
...🦋 Selamat membaca 🦋...
...----------------...
Dikamar, Anna terlihat sedang merengek pada Kelvin minta diantar kerumah sahabatnya Della dengan alasan anaknya pengen ketemu sama aunty nya.
Kelvin sangat keberatan sekali menurutinya karena hari sudah malam bukan siang lagi. Udaranya juga tak mendukung sebab istrinya itu lagi hamil.
"besok aja yank, sekarang udah malam, kamu itu lagi hamil sayaang" bujuk Kelvin selembut mungkin supaya istri nya itu mau mendengarkan nya.
"gak mau. aku mau nya sekarang ini juga. kamu kok tega sih? ini kemauan anak kita lho bukan aku" rengek Anna dengan wajah sedih dibuat-buat sambil mengusap perut buncitnya.
"kamu mau nanti anak kita ileran" sambung Anna sok sedih.
Dan pada akhirnya Kelvin menuruti keinginan istrinya itu walaupun sedikit jengkel.
Sebelum pergi Anna mengganti pakaiannya dengan pakaian sedikit tebal biar gak masuk angin.
...----------------...
Tak lama setelah mereka sampai didepan rumah Della.
Anna yang baru keluar dari mobilnya langsung berteriak kencang memanggil Della.
"Dellaaaa... cepat buka pintunya Anna yang cantik mau masuk nii..."
Kelvin yang berada di belakangnya langsung meringis sambil menutup kedua telinganya.
"punya bini suaranya toa bener" batin Kelvin.
Dari dalam rumah, Ibu sama ayah Della yang lagi nyantai diruangan keluarga langsung terlonjak kaget mendengar suara teriakan Anna.
Della yang dari kamar nya langsung bergegas membuka kan pintu saat mendengar suara teriakan membahana sahabat laknatnya itu.
"ya Allah Annaa...gak usah teriak juga kali, sampai kedengaran sama tetangga sebelah bikin malu aja"
omel Della yang sudah membuka kan pintu.
Mendengar omelan Della, Anna hanya cengar-cengir saja.
"ehehe... refleks del, sorry" cengir Anna.
"ck, serah lo" sebal Della.
"terus lo kesini malam malam begini mau ngapain?" heran Della karena gak biasa nya sahabatnya itu malam begini.
"gue gak disuruh masuk dulu gitu, masak gue disuruh berdiri di sini aja"
__ADS_1
kata Anna sedikit kesal.
"ehehe...lupa gue. yuk masuk"
cengir Della dan langsung mengajak pasangan suami istri itu kedalam.
sampai di ruangan tamu, mereka langsung duduk di sofa yang ada di sana.
"bentar ya gue buat minuman dulu" kata Della yang akan pergi ke dapur.
"del, gue buatin teh es ya yang manis pokoknya"
minta Anna.
Della yang mendengar permintaan Anna tentu saja langsung kaget.
Begitu juga dengan Kelvin.
"naa, lo gak salahkan minta teh es malam malam begini?" tanya Della tak percaya.
"kagak lah, gue emng mau teh es buatan lo" jawab Anna santai.
"udah buatin aja del!" kata Kelvin.
"umm...ya udah" pasrah Della, lalu pergi ke dapur.
"eh, tante, om. iya ini Anna" jawab Anna sambil menyalami kedua orangtua sahabatnya itu.
Kelvin juga ikut menyalami mereka.
"kamu Kelvin kan. aduh tante sampai lupa"
cengir ibunya Della itu.
"bagaimana rasanya menikah muda Vin? pasti menyenangkan bukan" sekarang ayah Della yang bertanya.
"yaa begitu lah om"
jawab Kelvin seadanya.
"kamu lagi hamil ya naa?" tanya ibu Della saat tak sengaja melihat perut buncit Anna.
"iya tan"
"waah...bakalan jadi ibu muda dong"
Anna hanya tersenyum kecil saja mendengar tuturan ibu sahabat nya itu.
__ADS_1
Saat asyik-asyik kan ngobrol datang Della membawa minuman untuk kedua pasangan itu.
"ini teh es lo na" kata Della sambil meletakkan segelas teh es diatas meja depan Anna dan juga meletakkan teh hangat untuk Kelvin.
"makasih del" ucap Anna sambil tersenyum lebar.
Della hanya mengangguk saja.
"heran gue malam malam begini lo minta teh es, lo kepanasan ya naa?" celetuk Della masih keheranan.
"emng kenapa sih kalo gue minta teh es? salah ya?" ketus Anna sudah terlihat kesal.
"eh bukan gitu maksud gue?" bingung Della tak tau mau berkata apa saat melihat wajah kesal Anna.
"Della kamu ini gimana sih? Anna itu kan lagi hamil jadi wajar lah"
kata Ibunya mengingat kan pada anaknya itu.
Setelah itu Della baru ngeh,
"hehe...iya ya" cengir Della.
Setelah lama berada disana, Kelvin langsung mengajak istrinya itu pulang.
Anna yang masih ngobrol sama Della dan ibunya della langsung cemberut.
"bentar lagi yank" rengek Anna yang masih belum puas.
"ini udah jam sepuluh malam yank. kita pulang dulu ya. besok kesini lagi" kata Kelvin mencoba membujuk istrinya itu.
Setelah beberapa kali dibujuk sampai Della dan ibunya juga ikutan membantu, akhirnya Anna baru mau.
Selesai pamitan mereka langsung pergi dari sana.
Dalam mobil, Anna terlihat masih sedikit cemberut.
"yank, besok benaran ya kita kesana lagi. awas kalo kamu boong!"
"iya sayang. kalo perlu pagi pagi buta aku antar kamu kesana"
* * *
...🦋 Bagi yang suka ceritanya jangan lupa like, komen dan vote ya guys 😁 🦋...
Jangan lupa mampir juga ke cerita baru author ya guys 😁👇
__ADS_1
Salam hangat dari author tercinta 😘😘