Ketos Tampan Itu Suamiku

Ketos Tampan Itu Suamiku
57. minta mobil


__ADS_3

...🌷 Selamat membaca 🌷...



...🌷🌷🌷...


Sudah hampir sebulan Anna homeschooling, perut nya pun juga sudah semakin besar karena usia kandungan sudah memasuki bulan ke empat.


Sikap pemalas nya juga semakin bertambah dan juga banyak bacot selalu saja meminta ini itu. kalau tidak diturutin ia bukan hanya menangis tapi juga bakalan ngambek selama sehari dan anehnya tapi tetap aja kalau mau tidur harus dipeluk oleh Kelvin.


Seperti yang terjadi sekarang, Anna sedang merengek minta di belikan mobil sport baru, entah itu ngidamnya atau kemauan Anna sendiri. Tapi yang jelas Kelvin jadi pusing sendiri.


"yank, pokoknya aku mau dibeliin mobil sport baru, aku pengen bawa mobil sendiri. Aku gak mau diantar kamu terus" oceh Anna sedikit ngegas.


Kelvin yang lagi duduk mengerjakan tugas sekolah nya hanya mengusap kasar wajah nya.


"bukannya aku gak mau beliin tapi aku takut kamu kenapa kenapa, kamu itu lagi hamil yank. Gak boleh bawa mobil sendiri. Nanti kalo terjadi sesuatu gimana?" kata Kelvin sedikit lembut supaya istri nya itu mengerti.


"gak usah berlebihan deh. Diluar sana aku liat banyak kok wanita hamil bawa mobil dan yang lebih parahnya lagi ada yang bawa motor, biasa aja tuh. Mereka baik baik aja kok" tukas Anna sedikit meninggi kan suaranya sambil bersedekap dada.


Kelvin hanya menghela nafas panjang tak tau harus seperti apa lagi membujuk sang istri.


"pokoknya aku mau dibeliin mobil sport yang warna merah, kalau kamu gak mau beliin aku bakalan ngambek, gak mau liat muka kamu lagi" keras Anna sambil mengancam Kelvin.


"ya udah ngambek aja sana, gak guna juga" acuh Kelvin karena sudah muak dengan ancaman tak berguna istri nya itu.


"kamu jahat, aku benci sama kamu, dasar pelit! hiks...hiks..."


tunjuk Anna sambil menangis tersedu-sedu.


Dan langsung pergi ke kamar dengan tangisan yang masih terdengar.


Kelvin yang melihat istrinya itu pergi langsung mengejarnya, apalagi saat mendengar kata kata benci dari istri nya itu, jangan sampai istrinya itu benaran benci padanya hanya gara gara gak dibelikan mobil.


Bik Inah yang hanya menjadi pendengar dan penonton dari tadi, tampak geleng geleng kepala saja.


"jadi ngiri, saya aja dulu gak pernah ngidam minta mobil" celetuk bik inah.


Dikamar, Kelvin langsung mendekati dan memeluk Anna yang masih menangis diatas tempat tidur.


"udah gak usah nangis lagi, nanti mata kamu bengkak lho, cantiknya jadi hilang yang ada jadi jelek"


bujuk Kelvin sambil mengusap air mata Anna.


"biarin, hiks.." ketus Anna sambil menepis tangan Kelvin yang sedang mengusap air mata nya.


"nanti aku bakalan cari istri baru kalo kamu nya udah jelek. Aku gak suka istri jelek" ujar Kelvin mencoba menakut nakuti Anna.

__ADS_1


Anna yang mendengar perkataan Kelvin bukannya diam tapi tangisannya malah jadi tambah kencang.


"huaaaa...hiks, hiks hiks...kamu jahat" histeris Anna.


Kelvin hanya terkekeh melihat reaksi Anna, padahal ia cuman bercanda.


"ya Allah, yank...gak usah histeris gitu juga. nanti kedengaran sama tetangga sebelah malu yank"


Anna tidak menghiraukan ucapan Kelvin yang ia pikirkan hanya menangis dan menangis.


"punya bini gini amat. apalagi anak gue nantinya pasti lebih parah. ini aja masih dalam perut udah rewel minta ampun"


keluh Kelvin dalam hatinya.


