pengantin wanitanya tersebut.
"Iya, Amin, makasih."sahut pengantin wanita.
"Selamat yah, mbak. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah, cepat mempunyai keturunan dan rumah tangganya sampai maut yang memisahkan."ucap Hana kepada pengantin wanitanya, sambil bersalaman.
"Iya, makasih."sahut pengantin wanitanya.
Setelah selesai bersalam-salaman dengan sang pengantin, emir dan hana pun turun dari pelaminan tersebut. Dan mereka berdua, langsung menuju ke stand makanan pernikahan. Kini mereka berdua sedang mengantri, untuk mengambil makanan di stand makanan pernikahan tersebut.
Setelah selesai mengambil makanan, di stand makanan pernikahan. Emir dan hana pun, langsung mencari tempat duduk di sana. Dan mereka menemukan tempat duduk nya, mereka berdua bergegas duduk di tempat tersebut.
"Hana, kita duduk dimana?."tanya emir.
"Di mana ajah, kak, yang penting bisa di dudukin."sahut Hana.
"Ya udah, kita duduk di sana ajah, hana."ucap Emir, sambil menunjuk tempat duduk kosong.
"Iya, kak."sahut hana.
Setelah itu mereka pun, langsung bergegas untuk menyantap makanan yang telah mereka berdua ambil itu. Dan kini mereka berdua, sedang asyik menikmati makanan yang mereka berdua ambil masing-masing.
Di sana juga emir, bertemu dengan teman-teman satu SMAnya dulu. Dan teman-teman SMA nya emir dulu, menyapa emir disana. Ada juga yang bertanya soal hana, dan masih banyak lagi. Disana seperti ajang reunian, dengan teman-teman satu SMAnya dulu.
__ADS_1