Ketos Tampan Itu Suamiku

Ketos Tampan Itu Suamiku
46. Kamu cari apaan sih?


__ADS_3

Selesai belanja di mall mereka langsung pergi ke lestoran karena merasa lapar, apalagi Anna semenjak hamil ia sering merasa lapar.


"kalian lo pesan apa?"


"umm...jus mangga sama mie goreng"


"gua jus jeruk sama burger"


Lalu Della menyebutkan pesanan mereka pada pelayan.


Tak lam setelah itu pesanan mereka baru datang dan langsung menyantapnya tanpa bersuara.


"naa apa lo minggu depan masih bisa datang ke sekolah?"


tanya Gea sedikit penasaran setelah selesai makan.


"masih, dan mungkin sampai usia kandungan gue masuk usia 3 bulan setelah itu baru gue mulai homeschooling"


jawab Anna yang juga sudah menghabiskan mie goreng nya.


"asyiiik juga kayak nya homeschooling"


celetuk Della.


"apa nya yang asyik Del, gue yakin banget nanti lama lama bosan juga karena kita cuman belajar sendiri sama gurunya gak ada teman lain, apalagi cuman dirumah aja"


bantah Gea karena kakaknya juga pernah homeschooling.


"emang sih, tapi kayaknya kalo ni anak pasti senang lah"


kata Della sambil natap kearah Anna.


"gak juga biasa aja kok"


jawab Anna.


"naa gue benaran gak sabaran deh liat anak lo nanti," kata Gea dengan muka senang nya.


"sama gue juga"


sambung Della.


Anna hanya geleng-geleng melihat reaksi kedua sahabatnya itu.


Saat melihat jam tangannya Anna langsung mengajak kedua sahabatnya itu kembali pulang karena sudah menunjukkan pukul setengah lima sore.


Setelah membayar makanan dan minuman, mereka langsung pergi.


Untuk Kelvin sendiri sekarang ia masih dikantor dalam ruangan kerjanya bersama pria paruh baya yang dibilang Alex itu.


Pria paruh baya itu ternyata ayah dari Mona yang bernama Tio.


Dia kesana karena mau mengajukan kerja sama dengan perusahaan Kelvin dan juga ia bilang juga lebih ingin dekat dengan Kelvin karena ia juga sahabat Daddy Kelvin.


Sebenarnya Kelvin sedikit ragu menerima nya tapi saat tau Tio adalah juga sahabat dekat Daddy nya jadi ia menerima nya.


"Karena sudah tidak yang perlu diomongkan lagi, jadi om bisa pergi karena saya juga mau balik"

__ADS_1


kata Kelvin dengan nada tegasnya.


"terimakasih atas kerja sama nya, kalo gitu om pamit dulu"


ujar om Tio sambil tersenyum hangat pada Kelvin.


"hmm"


Setelah melihat om Tio keluar, Kelvin juga pergi keluar setelah membereskan dokumen" diatas meja kerja nya.


Untuk Alex sendiri, ia masih berada di ruangan kerja nya karena masih ada kerjaan nya yang belum beres.


"Ken, nanti kalo Alex mencari saya bilang saja saya sudah balik"


kata Kelvin pada Niken.


"siap tuan"


Setelah itu Kelvin melanjutkan langkahnya keluar dari sana.


"ya Allah, kapan yak gue bisa dapat cowok kayak tuan Kelvin"


gumam Niken sambil senyum-senyum sendiri memperhatikan Kelvin.


Seorang karyawan yang mendengar gumaman Niken langsung meledeknya,


"dalam mimpi lo aja sana"


ledek karyawan itu.


"nyambung aja lo" ketus Niken sambil melototi karyawan itu.


Setelah balik dari mall, bunda intan sama Gio juga kebetulan baru sampai disana.


"ayah mana bun?" tanya Anna saat tak melihat tak melihat ayahnya.


"masih dikantor mungkin bentar lagi pulangnya"


jawab intan.


"owh, dan itu apaan bun? pasti makanan kan"


tebak Anna saat melihat yang dibawa bundanya itu.


"kamu ini, pikiran nya makanan terus"


Tapi setelah berkata begitu, Intan langsung menyodorkan pada Anna yang isinya kue coklat kesukaan Anna.


"Kelvin mana?"


tanya intan saat tak melihat batang hidung mantu nya itu.


"itu ke..." belum selesai Anna menjawab, orang nya nongol dari luar dengan pakaian kantor nya.


"naah tuh mantu bunda"


Kelvin saat melihat mertuanya langsung menyalami nya.

__ADS_1


"oiya, bunda gak bisa lama lama disini bentar lagi ayah kamu pasti pulang"


kata Intan setelah melihat jam ditangannya.


"yah udah bunda balik ya, gak usah cemberut gitu" kata intan pada Gio yang tampak cemberut.


"iya bun, hati hati dijalan"


jawab Kelvin sama Anna.


"iya, assalammualaikum"


"waalaikumsalam"


Gio dari tadi yang hanya diam tampak tak ikhlas ditinggal sama bundanya.


Kelvin yang melihat wajah adik ipar nya itu hanya geleng-geleng.


"udah, gak usah gitu, anak cowok gak boleh cengeng" kata Kelvin sambil mengusap sayang kepala Gio.


"tau tu," sambung Anna.


"biarin" ketus Gio pada kakaknya itu.


Anna hanya mendengus kesal mendengar jawaban ketus adik satu-satunya itu.


Kelvin hanya geleng-geleng kepala saja melihat keduanya.


Lalu melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju kamarnya.


"kak kamar gio yang mana?" tanya Gio pada kakaknya yang lagi minum didapur.


"diatas disebelah kamar kakak"


jawab Anna.


Lalu Gio pergi ke atas sesuai perkataan kakaknya itu.


"yaank..." panggil Kelvin dari kamar.


Mendengar panggilan suaminya, Anna langsung bergegas keatas.


"apa sih yank?" tanya Anna saat sudah masuk dalam kamar dan melihat suaminya lagi sibuk mengobrak-abrik isi lemari dengan masih memakai handuk sebatas pinggang selesai mandi.


"ya Allah yank, kamu cari apaan sih? sampai diobrak-abrik semuanya"


"pakaian dalam aku yank, mana sih gak ada satu pun disini?"


"ya Allah yank, disebelah sini" tunjuk Anna sambil membuka pintu lemari disebelah yang diobrak-abrik Kelvin.


"nih" sambil menyodorkan pada Kelvin.


"tuh kan yank, aku harus ngulang lagi deh beresinnya" kesal Anna melihat pakaian yang sudah diobrak-abrik Kelvin tadi.


Kelvin yang tau kesalahan nya hanya cengengesan saja.


"sorry yank"

__ADS_1


* * *


__ADS_2