"yank, udah dong jangan dilanjutin nangisnya lagi. Oke, nanti bakalan aku beliin mobil sesuai keinginan kamu, jadi berhenti nangis nya yaa..." bujuk Kelvin lagi yang sudah pasrah menurut keinginan istrinya itu.


Anna langsung menghentikan tangisannya,


"benaran, kamu gak bohong kan?" tanya Anna memastikan nya.


"iya sayang. kalau perlu besok aku beliin" angguk Kelvin sedikit jengkel sambil tersenyum paksa.


Anna langsung tersenyum senang dan mencium gemas bibir seksi Kelvin.


Kelvin yang mendapatkan ciuman mendadak hanya tersenyum. Saat Anna akan melepaskan ciumannya, Kelvin langsung menahan tengkuk Anna dan memperdalam ciumannya.


...----------------...


Dari tadi hanya sibuk bertengkar adu bacot.


"lama lama gue nikahin tu bocah, hadeeh..." gerutu Gea yang sudah muak melihat pertengkaran gak jelas keduanya.


"woiiii... kalian bisa diam gak sih? muak gue dari tadi dengarin bacotan kalian" teriak Gea sambil berkecak pinggang menatap tajam kearah Vino dan Della.


"dan lo, mendingan balik sana kerumah lo!" tunjuk Gea kearah Vino.


Vino yang ditunjuk terlihat kesal tapi ia masih mendengarkan ucapan Gea dan pergi kerumah nya sambil sesekali menjulurkan lidahnya pada Della.


Della yang tak terima juga membalas nya sambil melemparkan kerikil.


"gue jadi penasaran, kalau mereka menikah dan tinggal seatap apa jadinya? yang ada ribut mulu" batin Gea mulai menerawang.


"dah cepat sana ganti baju lo, nanti kita kemalaman nyampe di rumah Anna" gerutu Gea sedikit kesal, karena waktu nya akan pergi ke Anna jadi terbuang gara gara pertengkaran sahabatnya itu dengan Vino tadi.


"iya iya" lalu Della bergegas pergi kedalam untuk mengganti pakaiannya.


...----------------...

__ADS_1


Tak lama setelah itu, mereka sampai di rumah Anna dan Kelvin.



Mereka langsung menekan bel nya sebanyak tiga kali.


Setelah itu, pintu baru dibuka sama bik Inah.


"eh, non Della sama non Gea toh, saya pikir siapa?"


"silahkan masuk non sekalian, biar saya panggil non Anna nya dulu" kata bik Inah sambil tersenyum hangat pada kedua teman majikan nya itu.


"iya bik" jawab kedua nya sambil melangkahkan kakinya masuk.


"bentar ya non" ucap bik Inah lagi saat sudah melihat Della dan Gea sudah duduk di atas sofa ruangan tamu. Lalu melangkahkan kakinya menaiki tangga untuk memanggil Anna yang sekarang berada di kamar nya.


Saat sudah berada didepan pintu kamar sang majikan, bik Inah langsung mengetok pintu nya.


tok, tok tok...


"non, dibawah ada non della sama non Gea" kata bik inah.


Didalam kamar Anna sedang terlelap dalam pelukan Kelvin langsung terbangun saat mendengar panggilan bik Inah.


"iya bik, tunggu bentar"


Kelvin yang mendengar suara teriakan Anna langsung terbangun.


"kenapa sih yank?" bingung kelvin.


"itu bibi manggil kata nya ada Della sama Gea dibawah" jawab Anna yang sudah keluar dari pelukan Kelvin dan pergi kekamar mandi untuk mencuci mukanya.


Kelvin yang sudah tau melanjutkan tidurnya kembali.


"yank aku kebawah dulu ya" kata Anna yang sudah selesai mencuci mukanya.


Saat tak mendengar jawaban dari kelvin, Anna tak terlalu menghiraukan nya karena ia yakin suaminya itu pasti sudah terlelap lagi.


Lalu ia keluar dari kamar untuk menemui kedua sahabatnya yang sudah menunggu di bawah.


🌷🌷🌷


...🌷Bagi yang suka ceritanya jangan lupa like, komen dan vote ya guys 🙏😁🌷...


Jangan lupa mampir ya ke novel kedua author 😁👇


__ADS_1


Semoga para readers suka ya😊


Salam hangat dari author untuk para readers semua 😘😘


__ADS_2