
...🌷 Selamat membaca 🌷...
...🌷🌷🌷...
Dua bulan kemudian...
Usia kandungan Anna telah masuk bulan ke tujuh tapi yang aneh nya perutnya seperti sudah berusia lapan bulan, ia juga sangat mudah lelah.
"yank...pijatin kaki aku" rengek Anna terdengar manja.
"hm..." Lalu Kelvin menghentikan pekerjaannya dan memijat kaki Anna.
"kamu habis ngapain lagi sih? kan aku udah bilang, gak usah dikerjain kan udah ada bibi..." omel Kelvin karena istri nya itu ngeyel terus ngerjain pekerjaan yang harus nya dikerjain oleh bibi.
"tapi kan aku bosan duduk, tidur terus" keluh Anna.
"belajar noh... bentar lagi kan ujian akhir"
"gak ah males, kan aku cuman ujian dirumah bisa liat buku"
"gak bisa lh, kan ada buk indah kagak boleh liat buku"
Anna langsung cemberut, "yaah kok gitu, aku sendirian aja kan bisa, ngapain harus sama buk indah"
Kelvin geleng geleng kepala mendengarnya, "dah lah gak boleh malas malasan, nanti harus belajar"
"tapi sama kamu kan"
"iya, emng kamu mau belajar sama bibi"
Anna langsung menggeleng,
"tapi kalo belajar masak mah mau" cengir Anna.
"ya udah belajar masak aja sana" acuh Kelvin yang masih memijat kaki Anna.
"ck, nanti aja, lagian aku udah hebat masak kok"
"masak nasgor maksud kamu? lah kalo itu aku juga bisa"
Anna langsung kesal, "ish...bukan itu doang yang lain aku juga bisa"
Tau istrinya udah kesal Kelvin hanya mengiyakan saja, kalo tidak bisa panjang urusan yang akhirnya dia juga yang disalahin.
* * *
"yank... apa Mona masih gangguin kamu?" tanya Anna yang sekarang sedang nyantai nemanin Kelvin kerja.
"gak, dia takut aku marahin" jawab Kelvin tanpa beralih dari laptopnya.
"benaran!" yang langsung dianggukan oleh Kelvin.
"awas kalo kamu bohong, aku sunat kamu!" ancam Anna.
__ADS_1
Mendengar itu Kelvin langsung beralih menatap cengo istri nya,
"ya Allah yank...suka banget sih ngancam aku pakai sunat, emng kamu mau nyunat aku nanti habis lho gak bisa buat anak lagi"
"aku cari laki baru aja" enteng Anna yang langsung ditatap aneh oleh Kelvin.
"tega kamu yank..." dramatis Kelvin lalu langsung pergi dari sana sambil membawa laptop nya.
"eh...mau kemana yank!" bingung Anna padahal ia cuman bercanda doang.
Tapi Kelvin hanya diam pergi ke ruangan kerjanya nya.
Anna hanya menatap cengo suaminya itu, "apa dia marah, tapi kan aku cuman canda doang" pikirnya.
"mati lo naa...laki lo marah kan, nanti dia gak mau meluk lo tidur lagi mampus!" Lalu ia bergegas menyusul Kelvin.
"ini pasti ide lu kan cil, dasar nakal" gerutu Anna mengomeli anak dalam perut nya.
"ssthh..." ringis nya saat merasakan tendangan dalam perut nya.
"aduh benar benar ni anak, belum juga lahir udah nakal, apalagi udah lahir nanti" gerutu nya sambil mengusap ngusap perut buncitnya.
setelah memasuki ruangan kerja Kelvin, ia langsung mendekati suaminya yang telah berada di meja kerjanya.
"yank...kamu marah ya" sambil mengusap sayang kepala suaminya.
"marah kenapa?" bingung kelvin.
"yang tadi.."
Anna hanya cengar-cengir mendengar itu, "ehehe...lama amat setahun yank...emng aku mau diapain"
"aku suruh jungkir balik"
"hahaha... ngapain jungkir balik yank, ada ada aja..."
Setelah puas ketawa, Anna keluar dari sana karena tidak ingin mengganggu suaminya kerja.
