Ku Tunggu

Ku Tunggu
dilema Sang Ayah


__ADS_3

" Yah," Sahut Boby dengan tubuh gemetar.


" Kenapa Nak?"


" Boby ingin jujur pada Ayah,"


" Ya jujur saja Nak,"


" Begini Ayah, sebenarnya Boby sudah lama dekat dengan seorang wanita. Namanya Vita, ia gadis yang baik Ayah. Namun Boby tahu Ayah pasti tidak setuju. Tapi Boby ada satu permintaan Ayah. Vita ingin sekali mengenal Ayah. Setidaknya sebelum Aku menikahi Lani,bAku sudah mewujudkan keinginan Vita,"


" Nak, maafkan Ayah jika selama ini Ayah telah melukaimu,"


" Iya tidak apa-apa Ayah,"


Tak terasa air mata mengalir di pipi Ayah Boby. Sungguh ia tak menyangka jika Anaknya telah mencintai gadis yang lain. Percakapan pun terhenti sejenak.nLalu Boby melanjutkan percakapan dengan bertanya pada Ayahnya.


" Ayah, apa Ayah baik-baik saja?


""Iya Nak, tolong antarkan Ayah ke kamar, Ayah ingin istirahat dulu ya, mengenai gadis itu yang ingin bertemu dengan Ayah, nanti Ayah pikirkan dulu ya Nak,"


" Iya Ayah,"


Setelah sampai di Kamar,bPak Burhan kembali merenung.bSejujurnya ia tak tega pada Boby, tapi amanat itu harus ditunaikan.


" Maafkan Ayah Nak," Gumam Pak Burhan dalam hati.


Sementara itu dikamar Boby sedikit lega, setidaknya ia sudah jujur pada Ayahnya. Harapan Boby semoga Ayahnya mau bertemu Vita.

__ADS_1


Esoknya Ayah Boby belum juga terlihat keluar pagi ini.


" Ayah kenapa ya tumben belum keluar kamar," Dalam hati Boby bertanya-tanya.


" BI, bi Tina Ayah belum keluar ya?" Tanya Boby pada asisten rumah tangganya.


" Belum Tuan Boby, sepertinya Tuan sedang tidak enak badan,"


" Iya kalau begitu terimakasih infonya Bi,Saya mau cek ke kamar Ayah sekarang,"


" Iya silahkan Tuan,"


ketika membuka pintu kamar, Ayahnya ternyata masih berbaring di kasur,"


" Ayah kenapa, Ayah sakit?,"


" Minum obat ya Ayah, Boby ambil sarapan dulu,"


" Terimakasih ya Nak,"


" Iya Ayah,"


Setelah menyuapi dan memberi obat untuk Ayahnya Boby pun menelepon Vita.


[Vit, Aku sepertinya izin gak masuk lagi ]


[™Kenapa sayang? ]

__ADS_1


[ Ayah lagi demam, Kau naik ojek online aja dulu ya ]


[ Iya Kak, semoga cepat sembuh ya Ayah Kak Boby. Vita ingin kesitu tapi kan belum saatnya ya Kak. Hm,jangan dipikirkan ya Kak omongan Vita barusan ]


[Kakak akan tetap usahakan keinginanmu gadis cantik ]


[ Mulai ya gombalnya ]


[Ayo buruan nanti telat lagi sampai kampus ]


[ Ok siap sayangku ]


Vita pun berangkat naik ojeg online,Vita ingin sekali menjenguk ayah Boby.Tapi mungkin memang harus sabar, biar nanti subur. Ya begitulah petuah Ibunya Vita.


sedangkan dirumah Boby, Boby begitu setia menemani Ayahnya yang sedang kurang fit. Sesekali ia teringat Vita. Namun ia pun mulai memikirkan Lani.vLani juga sepertinya gadis yang amat manis dan baik.vNamun tetap saja hati Boby sudah terpaut pada Vita. Sungguh dilema yang begitu memilukan bagi Boby maupun Pak Burhan.bPak Burhan sebenarnya tidak tega memaksa Anak kesayangannya untuk menikahi wanita yang tidak dicintainya. Pak Burhan memutuskan untuk menyetujui usul Boby yaitu mempertemukan Vita dengan diriNya. Pak Burhan pun memanggil Boby.


" Boby, Boby, sini Nak Ibu Nak,"


" Iya Ayah sebentar"


" Besok kalau teman wanita kamu sudah pulang kampus, ajak kemari ya. Katanya Dia ingin kenal sama Ayah".


" Terima kasih Ayah,"


" Iya sama-sama, Nak"


Ucapan Ayahnya barusan adalah yang dinantikannya bersama Vita. Boby langsung mengabari gadis pujaannya.

__ADS_1


__ADS_2