Ketos Tampan Itu Suamiku

Ketos Tampan Itu Suamiku
72. Lahiran (END)


__ADS_3

...🌷 Selamat membaca 🌷...


...🌷🌷🌷...


Beberapa hari telah berlalu...


Kelvin mulai siap siaga terhadap istrinya karena prediksi dokter kandungan tiga hari atau lima hari lagi kemungkinan istrinya akan melahirkan. Bunda dan mommy nya juga sering kesana.


Di kamar mandi Kelvin sedang mandi dan tiba-tiba saja...


"aaaaaa..."


Mendengar teriakkan istrinya Kelvin langsung bergegas keluar dari kamar mandi dengan badannya masih bersabun.


"Kenapa yank..." panik Kelvin, tapi istrinya terlihat sedang duduk nyantai atas sofa.


"oh...aku cuman kaget aja liat pocong nya tiba tiba nongol" ucap Anna santai sambil menunjuk layar hp nya tanpa merasa bersalah, Kelvin hanya mendengus kesal mendengar itu.


"astaga...aku pikir apaan!" dengan jengkel Kelvin kembali ke kamar mandi.


Anna hanya terkekeh geli melihat muka kesal suaminya, apalagi kepala dan badannya yang masih bersabun.


Beberapa menit kemudian, Kelvin telah selesai dan memakai pakaiannya.


"yank...nanti jangan kamu ulangi lagi, kalo mau lahiran baru teriak, gak kayak tadi teriak gak jelas... bikin khawatir aja" gerutu Kelvin masih kesal gara gara teriakan istrinya tadi.


Anna cengengesan, "maaf yank refleks akunya, lagian pocong tiba tiba nongol siapa yang kagak kaget coba..."


"ck...nanti kalo teriak lagi gak bakalan aku tengok huh..." ucap Kelvin sambil melangkah keluar dari kamar.


Anna manyun, "ih...kok gitu sih, nanti kalo kesakitan atau kaget pasti teriak lah masak kamu biarin aja"


"bodo amat" acuh Kelvin dari luar. Anna hanya cemberut mendengarnya.


* * *


Malam harinya, pukul lapan malam Anna terlihat sedang nyantai nonton siaran TV di ruangan keluarga, ia tidak sendirian tapi ditemani oleh bik Inah.


Bertanya soal Kelvin, ia sedang berada di ruangan kerjanya.


"bik... lahiran sakit banget ya bik?" tanya Anna karena sebentar lagi ia juga bakalan lahiran jadi harus siap siap.


"umm...iya non tapi itu cuman sebentar doang, non gak usah khawatir" jelas bik Inah saat melihat muka cemas Anna.


"apalagi nanti si baby nya udah keluar rasa sakit itu akan tergantikan dengan rasa haru dan bahagia" mencoba menenangkan majikan nya biar tidak terlalu cemas.


Anna tersenyum, ia juga tak sabaran melihat baby-nya nanti.


"hufff...doain ya bik semoga nanti lahiran nya lancar"


"amiiiin..." jawab bik Inah.


"kira kira cowok apa cewek non, bibi jadi penasaran" ujar bik inah muka penasaran nya.


Anna hanya tersenyum sambil mengusap perut buncitnya,


"apapun jenis kelaminnya yang penting sehat bik"


"iya non. kita gak tau bisa aja nanti baby nya kembar" celetuk bik Inah yang langsung disambut ketawa oleh Anna.


"bibi bisa aja, tapi gak mungkin deh bik soalnya gak ada bagian aku dan Kelvin yang kembar"


"gitu ya non. tapi bibi liat non kayak hamil kembar deh, soalnya ada adik bibi yang hamil seperti non dan ternyata benar anaknya kembar...waktu tujuh bulan aja udah kayak hamil lapan bulan sama tuh kayak non"


Mendengar semuanya, Anna mulai berpikir karena ia juga merasa aneh, apa mungkin benar ya baby-nya kembar, pikirnya.


"kalo benar Alhamdulillah banget bik" ucap Anna.

__ADS_1


"iya non, semoga aja benar ya langsung dapat dua"


"umm... bentar non bibi mau toelet dulu" karena tiba tiba saja merasa kebelet.


Anna mengangguk dan kembali melanjutkan acara nonton nya.


* * *


Di kamar atas tempat tidur, kedua pasangan itu telah terlelap karena waktu telah menunjukkan pukul sebelas malam.


Anna yang sedang enakan tidur tiba tiba saja merasakan sakit di perut nya ia juga merasakan basah di bagian bawah nya.


"yank...yank...shttt..." mencoba membangunkan suaminya yang masih enakan tidur.


"hmm..." hanya itu balasan dari Kelvin.


"yank... bangun, hufff... sakit, yank..." lemas Anna yang merasa sakit sekali.


Kelvin yang mendengar suara ringisan istrinya dengan cepat membuka matanya.


"kamu kenapa yank? apa sudah mau lahiran" panik Kelvin seperti orang bodoh.


"yank... sakit.."


