
"yank, tadi bunda telpon katanya mau kesini?" ujar Anna yang baru turun dari tangga mendekati Kelvin yang lagi duduk santai diatas sofa di ruangan tamu.
"terus" heran Kelvin.
"katanya mau nitipin Gio disini selama lima hari karena bunda sama ayah mau pergi keluar kota ngurus kerjaan"
jelas Anna saat melihat wajah heran suaminya itu.
"owh, aku pikir apaan" angguk Kelvin setelah mengerti.
"kamu gak kekantor?" tanya Anna saat melihat suaminya hanya santai saja padahal pekerjaan nya kan ada walaupun seorang bos.
"gak, soalnya gak ada yang penting juga"
jawab Kelvin seadanya.
"oiya yank, aku boleh izin pergi keluar sama Della dan Gea?"
tanya Anna dengan wajah berharap nya.
"keluar kemana?" kepo Kelvin.
"ya belum tau juga tapi yang jelas cuman main doang kok, boleh ya yank"
Kelvin tak menjawab ia menatap lekat istri nya itu dulu baru ia menjawab,
"boleh asalkan jangan lama-lama , ingat kamu itu lagi hamil sayang"
"iya yank, tau kok"
Lalu dengan wajah berseri seri Anna kembali keatas untuk mengganti pakaiannya.
Kelvin yang melihat reaksi sang istri sedikit heran.
"emang kemana sih? kek gitu amat senang nya"
Tapi setelah itu Kelvin tak terlalu memikirkan nya karena istri nya itu pergi sama Della dan Gea jadi gak terlalu khawatir.
Tak lama setelah itu, terdengar suara teriakan dari luar yang Kelvin yakin adalah kedua sahabat istrinya itu.
"Assalammualaikum Anna, kita udah sampai lho..." teriak Gea mewakili Della yang hanya diam saja sambil menutup kuping nya karena tak tahan mendengar suara lengking Gea.
"ya waalaikumsalam salam non, silahkan masuk aja non Anna lagi dilamar nya"
jawab bik Inah yang membukakan pintu sambil tersenyum hangat pada kedua sahabat majikan nya itu.
"eh, iya bik"
__ADS_1
Lalu Gea sama Della masuk kedalam.
Dan Anna yang sudah selesai langsung turun tangga dan mendekati para sahabatnya itu.
"yank, aku pergi dulu ya" pamit Anna sambil menyalami tangan suaminya itu.
"hmm, hati hati dijalan" jawab Kelvin.
"kita bawa Anna dulu ya pak ketos" celetuk Gea sambil cengengesan.
Kelvin hanya mengangguk saja.
"Assalammualaikum"
"waalaikumsalam"
Setelah melihat mereka pergi, Kelvin pergi kekamar.
Saat akan memasuki kamar mandi, hp nya berdering ada panggilan masuk.
Lalu Kelvin mengambil hp dan melihat ternyata dari Alex.
"tuan..." panggil Alex dari sana saat Kelvin sudah mengangkat panggilan nya.
"salam dulu"
"waalaikumsalam, ada apa lex?"
"gini tuan, ada seorang pria paruh baya ingin bertemu tuan, katanya ada perlu yang mau diomongin sama tuan"
"namanya?"
"dia gak mau bilang tuan, katanya harus ketemu sama tuan dulu"
"sekarang dimana dia?"
"di kantor tuan. bagaimana tuan? apa tuan bisa datang?"
"ya sudah, saya akan kesana"
"baik tuan, kalo gitu saya tutup dulu, assalammualaikum"
"hmm, waalaikumsalam"
Setelah panggilannya berakhir, Kelvin terlihat berpikir,
"siapa ya, kenapa ngeyel banget pengen ketemu gue?" pikir Kelvin kembali melanjutkan langkahnya memasuki kamar mandi.
__ADS_1
...----------------...
Sekarang Anna sama kedua sahabatnya sedang berada di mall, mereka lagi sibuk memilih pakaian bayi dan yang lebih tepatnya Della sama Gea yang paling sibuk.
"naa yang ini aja gimana?" kata Gea sambil memegang pakaian bayi.
"terserah lo aja" pasrah Anna.
"atau yang ini naa, soalnya gue yakin banget anak lo cowok"
kata Gea lagi menunjukkan pakaian bayi cowok.
"gak usah sok tau deh Gee, heran gue" ujar Della agak males.
"terserah lo kalo gak percaya, tapi liat aja nanti kalo benaran anaknya Anna cowok lo harus jadian sama Vino" ketus Gea yang sudah sangat kesal.
"eh, gila lo ngapain suruh gue jadiin sama tu anak" marah Della.
"ini taruhannya, pokoknya lo harus terima, tapi kalo anak nya cewek gue yang bakalan turutin keinginan lo, gimana?"
Anna yang melihat pertengkaran kedua sahabatnya itu jadi pusing sendiri.
"udah, udah, kalian gak usah bertengkar dan gak usah pakai taruhan segala. terserah kalian mau beli pakai cowok ataupun cewek, jadi gak usah bertengkar cuman gara gara sepele ya"
cerocos Anna berusaha melerai pertengkaran kedua sahabatnya itu.
Kedua langsung terdiam mendengarkan Anna, tapi dari tatapan mereka masih belum terima.
"kalo kalian masih ribut juga mendingan gak usah beli sekarang..."
kata Anna sudah mulai kesal.
Mendengar perkataan Anna keduanya langsung menolaknya dan kembali baikan.
"ya udah, sekarang kalian pilih aja mana yang bagus menurut kalian"
kata Anna.
"iya bumil"
jawab keduanya serempak.
Karyawan disana hanya tersenyum kecil saja melihat tingkah mereka.
Anna juga terheran heran dengan tingkah kedua sahabatnya itu, padahal ia yang hamil tapi mereka yang sibuk sampai bertengkar segala.
* * *
__ADS_1