Ketos Tampan Itu Suamiku

Ketos Tampan Itu Suamiku
69. Seperti kapal pecah...


__ADS_3

...🌷 Selamat membaca 🌷...


...🌷🌷🌷...


Semenjak datang kerumah Anna waktu itu, Mona sering melakukan hal-hal buruk untuk menghancurkan rumah tangga Anna dan Kelvin. Dia tak terima Kelvin dimiliki oleh Anna. Tapi tidak pernah berhasil satu pun.


Di dalam kamar, Mona terlihat frustasi sekali karena rencana tak pernah berhasil.


"sial! sial!... kenapa semuanya gak pernah berhasil! gue gak terima semua ini...Kelvin harus jadi milik gue, aaarrghhh..." teriak Mona sambil melempar lempar semua barang yang ada di kamar nya.


Mamanya yang mendengar seperti barang pecah dikamar anaknya langsung bergegas pergi kesana.


tok, tok, tok...


"Mona...kamu ngapain di kamar? buka pintunya sayang..." panggil mamanya sambil mengetok pintu.


"hiks...hiks..."


mendengar suara tangisan Mona, dia tambah khawatir.


"Mona...kamu dengarin mama, cepat buka pintunya sayang..."


Didalam Mona tidak mendengarkan panggilan mamanya, dia hanya duduk di atas lantai sambil menangis.


"gue gak terima mereka hidup bahagia, pokoknya gue harus bisa buat mereka berpisah, gue harus buat Kelvin benci cewek ****** itu..." tekad Mona sambil menghentikan tangisannya dan pergi membukakan pintu karena masih mendengar mamanya memanggil.


ceklek,


"ya Allah, sayang kamu kenapa lama banget buka pintunya, bikin mama khawatir aja. ini kenapa sih sampai menangis begini.." oceh mamanya terlihat sangat khawatir.


"itu ma, Mona cuman baper doang habis nonton drakor " elak Mona karena tak ingin mamanya mengetahui semuanya. kalau dia bilang pasti langsung kena marah.


"oh gitu kirain kenapa, terus tadi kenapa seperti ada yang pecah. jangan bilang kamu baperan sampai melempar barang segala" bingung mamanya sambil mencoba mengintip kedalam kamar Mona.


"ish...kagak lah ma...salah dengar kali, dah lah aku mau tidur dulu" elak Mona karena tak ingin mamanya melihat keadaan kamarnya yang telah berantakan.


"gak mungkin lah mama salah dengar" ucap mamanya masih tak percaya, lalu dengan paksa dia masuk ke dalam.


Saat melihat mata nya langsung melotot, "Monaaaa... kenapa kamar kamu seperti kapal pecah begini!" teriak mamanya.


Mona langsung meringis mendengar suara mamanya.


"kamu habis perang sampai berserakan begini, ya Allah...punya anak perempuan begini amat,"


"kamu kan dikamar sendirian tapi ini kenapa bisa begini, kamu habis perang sama makhluk halus"


Mona hanya cengengesan mendengar omelan pedas mamanya,


"iya ma...soalnya dia bikin aku kesal makanya jadi begini" canda Mona yang langsung dijewer mamanya.

__ADS_1


"aduh...sakit ma..." keluh Mona berusaha melepaskan tangan mamanya.


"makanya jangan bikin mama marah, cepat sana beresin semuanya, awas aja kalo mama balik gak selesai...mama kurangin uang jajan kamu selama sebulan"


"jangan dong ma"


"makanya sana cepat beresin"


"iya, tapi lepasin dulu tangan mama"


Setelah melepaskan tangannya dari telinga Mona, dia langsung pergi keluar.


Mona juga dengan cepat membersihkan kamar nya.


"dasar anak bandel, bikin kesal aja" gerutu mamanya yang sedang berjalan pergi ke ruangan keluarga.


"ini suami juga belum pulang dari tadi, awas aja nanti pulang aku jewer telinga nya" gerutu nya lagi karena belum melihat suaminya pulang ke rumah, padahal sudah pukul sembilan malam.


...----------------...


Berbeda dengan Anna dan Kelvin, keduanya terlihat semakin lengket dan romantis, padahal sebelumnya rumah tangga mereka sering digangguin oleh Mona tapi ya begitulah mereka tetap saling percaya.


