
...🌷 Selamat membaca 🌷...
...----------------...
...----------------...
Erlang Company, Ruangan CEO.
Beberapa menit yang lalu Vino dapat telpon dari seorang dokter yang mengatakan bahwa telah ada pendonor mata untuk Della.
Vino tentu saja sangat bahagia mendengar nya.
"Della pasti senang banget nih" gumam Vino, kemudian menelpon kedua orang tua Della mengabarkan nya.
Selesai mengabari mereka, Vino jadi lega karena sudah sepakat besok akan dilaksanakan operasi nya, lebih cepat lebih baik. Apalagi ia sudah tidak sabaran ingin memiliki Della seutuhnya alias menikahinya.
"semoga saja besok operasi nya berjalan dengan lancar" Harap Vino.
Tok tok tok
"masuk"
Kemudian masuk Arya.
"tuan mereka telah menunggu diruangan meeting" ucap Arya memberitahu Vino.
Vino tersadar dan membereskan berkas dan melangkah pergi keruangan meeting dengan diikuti oleh Arya dari belakang.
(anggap aja ada orang nya 😁)
"maaf saya sedikit terlambat!" ucap Vino dengan nada tegasnya.
"tidak pak, kita juga baru datang" balas salah satu dari mereka tak enak dianggukan oleh yang lain.
Vino hanya mengangguk dan berucap, "baiklah mari kita mulai!" tegas Vino.
Beberapa jam kemudian, meeting nya berakhir, selesai salaman dengan rekan bisnis nya itu. Vino kembali keruangan kerja dengan diikuti oleh Arya. (ck, kayak anak ayam aja ngikut terus🤭)
"Arya, tolong pesankan makan saya ingin makan siang didalam saja" kata Vino pada Arya saat telah berada didepan pintu ruangan kerjanya.
"baik tuan. tuan mau pesan apa?"
"seperti biasa" kemudian, berlalu memasuki ruangan kerjanya.
Sambil menunggu Arya datang, ia membuka Grup WhatsApp.
...... Pamud😎......
Angga
Woiiii....
Bobby
apaan dah?🙄
Angga
sepi amat, kayak kuburan aje?🙁
*Kelvi**n*
sibuk.
Angga
eleh sok sibuk Lo. eh, bujangan kita mana nih?kagak nongol dari tadi?
^^^Me^^^
^^^Apa lu!🖕^^^
Bobby
🧐
Angga
eh... muncul juga bujangan gue😁gimana udah jadian apa belum nih?
*Kelvi**n
siapa ga*?
Bobby
ho'oh...bukannya si ogeb masih sama dia🤔
Angga
ck...udah putus, sekarang dia lagi pdkt sama si Della
Kelvin
__ADS_1
serius kok gue kagak tau. kapan putusnya?
Bobby
anjiiim!
^^^Me^^^
^^^*Bacot lu pada😬^^^
^^^tu kenapa nm grupnya^^^
^^^diubah segala😒heran gue*,^^^
Kelvin
dh biarin, suka-suka kita pada😂
^^^Me^^^
^^^serah😒^^^
Angga
ye bujangan kita lagi pms kayaknya bro.
Bobby
😂, Napa lu noo? galau yak?
^^^Me^^^
^^^*Ck, bukan gue banget.^^^
^^^asal kalian tau aja ya, gue tuh^^^
^^^udah jadian sama Della,^^^
^^^besok rencananya Della^^^
^^^bakalan operasi, habis tu..^^^
^^^gue bakalan tancap^^^
^^^ke pelaminan*...^^^
Angga
anjiiir, parah lu. eh, tapi gue turut bahagia deh. gak sabaran gue liat lu nikahan biar gak bujangan lagi
Bobby
Kelvin
akhirnya, lega gue.
^^^Me^^^
^^^dah lah males gue. gue kerja bye...^^^
Kelvin
hm... kerjaan bnyak. off
Bobby
Off
Angga
yah... kenapa pada kabur sih😒☹️
Vino melempar hpnya ke atas sofa dan memakan makanan yang telah di antar.
...----------------...
Sore harinya,
Vino membereskan semuanya berkas-berkas yang berserakan diatas meja kerjanya dan menutup laptopnya.
"langsung pulang tuan?" Arya bertanya saat melihat Vino akan melangkah keluar.
"tidak. oiya, kau tidak usah ikut biar saya sendiri saja" Karena tujuan nya pergi menemui Della.
"benar tuan. saya boleh balik sendiri"
"ck, iya. terserah kau mau kemana" kemudian ia pergi meninggalkan Arya.