"aduh... kayaknya benaran udah waktunya"


Lalu dengan cepat ia mengangkat istrinya,


"yank...pakai baju kamu" kesal Anna karena suaminya masih telanjang dada, gak mungkin kan suami nya telanjang dada kerumah sakit.


Setelah selesai memakai bajunya dengan cepat ia mengangkat istrinya.


Tak lupa ia memanggil bik Inah dan mengabarkan para orangtuanya serta para sahabatnya.


"cepatan yank... sakit"


"iya yank...sabar bentar"


"sus... " teriak Kelvin yang terlihat sangat panik sekali.


"gak usah panik den" ucap bik Inah mencoba menenangkan Kelvin yang terlihat panik sekali.


Istrinya juga telah dibawa ke ruangan persalinan.


Tak lama setelah itu datang para orangtua, mereka langsung mendekati Kelvin.


"suami ibu Anna silahkan masuk" kata seorang suster dari ruangan itu.


"saya sus.." dengan cepat Kelvin memasuki ruangan itu, disana ia melihat istrinya sedang terbaring lemas diatas brangkar.


"sayang...kamu harus kuat ya.." sambil menggenggam tangan kanan istrinya mencoba memberi kekuatan untuk istrinya.


"yank...hah...sakit" keluh Anna yang telah dibanjiri oleh keringat.


"sabar buk, masih pembukaan keenam, harus kuat " kata dokter nya.


Anna hanya mengangguk lemas, rasanya sangat sakit sekali.


Tak lama setelah pembukaan terakhir, Anna baru mengejan dengan terus disemangati oleh Kelvin.


"aaarrghhh...hah..hah..." kelvin yang disebelah juga menderita oleh tarikan tangan Anna pada rambutnya.


"terus buk, sedikit lagi"


"aaarrghhh..."


Setelah itu baru terdengar suara tangisan bayi nya.

__ADS_1


Mereka yang diluar langsung lega saat mendengar suara tangisan bayi.


"selamat pak, buk, bayinya laki laki dan sehat"


Keduanya langsung tersenyum haru karena telah menjadi seorang ayah dan ibu.


"dok... kenapa perut saya masih sakit?" bingung Anna saat merasakan sakit lagi.


Dokter itu hanya tersenyum dan meminta Anna kembali ngejan.


Kelvin terlihat kebingungan tapi setelah mendengar suara tangisan bayi lagi ia langsung tersenyum haru dan bahagia.


"selamat bayi keduanya juga laki laki dan sehat"


Anna menangis bahagia mendengar nya ternyata benar yang dikatakan bik inah.


"sayang...baby-nya twins" Anna hanya mengangguk bahagia mendengar ucapan suaminya.


"terimakasih sayang" sambil mengecup beberapa kali dahi istrinya.


"silahkan bapak di azankan baby-nya"


"baik sus.."


Anna hanya tersenyum haru mendengar suara azan suaminya, ia tak menyangka telah menjadi seorang ibu.


"sayang...aku gak nyangka langsung dapat dua" kata Kelvin terlihat bahagia sekali.


"baby-nya dikasih asi dulu buk.." ucap dokter itu setelah selesai membersihkan baby-nya dan meletakkan di atas pangkuan Anna.


Mereka yang menunggu diluar terlihat sudah tak sabaran ingin masuk termasuk para sahabatnya yang telah datang beberapa menit yang lalu.


Saat melihat dokter dan suster keluar mereka langsung mendekat,


"dok...apa kita sudah boleh masuk"


"boleh, silahkan" jawab dokter itu sambil tersenyum ramah.


Dengan tak sabaran mereka langsung memasuki ruangan itu,


mereka juga langsung mengucapkan selamat kepada Anna dan Kelvin.


"anjiiir... langsung dapat dua bro.." celetuk Vino saat menatap kedua baby-nya yang telah digendong oleh Intan dan Diana.


"benihnya double unggul makanya langsung dapat dua" sambung Angga yang langsung disambut tawa oleh mereka.


"namanya siapa? kalian udah siapin namanya kan.." tanya Bima.


"Upin, Ipin aja kasih namanya Vin" celetuk Vino.


"gila lo, anak lo aja nanti kasih nama itu" balas Della terlihat kesal.


"gimana kalo Jono sama Joni" saran Bobby yang langsung ditatap tajam oleh mereka.


"kalian mendingan diam deh, anak anak gue kalian yang ribut" kesal kelvin.


"abangnya Raka Sanjaya dan adiknya Riki Sanjaya" ucap Kelvin padat dan jelas.


"enteng amat nama anak lo Vin, lo cari dimana" ujar Vino yang hanya ditatap males oleh yang lain termasuk kelvin.


"Google" jawab Kelvin asal.


"yank...kapan kamu kepikiran nama kek gitu" tanya Anna karena sebelumnya ia belum kepikiran nama yang cocok buat baby nya tapi ternyata suaminya sudah menyiapkan nya.


"owh...baru kemarin" jawab Kelvin seadanya. Anna hanya mengangguk sebagai balasannya.


🌷🌷🌷

__ADS_1


Ini baby twins kita ( Raka and Riki)



__ADS_2