Ketos Tampan Itu Suamiku

Ketos Tampan Itu Suamiku
49. Jijik


__ADS_3

Pagi harinya,


Kelvin terlihat sedang sibuk memakai celana sekolahnya.


"yank..." panggil kelvin sedikit berteriak karena istri nya sedang berada didapur.


"yank..." panggil Kelvin lagi.


"iya bentar" jawab Anna yang sudah melangkah kan kakinya menaiki tangga.


sampai didepan pintu kamar Anna langsung memasuki nya.


Dan melihat suaminya itu masih belum selesai memakai pakaian nya.


"eh. kenapa belum selesai juga sih?" heran Anna sambil berjalan mendekati suaminya yang sedang duduk di tepi kasur.


"pakain dong yank" kata Kelvin sedikit manja sambil menyodorkan baju sama dasinya.


"manja banget sih" ujar Anna tapi tetap menuruti keinginan suaminya itu.


"biarin. manjanya kan cuman sama kamu doang" jawab Kelvin.


"hmm..."


Lalu Anna memakai kan baju sama dasi suami manja nya itu.


Selesai itu Anna juga membantu menyisirkan rambut suaminya itu.


"dah, suami aku udah tampan"


kata Anna sambil tersenyum manis kearah Kelvin.


Kelvin juga ikutan tersenyum lalu mencium sekilas bibir istrinya itu.


"udah, yuk sarapan"


ajak Anna, sebelum itu Kelvin mengambil tas sekolah nya dan mengikuti istrinya kedapur.


Beberapa menit kemudian setelah selesai sarapan, Anna mengantarkan Kelvin kedepan.


Sebelum pergi Kelvin mencium perut buncit Anna dulu dan mengecup dahi Anna.


"aku berangkat dulu ya. Ingat belajar yang benar jangan tidur mulu"


kata Kelvin karena kemarin buk indah sempat bilang padanya kelakuan istri nya itu.

__ADS_1


"iya yank" jawab Anna sambil mencium tangan suaminya itu.


"ya udah. Assalammualaikum"


"ya... waalaikumsalam, hati hati dijalan jangan ngebut"


"iya yank"


Saat melihat mobil suami nya sudah jalan, Anna berbalik kedalam untuk menyiapkan bukunya karena sebentar lagi guru yang mengajarnya pasti akan datang.


...----------------...


Beberapa menit kemudian, kelvin sampai di sekolah.


Baru saja keluar dari mobil Kelvin langsung dikagetkan dengan Mona yang tiba tiba saja sudah berdiri disebelah mobilnya.


"morning my handsome..." sapa Mona sok manis sambil mengedipkan mata pada Kelvin.


"hmm.." acuh Kelvin yang tak terpengaruh dengan kedipan centil Mona.


"Pagi pagi udah bikin mood gue buruk" batin Kelvin sambil melangkahkan kakinya menuju koridor sekolah tanpa mempedulikan keberadaan Mona.


Mona yang melihat Kelvin tak mengacuhkan nya langsung menghentak hentakan kaki nya dan langsung berjalan mengikuti Kelvin.


teriak Mona tanpa rasa malu saat dilihat murid lain.


Untuk Kelvin ia langsung pengen muntah mendengar teriakkan Mona, 'mual gue dengar nya' batin Kelvin.


Saat sudah sampai di depan kelasnya, Kelvin langsung masuk. Begitu pun dengan Mona karena ia juga sekelas dengan Kelvin.


"tumben pak ketos telat datang nya" celetuk Vino karena biasanya Kelvin datang lebih awal dari mereka.


"gue yakin, pasti minta jatah dulu sama Anna makanya sedikit telat"


sambung Angga sok serius.


"benaran viin," tanya Bobby sok polos.


"pikirin aja sendiri" ketus Kelvin.


Mendengar jawaban ketus Kelvin mereka sedikit keheranan.


"ketus amat, lo kenapa vin? apa gak dikasih jatah semalam sama Anna" Ledek Angga sambil tersenyum menyebalkan.


Kelvin langsung menatap tajam sahabatnya itu.

__ADS_1


Melihat tatapan tajam Kelvin Angga hanya cengengesan saja.


"mampus lo!" ejek Vino dan Bobby pada Angga.


Angga hanya mendegus kesal mendengar ejekan keduanya.


Lalu Angga tak sengaja melihat kearah tempat duduk Mona, disana Mona terlihat sedang menatap centil kearah Kelvin.


Entah kenapa Angga jadi jijik saat melihat tatapan Mona.


"astaga, segitu amat liatin pak ketos gue, awas aja lo gue sumpahin tu mata kecolok"


batin Angga sudah gregetan sendiri sambil menatap tajam kearah Mona.


Dan Mona sendiri ia gak sadar saat ditatap tajam oleh Angga.


Tak lama setelah guru yang mengajar memasuki kelas karena bel sudah berbunyi beberapa menit yang lalu.


Kelvin juga tidak melakukan tugas nya seperti biasanya karena sekarang sudah semester dua jadi harus fokus belajar dan dua minggu lagi akan di laksanakan pemilihan dan pelantikan ketua osis baru dan wakil osis baru sebagai pengganti Kelvin dan Leon.


Beberapa jam kemudian, terdengar suara bel istirahat berbunyi, guru yang mengajar langsung mengakhiri pelajaran nya.


Semua murid juga langsung berhamburan keluar dari kelas.


Begitu pun dengan Kelvin sama para sahabatnya.


"kalian duluan aja ya, gue mau ketoelet dulu"


kata Bobby yang sudah tak tahan lagi mau kebelet.


Setelah itu, Bobby langsung berlari pergi ketoelet.


"kedesak amat kayaknya sampai berlari gitu"


kata Vino saat melihat Bobby berlari seperti dikejar setan.


"ck...gue yakin pasti tu ****** ***** nya udah kena"


tebak Angga sedikit jijik.


Vino juga ikutan ikut jijik, padahal belum tentu benar.


Kelvin yang mendengar dari tadi hanya geleng-geleng saja. Lagian ada ada saja pemikiran mereka. Mungkin kalo Bobby mendengar nya langsung memukul kesal mulut mereka.


* * *

__ADS_1


__ADS_2