
...🌷 Selamat membaca 🌷...
...🌷🌷🌷...
Tak terasa kandungan Anna telah memasuki bulan kesembilan, berjalan pun ia sudah kesusahan seperti itik berjalan.
Kelvin pun tambah gemes melihat istrinya itu, apalagi cara berjalan nya entah kapan sampainya.
"uluh...uluh...kasian itik aku, sini sini aku bantuin" saat melihat istrinya lagi berjalan turun tangga.
"ih...kamu mah gitu, masak aku dibilang itik" sebal Anna karena gak terima disamain dengan itik.
Kelvin hanya terkekeh geli, "kan emang mirip yank, coba deh kamu perhatiin jalan kamu" sambil memapah Anna berjalan.
Anna cemberut, "masak istri sendiri disamain sama itik huh..."
Kelvin yang gemes langsung mencubit kedua pipi tembem Anna,
"ih... jangan dicubit yank.." sebal Anna sambil menepis tangan Kelvin.
"gemesin yank... pengen cubit terus"
Anna hanya menatap sebal suaminya itu.
Setelah sampai diruangan keluarga, mereka langsung duduk di atas sofa.
"yank...nanti kamu mau lanjut kuliah dimana?" tanya Anna penasaran karena ujian akhir telah selesai hanya tinggal menunggu hari kelulusan.
"disini aja" jawab kelvin.
"owh, aku pikir diluar negeri"
"waktu itu aku emng mau kuliah diluar negeri tapi sekarang udah beda ceritanya"
Anna hanya manggut-manggut saja, " oiya...kalo aku gak lanjut kuliah gak papa kan yank?"
"terserah kamu aja, aku gak maksa"
Tak lama setelah itu saat sedang asyik ngobrol, datang Diana dan intan.
"assalammualaikum...anak anakku..." teriak mereka serempak.
"waalaikumsalam mom, bunda..." jawab keduanya sambil menyalami mereka.
"Daddy sama Ayah gak ikut mom?" tanya Kelvin saat tak melihat ayah dan Daddy nya.
"kagak, mereka masih ngantor" jawab Diana yang dianggukan oleh Intan.
"tumben bareng, pasti janjian ya.." tebak Anna sambil membawa keduanya duduk di atas sofa ruangan keluarga.
"tau aja kamu" kekeh kedua wanita itu.
"Gio mana bun, tumben gak ikut?" tanya Kelvin karena tak melihat Gio adik ipar manjanya itu.
Saat itu intan baru ingat, ia langsung tepok jidat begitu juga dengan Diana.
"ya Allah jeng...gio masih dalam mobil"
Tiba tiba...
__ADS_1
"bundaaaaa..." suara teriakan dari luar yang tidak lain ialah Gio.
Anna dan Kelvin hanya terkekeh, lagian ada ada aja masak anak sendiri dilupain.
"bunda sama mommy tega banget sih, masak gio ditinggal" cemberut Gio yang telah sampai di dalam.
"hahaha...maaf deh, lagian kamu diam aja...lupa kan bunda"
"aku ketiduran"
Gio yang masih cemberut langsung duduk di sebelah kakaknya. Lalu menatap lekat kakaknya itu,
"kakak kok tambah jelek"
Mendengar itu, Anna langsung menarik kesal telinga adiknya.
"siapa yang kamu bilang jelek, coba ulangi lagi...dasar adek kurang akhlak"
"aduuh... sakit kak, lepasin...kakak jelek lepasin!" ringis Gio yang masih sempat mengejek kakaknya.
Diana, Intan dan Kelvin hanya terkekeh melihat tingkah kedua beradik kakak itu, apalagi Anna mukanya sudah memerah karena masih mendengar ejekan adiknya.
"huaaaa...lepasin jelek! nanti telinga Gio yang tampan jadi copot" teriak Gio tapi tidak dihiraukan oleh Anna.
"udah udah... lepasin adik kamu" lerai Intan karena gak tega melihat muka putranya seperti akan menangis.
Dengan dongkol Anna melepaskannya sambil menatap tajam sang adik. Gio juga pindah duduk dekat Kelvin.
"bang, emng abng betah gitu selama ini tinggal sama kucing garong ini!" adu Gio yang langsung ditatap tajam oleh Anna.