"yank, aku heran deh sama Mona, selalu gangguin kita, terutama kamu...kayak gak ada cowok lain aja" ujar Anna yang sedang berada di atas pangkuan Kelvin sambil menonton siaran TV.


"gak tau yank, mungkin cuman aku kali cowok yang paling bersinar baginya" acuh Kelvin yang masih fokus menonton.


"ck, bersinar dari mananya, pd banget kamu" ledek Anna.


"kalau gak percaya coba deh kamu tatap aku selama lima menit"


"ish...males aku, kamu jelek" sambil menengok kearah tv.


"hayoo... bilang aja kalo kamu takut nanti terpesona liat muka tampan aku..." goda Kelvin sambil memeluk erat Anna.


"ih...ngak lah, yang ada akunya terperangah liat muka jelek kamu"


"masak sih, coba kamu liat dulu"


Anna tetap tak mau melihat muka menyebalkan suaminya, tapi saat merasakan remasan tangan Kelvin di dadanya, dia langsung menepis dan menatap kesal.


"ih...gak usah mulai deh"


Kelvin hanya cengengesan tanpa merasa bersalah,


"pasti tambah besar kan yank" celetuk Kelvin sambil meremas buah dada istrinya lagi.


"gak usah diremas lagi sakit tau" sungut Anna tambah kesal.


"apanya yang sakit sih yank, yang ada enak kali"

__ADS_1


"lah itu kan kamu bukan akunya"


"ck, kemarin aja kamu langsung kesenangan ah uh ah...lagi yank..lagi yank " cibir Kelvin yang langsung di cubit kesal oleh Anna.


"sshh...sakit yank, main cubit cubit aja" ringis Kelvin sambil mengusap bagian yang dicubit Anna.


"makanya jangan bikin kesal" sambil turun dari pangkuan Kelvin dan pergi ke kamar.


Melihat Anna pergi, Kelvin hanya mendengus, lalu dia mematikan tv dan pergi menyusul istrinya.


Setelah berada dalam kamar, Kelvin langsung mengikuti istrinya yang telah berada di atas tempat tidur.


"yank, kamu gak lepas bra kamu, nanti sesak lho" saat merasakan istrinya masih memakai bra.


"apanya yang sesak sih, kan aku udah biasa pakai" bingung Anna karena dia emang jarang membuka bra-nya saat mau tidur.


Kelvin cemberut, "lepasin aja yank, biar aku bisa rasain lebih leluasa. gak asyik kalau ada penghalang kek gini"


Anna yang telah tau maksud suaminya hanya mendesah panjang,


"ck...ada ada aja" Lalu dengan terpaksa Anna melepaskan bra nya.


Melihat itu kelvin langsung kesenangan dan kembali memeluk Anna dari belakang sambil ******* ***** buah dada Anna.


Muka Anna langsung memerah saat merasakan remasan tangan suaminya semakin liar.


"yank...ini gimana aku mau tidur kalau kamu remas terus" gerutu Anna sambil menepis tangan Kelvin.


"ehehe...enak yank. apalagi kalo masuk ke mulut aku jadi tambah enak"


"udah ah gak usah mesum, aku ngantuk"


"tapi aku boleh ***** kan yank"


Tapi Anna tak menghiraukannya karena sudah merasa mengantuk,


"yank...yank... jangan tidur dulu dong. kasih aku ***** dulu" rengek Kelvin.


"yank... kasih ***** dulu"


Mendengar rengekan suaminya seperti anak kecil itu, Anna jadi kesal sendiri. Entah apa yang merasuki suami tampan nya itu.


"besok aja ya...aku ngantuk yank" bujuk Anna sambil berbalik menghadap suaminya.


Kelvin hanya cemberut tapi akhirnya dia tetap menurut karena kasian juga melihat istrinya yang telah mengantuk sekali.


"ya udah, tapi awas aja kalo kamu nolak lagi, gak bakalan aku turutin!"


"iya iya sayang"

__ADS_1


Entahlah dia gak tau kenapa makin lama suaminya itu jadi tambah mesum.


🌷🌷🌷


__ADS_2