* * *
Di lain tempat, tepatnya di kafe xx, terlihat sepasang kekasih sedang bermesraan tanpa menghiraukan seorang cewek menatap jengkel mereka. Siapa lagi kalo bukan Della dan sepasang kekasih itu Gea dan Angga.
"dasar teman laknat! gue diajak kesini cuman liatin kemesraan mereka doang...kalau tau kek gini mendingan tadi gue kagak ikut huh..." umpat Della dalam hatinya.
plak...
"anjir banyak nyamuk..." ucap Della yang sengaja buat menganggu mereka.
Gea dan Angga hanya menatap bingung Della, "eh..." tapi sebenarnya mereka sadar maksud Della.
"gee...lo ngajak gue kesini cuman buat jadi obat nyamuk doang, mentang mentang gue jomblo kalian tega sama gue, sungguh terlalu..." Della sudah terlalu kesal dan jengkel rasanya sangat menyakinkan sekali.
"ehehe... sorry beb, kebawa suasana gue jadi lupa ada Lo" cengir Gea tanpa merasa bersalah.
__ADS_1
"makanya sana cari pacar, emng lo mau kalah sama vino, dia aja udah punya pacar masak lo belum" cibir Angga yang dianggukan oleh Gea.
Della terlihat tak senang dirinya dibanding bandingkan dengan vino, "ck, gak usah samain gue sama kutil itu, dengar ya...gue itu kagak mau pacaran sampai gue selesai sekolah, dan satu lagi gue gak mau pendidikan gue terhambat cuman karena pacaran..."
"lagian gak ada gunanya juga. tapi kalo udah kuliah atau udah kerja gue baru mau pacaran"
"satu lagi gue ingatin sama kalian berdua, kalian boleh pacaran tapi harus jaga batasan jangan sampai terjadi yang tidak-tidak"
Keduanya hanya diam sambil manggut-manggut mendengar penjelasan dan omelan Della.
"naah...gimana kalo kalian langsung nikah aja biar bebas mau ngapain, kayak Kelvin dan Anna" saran Della sambil tersenyum jahil.
Gea hanya mendengus mendengar itu, tapi tidak dengan Angga ia langsung tersenyum dan mengedipkan matanya pada Gea,
"bagus juga saran Lo, gimana honey? kamu mau kan nikah sama aku?"
"ish...kerja dulu sana, cari duit dulu" ketus Gea.
Angga hanya cengengesan karena dia emang belum ada niatan kerja, gak seperti Kelvin yang udah kerja malahan langsung jadi seorang bos.
"dah lah gue mau pulang, males gue jadi obat nyamuk doang" kesal Della yang akan berdiri dari duduknya.
"ngga sekalian lo bayarin minuman gue, bye..." Lalu ia pergi dari sana.
"kok gue sih"
"ck, gak usah pelit kamu"
Akhirnya, Angga pasrah saja, lagian cuman bayar minuman doang.
* * *
Della yang telah berada dalam mobilnya hanya menggerutu kesal sambil mengendarai mobil nya pulang kerumah.
Setelah satu jam kemudian, ia baru sampai di rumah, tapi baru saja keluar dari mobil ia langsung dikagetkan oleh kutil siapa lagi kalo bukan Vino.
"kutil...lo ngapain disini hah..?mau gangguin gue lagi"
Vino hanya cengengesan melihat muka kesal rivalnya itu,
"kesal amat sama gue, lagi pms ya" ledek Vino.
"kalo iya kenapa? masalah buat Lo" sewot Della sambil berkecak pinggang.
"ya elah... santai aja kali, galak amat sih"
"bodoh amat" ketus Della dan langsung melangkahkan kakinya masuk rumah.
"dia kenapa sih, apa mungkin habis ditolak ya...eh, tapi siapa juga cowok yang mau sama cewek galak gitu" gumam Vino sambil ketawa cekikikan mengejek Della.
"ngapain lo ketawa, hus..hus.. pulang sana kerumah Lo" jengkel Della yang ternyata masih berdiri didepan pintu masuk.
"yee...jah gue juga mau kesono, jadi gak perlu ngusir gua"
__ADS_1
Della hanya mendengus kesal mendengarnya, lalu ia melanjutkan langkahnya masuk kedalam.
🌷🌷🌷