Ku Tunggu

Ku Tunggu
pertemuan yang diimpikan


__ADS_3

"hm, wanginya sungguh menggugah selera," Komentar Boby langsung membuat Vita tersenyum merekah.


Bansus buatan Vita memang sangat enak.


" Terimakasih Kak,"


" Ibu mana?"anya Boby menanyakan Ibunda Vita.


" Ibu sudah tidur dari tadi, mau dibangunkan kasihan. Jadi aku urungkan niat itu,"


" Iya kasihan biar Ibu istirahat,"


" Terus, bagaimana kabar Ayahmu Kak?" Tanya Vita.


"Alhamdulillah agak mendingan Vit,bOh iya Aku sudah cerita sesuatu sama Ayah Aku lho,"


" Oh


iya cerita apa Kak?"


"Aku sudah jujur tentang hubungan kita, rencananya besok Aku akan jemput kamu untuk menemui Ayah,"


" Be, betul Kak?


Kakak sedang tidak bercanda 'kan?"


" Tidaklah, ya sudah karena sudah malam sebaiknya kamu istirahat. Tidur ya,"


"Alhamdulillah ya Kak, keinginan Vita terkabul sebentar lagi. Terimakasih ya Kak,"


" Iya sayang, Kakak pamit ya Vit,"


" Iya Kak, mumpung belum larut malam, kalau larut malam jalanan makin sepi ya sayang,"


" Senyum kamu itu yang bikin kangen,"


" Ah, Kakak bisa aja," Sambil tersipu malu Vita berkata.


Boby pun masuk ke dalam mobil, begitu pun Vita bergegas masuk ke dalam rumahnya.


" Rasanya seperti mimpi," Dalam hati Vita berkata.


Sebelum tidur Vita pun berdo'a agar pertemuan besok Dengan Ayahnya Bobi dilancarkan.


Sedangkan Lani dan Ibunya baru selesai berbelanja, di depan Mall nampak Boby melewati Mall tersebut.

__ADS_1


" Lan, barusan Mama lihat mobil Boby, kamu lihat tidak?,"


Iya Ma, mungkin Kak Boby tidak melihat kita Mah,"


" Ayo kita pulang, pesan taxi online aja ya Nak,"


" Iya Mah,"


Sesaat setelah taxi online datang, Vita dan ibunya langsung masuk ke dalam taxi.


Sementara Boby pun baru sampai rumah.


" Kamu sekarang pasti senang Vit, semoga kamu bisa mengambil hati Ayah, meski tak akan mungkin mengubah keputusan Ayah," Sambil menitikkan air mata Boby berkata dalam hati.


Esoknya pagi-pagi buta Vita bangun, ia sangat antusias dan sedang memikirkan menu apa untuk dibawa ke rumah Boby. Spesial masakannya sendiri. Vita teringat jika Ayah Boby itu sangat suka dengan opor Ayam, itu karena Boby sering membelikan opor ayam buatan ibu dari sahabatnya Vikri. Vita pun berangkat menuju pasar ketika pagi harinya tepatnya pukul 06.00 wib, setelah sebelumnya pamit dulu pada Ibundanya. Setelah membeli semua keperluan untuk memasak Vita pun langsung menuju rumahnya.


"Vita kamu mau masak apa Nak?" Tanya Ibunya Vita.


" Oh ini Mah, Opor Ayam. Kata Kak Boby Ayahnya sangat suka opor Ayam,"


" Ya sudah, Mama mau mencuci baju dulu,bkamu lanjutkan masaknya ya. Semangat sayang,"


" Iya Mah,"


[Assalamualaikum, Kak Boby ada apa?]


[ Wa'alaikumussalam, bangun sayang, Ingat hari ini adalah hari spesial kita. Aku akan kenalkan kamu pada Ayahku ]


[ Iya Sayang, mau jemput jam berapa?]


[ Jam sepuluh ya beib ]


[ Ok siplah kalau begitu sayangku ]


Setelah selesai memasak, Vita langsung mandi dan dandan.


Aku harus tampil serapi dan sebaik mungkin, ah rasanya gimana gitu mau ketemu camer itu," Berkata Vita dalam hati. Vita menyangka, ini adalah awal dirinya diterima sebagai calon istri Boby.


Suara motor pun terdengar dan suara itu sudah tak asing lagi bagi Vita. Benar saja itu suara motor Boby.


Sungguh Boby terpana melihat penampilan Vita yang nampak tambah anggun dan cantik saja.


"Kak, Kakak koq bengong sih, Kak Boby,"


" Oh iya Vit, maaf habisnya kamu csntik sekali hari ini,"

__ADS_1


"Kakak bisa aja,"


" Yuk kita berangkat,"


" Iya sayang, Aku izin pamit dulu ke Mama ya,"


" Oh iya, Aku juga mau izin dulu,"


"Yuk masuk Kak,Ma, Mama ada Kak Boby,"


" Iya Nak. Eh Nak Boby apa kabar?"


" Alhamdulillah baik, Boby minta izin ajak Vita kerumah, jenguk Ayah lagi kurang enak badan Ayah, gimana Tante boleh tidak?"


" Tentu saja boleh Nak Boby, hati-hati ya Vit, Nak Boby. Salam untuk Ayah Nak Boby ya,"


" Iya terimakasih Tante,


"Assalammu'alaikum,"


"'alaikumussalam...,"


Setelah itu Vita dan Boby menuju ke teras rumah.


" Bawa apa sayang? Tanya Boby pada Vita.


"ada deh, ntar di sana juga tahu,"


" Ok deh kalau begitu,hati- hati pegangan ya Say,"


" Iya Kak Boby,"


Beberapa menit kemudian, Boby sampai di rumahnya..


"Sayang, Aku deg-degan nih,"


" Sudah ayo masuk, Ayah sudah menunggu kita,"


Nampaknya Pak Burhan sudah menanti di ruang tamu.


"a


Asssalamualaikum...Om,"sambil berjalan dengan gugupnya Vita mengucapkan salam.


"Wa'alaikumussalam,mari masuk Vit,"jawab Pak Burhan.

__ADS_1


__ADS_2