Ketos Tampan Itu Suamiku

Ketos Tampan Itu Suamiku
41. setan cinta


__ADS_3

Beberapa hari kemudian ujian tengah semester telah selesai, jadi sekarang semuanya sedang liburan.


Dirumah Anna terlihat sedang santai nonton drakor di tv.


Sampai dipanggil panggil suaminya dari tadi tak kedengaran oleh nya.


"sayaang kamu budek ya, aku panggil dari tadi gak dijawab"


kesal Kelvin yang sudah berada di dekat sang istri yang masih asyikan nonton, tanpa menghiraukan sang suami.


"ya Allah, kayaknya benaran budek" ucap Kelvin lagi.


Dan dengan terpaksa Kelvin mencubit pipi istrinya itu biar sadar.


"awww..." ringis Anna.


"ih kamu ngapain sih cubit pipi aku?" sebal Anna sambil mengusap ngusap pipinya.


"salah kamu juga, dipanggil dari tadi gak di dengarin"


sungut Kelvin.


"owh, terus kamu manggil aku buat apa?"


jawab Anna tanpa merasa bersalah sedikitpun.


"aku mau keluar, kamu mau nitip sesuatu gak?"


"mau kemana?" selidik Anna tampak curiga.


"mau ketemu selingkuhan" jawab Kelvin ngasal karena kesal melihat tatapan curiga istrinya itu.


"what? gak nyangka aku kamu begitu tega selingkuhin aku, padahal selama ini aku pikir kamu suami setia, tapi...hiks ..." dramatis Anna sok sedih.


Kelvin hanya menatap males istrinya itu,


Lalu Kelvin langsung mengapit kepala istrinya itu diketiaknya karena sakin kesalnya.


"aduuh yank, bau tau hahaha..."


"makanya jangan bikin aku kesal terus"


"ehehe...canda yank, baperan amat sih, ih lepasin yank ketiak kamu bau"


"bau wangi kan"

__ADS_1


"ih lepasin yank, flm aku udah main lagi tu"


Tapi Kelvin tak menanggapi nya dengan jahilnya ia tambah menekan mengapit kepala sang istri di ketiaknya, sambil ketawa ngakak melihat wajah masam sang istri.


"udah yank, sesak aku" lemas Anna karena terlalu erat diapit sang suami.


Akhirnya, Kelvin melepaskan sang istri,


"oiya, beliin aku bakso bakar sama es krim rasa vanilla"


"cuman itu aja kan?"


"iy sayaang"


Setelah itu, Kelvin baru pergi keluar memasuki mobilnya.


Untuk Anna sendiri ia kembali melanjutkan nonton drakor nya.


...----------------...


Di sebuah kafe tempat duduk paling pojok terlihat dua orang gadis sedang bertengkar.


para pengunjung lainnya hanya menatap heran keduanya.


"pokoknya lo harus mau bantu gue" paksa salah satu dari gadis itu.


"lo kenapa sih, setau gue lo itu cinta mati banget sama dia tapi sekarang lo kenapa mau ngalah gitu aja" geram gadis itu.


Mereka tidak lain adalah Mona dan Sinta.


"karena gue sadar kalo cinta itu gak bisa dipaksain Mon, gue gak mau ngejar Kelvin lagi, gue gak mau disebut perusak hubungan orang lagi. Lo harus sadar Kelvin udah bahagia sama Anna jadi buat apa lagi lo merusak kebahagiaan mereka"


jelas Sinta nada sedihnya.


Mona yang mendengar penjelasan Sinta hanya cengo, entah apa yang merasuki sepupunya itu.


Yap mereka adalah sepupuan makanya sangat dekat walaupun kadang sering tak akur.


"taa, lo habis di rukiah ya sama pak ustadz sampai berubah begini" heran Mona.


"ck, lo pikir gue kerasukan setan sampai di rukiahin segala"


kesal Sinta.


"setan cinta maksudnya"

__ADS_1


Sinta hanya mendengus kesal mendengar omongan Mona.


"udah ah, gue mau balik, malu gue diliatin orang mulu dari tadi gara gara lo"


kata Sinta yang sudah akan berdiri dari duduknya.


"eh, lo gak boleh pergi sebelum menyetujui permintaan gue"


"kagak ah males gue, mendingan lo dekati temannya aja yang masih jomblo"


"tapi kan gue mau nya Kelvin seorang, apalagi sekarang kan lo udah ngalah duluan, nah berarti gue sebagai pengganti lo"


"astaga, monaa lo benar benar, ck... pokoknya gue gak mau titik"


Lalu dengan cepat Sinta pergi dari sana tanpa mempedulikan mona yang masih memanggilnya.


Dan Mona hanya bisa menghentakkan kakinya karena tak dihiraukan oleh Sinta.


...----------------...


Di meja makan Anna terlihat sedang lahap memakan bakso bakar ia minta pada Kelvin tadi.


Dan Kelvin sekarang sedang sibuk mengerjakan pekerjaan kantor nya di ruangan kerjanya.


Setelah habis baksonya, baru lah ia memakan es krim kesukaan nya.


"hmm...enak tapi kok rasanya kurang ya, tau begini tadi gue minta lebih"


Bik inah yang mendengar keluhan majikan nya langsung bertanya,


"kurang ya non?"


"iya bik, tapi gak papa deh besok aja"


"nah gimana kalo bibi buatan rujak buah buahan, non mau gak"


"hmm...boleh juga"


"ya udah non tunggu bentar biar bibi buatin"


Lalu dengan cepat bik Inah melaksanakan tugas nya.


"yang enak ya bik?" kata Anna.


"siap non" balas bik Inah yang sudah membuka kulkas mengambil buah buahan yang ia rujak.

__ADS_1


* * *


__ADS_2