Ketos Tampan Itu Suamiku

Ketos Tampan Itu Suamiku
37. Pengen bakso mang Ujang


__ADS_3

Keesokan harinya, selesai ujian mereka langsung pamitan kepada sang bunda dan ayah serta adiknya karena akan pindah ke rumah baru mereka. Barang barang nya pun sudah beres dari tadi malam.


"hati hati dijalan" kata bunda dan ayahnya pada anak dan mantunya itu.


"nanti kapan kapan gio main kesana ya kak" kata gio sambil tersenyum dan melambaikan tangan nya pada sang kakak yang akan memasuki mobil.


Dan setelah itu, mobil yang dibawa Kevin langsung jalan dan pergi dari sana.


Saat tak melihat mobilnya lagi, Gio langsung cemberut.


intan yang melihat wajah cemberut putranya itu hanya tersenyum saja.


"gk usah cemberut gitu, biasa kalo ada kakak kamu kesal terus sama kakaknya, sekarang kakak gak ada kenapa harus cemberut sih?"


"bukan gitu bun, aku cuman kesal aja, masak mau pergi kak harus ngehapus game dihp aku segala kan kesal"


jawab Gio masih cemberut kesal.


Intan yang mendengarnya hanya terkekeh.


"yaah, kelakuan putri kamu ada ada aja," kata Intan pada suaminya.


"itu kan nurun dari kamu"


jawab Dion yang akan masuk kedalam rumah.


Intan hanya mendengus mendengar jawaban dari suaminya.


"udah ah, yuk masuk"


ajak Intan pada gio.


~ "~


Didepan sebuah rumah mewah terlihat Anna menatap dengan mata yang berbinar binar.

__ADS_1


"yank, kamu pintar banget sih milih rumah buat kita"


ucap Anna dengan takjub.


"iya dong, siapa dulu?"


jawab Kelvin sedikit narsis.


Anna tak terlalu memperdulikan kenarsisan suaminya itu, dengan tak sabaran Anna langsung pergi memasuki dalam rumah barunya nya itu.


Dan Kelvin sebagai seorang suami harus terpaksa membawa dua koper yang cukup besar.


Sebenarnya Kelvin sudah menyewa pembantu dan tukang kebun tapi besok mulai kerja nya.


Kelvin juga bukan orang yang suka menyuruh orang lain kalo diri nya sendiri masih bisa.


Anna yang sudah berada didalam langsung mengelilingi semua ruangan yang berada dalam rumah itu.


Rumah itu memiliki dua lantai dengan cat berwarna putih keabu-abuan.


Setelah selesai melihat lihat semuanya, Anna kembali turun tangga dan mendekati suaminya yang lagi duduk santai diatas sofa setelah meletakkan koper dilantai atas dalam kamar nya.


"udah, mereka besok mulai kerja disini"


Anna hanya mengangguk saja, setelah itu ia langsung berdiri dan pergi ke dapur untuk membuatkan minuman buat suaminya.


Didalam kulkas juga sudah lengkap isinya karena sudah diisi Kelvin kemarin sebelum pindah.


Emng suaminya itu pengertian banget.


Setelah selesai, Anna membawa dua gelas jus lemon untuk dirinya dan suaminya.


"ni yank" kata Anna sambil meletakkan diatas meja.


Kelvin tentu saja langsung meminumnya karena ia juga merasa haus.

__ADS_1


"yank, sahabat kamu udah tau kalo kita pindah kesini?"


tanya Anna.


"udah, alamat juga udah aku kasih tau kalo misalnya mereka mau kesini"


"yank, kok aku tiba-tiba aja mau bakso buatan mang Ujang ya..."


kata Anna dengan wajah memelas sambil mengusap perut buncitnya.


"benaran mau, nanti setelah aku beli kamu gak mau makannya dan aku yang harus memakannya?"


selidik Kelvin karena pernah terjadi seperti itu, saat sudah ia belikan tapi gk dimakan katanya


'aku gak mau, kamu aja yang makan' itulah katanya dan terpaksa harus Kelvin yang memakannya.


"kok gitu sih, ini kan kemauan anak kamu" sedih Anna dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.


Padahal Kelvin cuman memastikan saja bukannya gak mau membeli kan.


Tapi begitulah Anna sangat sensitif sekali.


Kelvin jadi gelagapan melihat wajah istrinya itu dan dengan cepat ia mengiyakan lalu langsung pamit pergi membeli kan bakso mang Ujang untuk sang istri.


"yang pedas yank" teriak Anna dari dalam saat melihat suaminya sudah keluar.


"iyaaa" balas Kelvin yang akan memasuki mobilnya.


Setelah itu, Anna naik kelantai atas dan memasuki kamar nya untuk beres beres serta memasukan pakaian dirinya dan suaminya kedalam lemari.


Tak lama setelah itu, Kelvin baru kembali membawa permintaan istri nya tadi.


Anna yang tau suaminya udah balik langsung turun tangga dan mengambil kantong plastik yang dipegang Kelvin lalu pergi kedapur tanpa mempedulikan lagi suaminya lagi.


Pikirannya hanya bakso, rasanya sudah tak sabaran pengen mencicipi nya.

__ADS_1


Kelvin hanya menghela nafas melihat tingkah istrinya itu. Lalu ia pergi ke atas karena badan sudah gerah pengen mandi air dingin.


* * *


__ADS_2