Ketos Tampan Itu Suamiku

Ketos Tampan Itu Suamiku
44. otak dangkal


__ADS_3

Sekarang semua para murid sudah pada balik karena sudah selesai penerimaan lapornya.


Untuk Anna dan Kelvin serta para sahabatnya masih nyantai dikantin sambil ngobrol.


"kan benar yang aku bilang kamu pasti bakalan dapat nilai tertinggi"


Kata Anna pada Kelvin.


Kelvin hanya mengangguk saja karena emng benar ia yang mendapat nilai tertinggi diantara para murid lain.


"benar tu, gue jadi ngiri samo lo viin, kapan ya gue dapat nilai tertinggi juga? padahal gue udah rajin belajar"


sambung Angga.


"karena otak lo tu udah dangkal dari sananya, makanya gak pernah pintar"


ejek Vino.


"sialan lo!" umpat Angga yang kesal mendengar perkataan sahabat laknat nya itu.


"no, lo kalo ngomong suka benaran" kata Bobby sambil ketawa.


Angga terlihat tambah kesal mendengar ejekan dari mereka berdua.


"woiiii...kalian berdua gak nyadar ya, otak kalian itu lebih dangkal dari gue"


teriak Angga yang sudah sangat kesal sambil menunjuk nunjuk keduanya.


"Yee kagak lah, gue itu lebih pintar dari lo" elak Vino tak terima.


"benar tu, gue jauh lebih pintar dari lo" sambung Bobby juga tak mau kalah.


Dan akhirnya terjadi lah pertengkaran diantara mereka.


Yang lain hanya menatap heran ketiganya seperti bocah saja tidak ada yang mau mengaku satu sama lain.


Gea hanya menatap males kelakuan pacarnya itu.


"Gee...lo liat tu muka si Angga kayak orang nahan boker"


kata Della sambil ketawa cekikikan.


Setelah melihat muka Angga ternyata benar, dan Gea juga ikutan ketawa.


"yank, mending kamu sadarin mereka deh, pusing aku liat kelakuan mereka"


suruh Anna.


"biarin aja" acuh Kelvin karena ia sudah terbiasa dengan kelakuan ketiga sahabatnya itu.

__ADS_1


"ya udah kalo gitu kita balik aja yuk" ajak Anna dengan muka kusut nya.


"hmm" Kelvin hanya mengiyakan saja lalu berdiri dari duduknya.


"guys gue sama Kelvin balik dulu ya" kata Anna pada kedua sahabatnya.


Gea sama Della hanya mengangguk saja.


Lalu Kelvin sama Anna pergi tanpa menghiraukan ketiga cowok itu.


Setelah sadar Kelvin sama Anna tak ada disana, mereka baru berhenti.


...----------------...


"yank, mau es krim" rengek Anna pada Kelvin yang sedang menyetir mobil.


"bentar" jawab Kelvin.


Setelah itu kelvin menghentikan mobilnya di depan tempat penjual es krim.


"mau rasa apa yank?" tanya Kelvin yang akan keluar.


"rasa vanilla yank, belinya yang banyak yank"


jawab Anna.


Beberapa menit setelah itu, Kelvin kembali masuk mobil dengan membawa sebuah kantong plastik berisi es krim permintaan Anna.


Anna langsung menerima nya sambil tersenyum senang.


"makasih ya sayang"


ucap Anna.


"hmm" jawab Kelvin yang sudah menyetir mobil kembali.


"kamu mau yank?" tanya Anna yang sudah melahap satu es krim nya.


"gak yank"


"teruuus ini semua cuman buat aku doang" tanya Anna lagi.


"iya, kan tadi kamu yang minta banyak "


"eh iya ya" Anna hanya cengengesan saja.


Tak lama setelah itu mereka sampai di rumah.


Bik inah dan mang Udin yang melihat kedua majikannya pulang langsung menyambut nya dengan senyuman hangat.

__ADS_1


Setelah masuk ke dalam rumah, Anna langsung pergi ke dapur untuk memasukkan es krim yang tersisa ke dalam kulkas.


"eh, udah masak ya bik" kata Anna saat melihat sudah terletak semua hidangan diatas meja makan.


"udah dong non, kan katanya non sama aden cepatan balik makanya bibi masak tadi"


jawab bik inah.


"bibi tau aja kalo aku udah lapar"


Karena tadi gak ada makan dikantin sekolah cuman pesan minuman doang.


Lalu tanpa mengganti pakaian sekolah nya Anna langsung duduk di kursi makan.


Bik Inah hanya geleng-geleng saja melihat kalakuan majikan nya itu.


Kelvin yang sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian santai langsung turun dari tangga dan pergi kedapur karena merasa haus.


Saat sampai di sana ia sedikit kaget melihat istrinya sedang makan yang masih memakai seragam sekolahnya.


"ya Allah yank, bukannya ganti pakaian malah enakan makan"


ucap Kelvin sambil geleng-geleng kepala.


"lapar yank, lagian gak tahan akunya liat masakan si bibi bikin ngiler teruus"


jawab Anna sedikit lebay.


"si non bisa aja"


kata bik Inah yang lagi mencuci wajan yang ia gunakan habis memasak tadi.


Kelvin tak terlalu menanggapi perkataan istrinya itu. Lalu ia membuka kulkas dan mengambil minuman kaleng.


"kamu gak makan yank" tanya Anna saat melihat suaminya itu


hanya mengambil minuman.


"belum lapar, nanti aja lah"


jawab Kelvin yang akan pergi dari sana.


"tapi kan tadi kamu belum makan dikantin"


"belum lapar yank, nanti aja aku makannya"


"ya udah"


Lalu Anna berdiri karena sudah merasa kenyang.

__ADS_1


Dan langsung pergi ke kamar nya untuk mengganti pakaian nya.


* * *


__ADS_2