
Ketika Boby melihat foto-fotonya bersama Vita, Vita dirumahnya sedang merencanakan untuk esok hari. Ia begitu penasaran dengan sosok wanita yang jadi calon tunangannya. Vita pun mengirim pesan singkat kepada kekasihnya untuk tidak menjemputnya hari ini, padahal ia berniat akan membawa motor sendiri ke kampus. Vita sengaja berangkat ke kampus lebih pagi dari biasanya. Sesampainya di kampus ternyata Boby belum juga datang dan hal ini membuat dirinya lega karena Boby tidak mengetahui jika dirinya membawa kendaraan.
"Sayang, kamu sudah sampai duluan?"
"iya barusan Kak, Kakak dari tadi?"
"Sama koq barusan juga, Vit hari ini Kakak tidak bisa antar kamu pulang lagi ya,"
" Iya tidak apa-apa Koq,"
" Terimakasih pengertiannya ya,"
"Ok, Aku masuk dulu ya Kak,"
"Ok,"
Setelah pulang dari kampus, dengan sigap Vita membuntuti Boby tanpa sepengetahuan Boby. Vita harap ia mendapatkan petunjuk siapa gadis itu sebenarnya. Ternyata Boby sedikit curiga ia merasa ada yang membuntutinya.
Vita pun menyadari sepertinya Boby mulai curiga.
Sayangnya ketika Vita memperlambat kecepatan motornya Boby sudah berlalu tanpa ia sadari. Vita bingung dan memutuskan untuk beristirahat sejenak. agak sulit juga ya untuk jadi detektif. Misi hari ini gagal tapi besok ia yakin harus makin semangat. Boby bertanya- tanya dalam hatinya seperti ada yang mengikutinya. Tapi untuk apa pikirnya. Boby pun melanjutkan perjalanan untuk membeli kue bolu untuk teman ngopi nanti malam di rumah Lani. Sementara itu, Vita mampir ke sebuah rumah makan. Ia makan siang disitu sendirian. Untuk menghilangkan rasa jenuh Vita pun menghubungi Lani.
[Assalamualaikum, Lan lagi apa?"
[ wa'alaikumussalam Vit, biasa Aku lagi di rumah lagi menjahit pakaian untuk nanti malam]
__ADS_1
[ Nanti malam ada acara apa Lan?]
[Ini Vit, bahas tentang rencana tunangan aku Vit]
[ Alhamdulillah semoga dilancarkan ya\]
[ Iya terima kasih Vit]
[ sama-sama Lan]
akhirnya Vita pun menelepon Sarah, ia meminta Sarah menemaninya. Setelah dihubungi Sarah pun langsung menuju ke arah dimana Vita berada.
" Vit, Maap ya jadi menunggu lama, soalnya tadi Aku lagi belajar bikin kue. Kamu telepon itu tinggal sebentar lagi mau matang jadi ya Aku tunggu matangnya merata,"
" Hebat ya kamu multi talenta,"
"Hm,"
" Kenapa Vit, apa yang terjadi antara kamu dengan Boby?"
" Aku capek Sarah, Aku dilema. Setelah Aku tahu kak Boby dijodohkan dengan gadis lain, hatiku menjadi tak tenang. ingin sekali Aku menjauh dari Kak Boby tapi tetap saja tidak bisa," sambil memeluk Sarah, Vita meluapkan segala apa yang ada dihatinya.
Dering ponsel terdengar di saku Sarah.
"Bentar ya Vit, ada telepon. Aku mau jawab dulu.
__ADS_1
[ Assalamualaikum, Maap dengan siap ya? Ada yang bisa Saya bantu?]
[ Wa'alaikumussalam, kamu Sarah kan temannya Lani dan Vita?]
[Iya betul, Kamu siapa?]
[ Anton teman sekelas kamu, Lani dan Vita]
[ Oh iya apa kabar Anton?
kemana saja kamu?]
[ Aku bekerja ke luar kota dan sekarang lagi liburan di Jakarta, Vita dan Lani bagaimana kabarnya?]
[ Alhamdulillah baik, Lani sebentar lagi mau tunangan]
[ Alhamdulillah, salam ya untuk mereka]
[ eits Anton, Vita lagi sama Aku entar ya]
[ Assalamualaikum Anton apa kabar?]
[ wa'alaikumussalam, baik sayangku Vita]
[ Apaan sih kamu]
__ADS_1
[ Iya sayang Aku masih mencintaimu]