
...Selamat membaca...
...----------------...
...----------------...
Beberapa tahun kemudian...
Seorang wanita terlihat sedang sibuk memasak di dapur, ia tidak lain ialah Anna Andiani.
"maaaa..." teriak seorang bocah sambil berlari ke arah Anna.
"ada apa sayang?" tanya Anna sambil berjongkok di depan putrinya yang bernama Alana Kartika.
"abang mana?" tanya Alana.
"coba deh kamu liat di depan" kata Anna yang langsung dianggukan Alana.
Setelah melihat putrinya itu pergi ia kembali melanjutkan masakannya.
Alana Kartika adalah anak keduanya setelah twins yang telah berusia tiga tahun dan untuk twins telah berusia lima tahun.
"maaaaa..." teriak Alana lagi dari depan rumah.
Mendengar itu, Anna terpaksa menghentikan kegiatannya dan pergi kesana, entah apa yang terjadi dengan anak-anaknya itu.
"ada apa sih?" bingung Anna tapi saat melihat penampilan kedua putranya ia langsung melotot kaget.
"ya Allah... kalian..." saat melihat kedua putranya itu telah berlumuran tanah.
"ehehe..." cengir keduanya saat melihat muka marah mamanya.
"ih...abang jolok..." ujar Alana.
"dasar anak nakal, siapa yang ngajarin kalian main jorok begini...ya Allah" Geram Anna yang tak tahan melihat kelakuan kedua putra nakalnya itu.
"gak ada ma.." jawab enteng keduanya menyengir.
Sebenarnya Anna ingin marah tapi ia tetap menahannya dan dengan jengkel ia langsung membawa kedua putranya itu kekamar mandi.
"awas kalian nanti mama aduin ke papa biar kena semprot" ancam Anna menakut nakuti si kembar sambil membuka pakaian kotor mereka.
"jangan ma... janji deh kita gak akan lakuin lagi" takut si kembar Kalo papa nya tau pasti mereka kena marah dan gak belikan mainan lagi.
"janji..." yang langsung dianggukan si kembar.
__ADS_1
Anna hanya terkekeh geli melihat ketakutan si kembar, lalu ia dengan telentan memandikan mereka.
Bertanya soal bik Inah, ia tidak bekerja disana lagi karena Anna ingin melakukan sendiri.
Setelah selesai mandi, ia juga memakaikan pakaian si kembar.
"dah...putra mama udah tampan" ucap Anna sambil mencium pipi tembem si kembar.
"kayak papa ya ma..." kata Raka tersenyum lebar.
"pasti dong, kan kita kembaran papa" sambung Riki yang disambut tawa oleh Anna.
"dah...kalian jangan main di luar lagi, mama mau lanjut masak. atau temani adek main"
"gak mau, adek mainnya boneka, Raka gak suka boneka" geleng Raka.
"Riki juga gak suka boneka tapi motor" sambung Riki sambil cemberut.
"ya udah terserah tapi jangan main yang jorok lagi, paham"
"iya ma"
Setelah itu, Anna pergi kedapur.
* * *
Alana yang mendengar suara papa nya langsung berlari.
"papaaaa..."
Melihat putrinya, Kelvin langsung merentangkan tangannya dan mengendong Alana.
"putri papa udah mandi belum" sambil mencium pipi tembem putrinya.
"Lum... Alana mau mandi sama papa" Kelvin hanya terkekeh mendengarnya. emang Alana lebih manja pada Kelvin daripada Anna.
"yank..." panggil Anna sambil mencium tangan suaminya dan mengambil tas kerjanya.
"yank...liat tuh, ada yang iri" tunjuk Anna arah kedua putranya lagi duduk manyun di atas sofa.
Kelvin hanya ketawa pelan melihat kedua putranya itu.
"uluh uluh...twins papa juga mau digendong, sini.. sini" goda Kelvin setelah menurunkan Alana dan mengangkat kedua putranya itu.
Alana yang diturunkan langsung manyun.
__ADS_1
"ma...abang twin manja" adu Alana.
"udah... biarin aja, gak boleh gitu. sini mama mandiin"
"gak mau ma...Alana mau mandi sama papa"
Anna hanya mendesah pasrah karena tau putri nya itu sangat dekat dan manja sekali dengan papanya.
"twins...udah ya...papa harus mandi dulu" saat melihat keduanya putranya itu masih bergelayut manja dengan suaminya.
* * *
"yank...aku gak nyangka sekarang kita udah punya anak tiga " celetuk Anna yang sedang duduk atas sofa sambil bersandar pada bahu Kelvin.
Kelvin hanya tersenyum sambil merangkul Anna, "kerasa udah tua aja kita ya yank" kekeh Kelvin yang dibalas tawa oleh Anna.
"mungkin kalo kita gak dijodohin belum tentu ada mereka" sambil melihat ketiga anaknya sedang bermain di atas karpet.
"kayaknya kita harus berterimakasih deh sama para ortu karena udah jodohin kita" ujar Anna yang langsung dianggukan oleh Kelvin.
"yank...nanti bikin lagi yuk..." bisik Kelvin tersenyum mesum.
Anna yang mengerti maksud suaminya itu hanya mendengus,
"ish...Alana aja masih kecil, kamu aja yang hamil sana"
Kelvin terkekeh, "gak boleh nolak yank, Alana kan udah tiga tahun. Biar nanti rumah kita ramai. kalo perlu nanti kita bikin tim sepak bola"
Anna hanya memutar matanya melas mendengar perkataan suaminya.
* * *
Oiya sahabat mereka juga telah menikah kecuali dua orang yaitu Della dan Vino.
Angga dan Gea telah menikah empat tahun yang lalu, telah dikaruniai satu putra.
Bobby dan Sinta telah menikah tiga tahun yang lalu, telah dikaruniai satu putri.
Hanya tinggal Della dan Vino yang belum menikah, diantara mereka juga belum ada yang saling mengungkapkan perasaan, akur pun sangat jarang.
...----------------...
Hello para readers, terimakasih semuanya yang selalu mendukung dan mengikuti novel iniπππ
Rencananya author juga pengen lanjutin season kedua tapi kisahnya tentang Vino dan Dellaπ
__ADS_1
Oiya nanti author juga bakalan tulis novel baru jadi jangan lupa tetap ikuti author yaππππ
Terimakasih semuanya ππ