Kelvin hanya terkekeh pelan mendengarnya begitu juga dengan Diana dan Intan.
"oiya...ini bunda sama mommy bawain makanan kesukaan kamu" sambil menyodorkan pada Anna.
"bik inaaah...!" teriak Anna yang langsung disusul cepat oleh bik Inah dari dapur.
"dasar toa" gumam Gio.
"ini bik tolong bawa kedapur dan sekalian buatin minuman" ucap Anna yang langsung dianggukan oleh Inah.
"bang ada cemilan gak?" tanya Gio pada Kelvin.
"ada, ambil aja di kamar abng tapi jangan diambil semua nya soal nya itu punya kakak kamu" bisik Kelvin yang langsung dianggukan oleh Gio.
Lalu Gio langsung ngacir keatas pergi ke kamar abng dan kakaknya.
"mau kemana tuh anak" bingung Intan.
"gak tau" acuh Diana.
Kelvin hanya diam sambil memainkan handphone nya.
* * *
Di rumah Gea, Della terlihat sedang nyantai diatas sofa ruangan tamu menunggu Gea mengganti pakaiannya.
Tak lama setelah itu, Gea baru nongol, "dah, yuk berangkat.." ajak Gea yang langsung dianggukan oleh Della.
"ma...aku pergi dulu ya.." pamitnya pada mamanya.
__ADS_1
"iya...nanti jangan pulang kemalaman" jawab mamanya.
"siap mamae" Setelah itu mereka pergi dari sana.
Tujuan mereka ialah pergi kerumah Anna dan Kelvin.
* * *
Satu jam kemudian, mereka sampai dirumah Anna dan Kelvin.
"assalammualaikum... wahai pasangan muda, kita yang cantik datang niii..." teriak keduanya serempak.
"waalaikumsalam... masuk aja" balas Anna dari dalam.
Di dalam, Gio terlihat kesal karena habis mendengar suara toa sahabat kakaknya.
"ck, gak heran satunya toa ternyata udah dari gengnya toa semua" batin Gio yang sedang mengemil.
Saat sampai dekat Anna mereka langsung memeluk sahabatnya itu walaupun terhalang oleh perut buncitnya.
"widiih...tambah tembem aja Lo naa" celetuk Gea sambil mencubit gemes pipi tembem Anna.
"ish...gak usah cubit cubit" sambil menepis tangan Gea.
"oiya...lo ada flm baru gak" tanya Della. Anna sendiri langsung berpikir mengingat nya.
"umm... kayaknya ada deh" angguk Anna setelah mengingatnya.
"nah...gimana kalo kita nonton bareng, dah lama kita gak nonton bareng" ujar Della yang dianggukan oleh Gea.
"boleh juga, bentar gue ambil laptop.." saat akan keatas ia melihat adiknya, " dek tolongin kakak dong, ngambil laptop dikamar" karena kalo ia yang pergi pasti lama sampai nya.
"hmm..." lalu Gio pergi ke kamar kakak nya.
Bertanya soal Diana dan Intan, mereka sekarang sedang sibuk didapur entah apa yang dibuatnya tapi yang jelas buat Anna dan Kelvin.
Kelvin juga sibuk dengan laptopnya mengerjakan pekerjaan kantor nya.
"ni..." sambil menyodorkan laptop pada kakaknya.
"makasih ya adek ganteng" ucap Anna sambil tersenyum lebar dan mengajak kedua sahabatnya pergi ke taman belakang buat nonton bareng.
Gio yang kepo mengikuti mereka, setelah sampai di sana ia menghampiri mereka,
"pada liat apa sih kk? gio boleh ikutan gak" kepo Gio.
"kagak boleh, anak kecil gak boleh ikutan...hus hus..sana pergi!" usir Anna yang diikuti oleh Della dan Gea.
"ih...kok gitu sih, emng liat apaan sih?"
"gak usah kepo, sana pergi"
"ck..." dengan cemberut Gio pergi dari sana.
"dasar bocil kepo" gumam Anna.
"turunan lo, lo kan juga kek gitu suka kepo" kata Della.
"turunan dari tante intan kali" sambung Gea yang hanya ditatap kesal oleh Anna.
__ADS_1
🌷🌷🌷