Arya yang ditinggal hanya menatap berbinar kepergian bosnya.
"ah waktu rebahan, lelah banget hayati" Lalu Arya pergi mengendarai mobilnya pergi ke rumahnya.
Untuk Vino ia memakai mobil yang baru dibelinya kemarin, sebelumnya sudah diantar oleh orang suruhan nya ke kantor karena pagi tadi ia pergi bersama Arya sekretarisnya.
Di dalam mobil,
drtt...drtt...
__ADS_1
terdengar deringan hpnya yang ternyata dari mami tercinta.
"assalammualaikum, bujangan mami" sorak maminya dari sebrang sana.
"waalaikumsalam mami. ada apa nih, tumben nelpon vino jam segini?" jawab Vino yang dibalas degusan oleh maminya dari sana.
"hish...mami sendiri dibilang tumben. emang kagak boleh mami telpon kamu. apa lagi sibuk berduaan sama calon mantu mami nih?" dumel mami nya.
"ehehe...canda mi, galak amat sih. ini vino lagi dalam mobil mau kerumah calon mantu mami"
"kapan rencana kamu nikahan, awas ya jangan lama-lama mami sama papi gak sabaran liat kamu nikah, Jan lama-lama bujangan.."
"sabar mi, tunggu operasi mata Della selesai dulu baru pikiran acara nikahan"
"eh, udah dapat pendonor nya ternyata, bagus deh. mami jadi senang dengar nya. kasian Della"
"iya mi, udah ya aku matiin dulu"
"ck, iya. jangan lupa salam buat Della ya dari mami sama papi"
"siap mi"
Tut tut
setelah sambungan nya terputus, Vino berhenti didepan tokoh kue.
Selesai, Ia kembali tancap gas menuju rumah calon mertuanya.
...----------------...
Di rumah Della
Ia terlihat senang sekali mendengar penjelasan dari ibu dan ayah tadi.
"semoga saja besok lancar-lancar aja, gk sabaran gue bisa ngelihat lagi" gumam Della sambil duduk bersandar di sofa ruang keluarga.
"Bu...?" memanggil ibunya.
"ada apa sayang?" jawab Yuni dari arah dapur.
"kayak nya ada yang datang deh" karena mendengar suara mesin mobil dari luar.
Mendengar itu, Yuni bergegas keluar ingin melihat siapa yang datang karena tidak mungkin suami yang baru keluar barusan.
"haii...Tante!" sapa Vino tersenyum setelah keluar dari mobil.
"eh, calon mantu ternyata tante pikir siapa?"
"dah yuk masuk" sambil mengajak Vino masuk. Tak lupa vino memberikan kue yang ia beli tadi pada Yuni, tentu saja satunya lagi buat kekasih nya Della.
"mau minum apa? biar tante buatin?" Yuni bertanya saat telah berada di dekat Della.
"umm...serah tante aja deh yang penting halal"
"ye kamu, ya udah deh" lalu Yuni pergi kedapur meninggalkan dua sejoli disana.
Vino duduk sebelah Della sambil menatap sayang kekasihnya itu.
"sayang...Tante udah bilang kan?" tanya Vino dengan lembut sambil mengusap bahu Della.
deg
jantung Della langsung berdegup, pipinya memerah mendengar panggilan sayang pertama kali dari mulut lemas Vino.
"kok diam. itu pipi kenapa merah begini, perasaan tadi kagak ada?" heran Vino pura-pura bingung sambil mengusap pipi itu.
Della semakin malu dibuatnya, "ck, mana ada merah. salah liat kali" elak Della menepis tangan Vino berada di di pipinya.
"ye... benaran yank, tapi gak papa sih kek gini kamu malah makin cantik" Vino sengaja menggodanya.
"gak udah ngeledek" ketus Della.
"siapa yang ledek sih, aku benaran loh"
Della hanya cemberut.
"jadi gimana?" kembali ke topik awal.
"udah. tadi ibu kasih tau. makasih ya"
Vino tersenyum lembut mendengarnya, "iya, buat kesayangan vino apa yang enggak sih"
"kok kamu jadi alay sih"
"apanya yang alay sih, kamu aja yang lebay, dipanggil sayang aja pipi nya sampai memerah gitu"
Huh
Della mendegus, karena emang itu kenyataan nya.
Lalu datang Yuni membawakan minuman untuk Vino dan kue tadi.
"gak usah mesra-mesraan belum halal, dosa tau!" ledek Yuni.
Vino hanya cengengesan, beda dengan Della hanya diam.
🌷🌷🌷
__ADS_1
LIKE >> KOMEN >> VOTE >> FAVORIT