Ku Tunggu

Ku Tunggu
Vita dan Sarah ke rumah Lani


__ADS_3

Sesampainya di rumah Lani, Vita dan Sarah pun langsung mengetuk pintu dan memberi salam.


" Assalamualaikum," Ucap Lani dan Vita bersamaan.


Ketika mendengar ada suara yang mengucapkan salam, Lani pun langsung membuka pintu dan menjawab salam tersebut.


" Wa'alaikumussalam, Vita, Sarah mari masuk, terimakasih ya sudah datang kemari, terimakasih banyak ya kadonya, bentar ya aku siapkan minum. Bu ada Vita sama Sarah,"


" Iya Nak, Nak Sarah sama Nak Vita terimakasih banyak ya kedatangannya,"


" Iya sama -sama Tante, "ucap kedua sahabat Lani tersebut.


" Vita, Kak Vika masih bisnis WEDDING ORGANIZER Kan ya?


" Iya Lan, ada apa? apa sebentar lagi hubungan kamu mau diresmikan dengan lelaki pilihan kedua orangtuamu,"


" Iya Vit, selamat ya Aku ikut senang,"


" Terima kasih ya, Vit,"


" Aku do'akan semoga kalian bahagia, oh iya kapan mau mengenalkan ke kita calon suamimu itu?"


Sarah terkejut mendengarnya, apakah hari ini saatnya Vita mengetahui bahwa kekasihnya adalah pria yang dimaksud oleh Lani. Rasanya badan Sarah tiba-tiba lemas sekali, tak tega rasanya harus melihat Vita kecewa.


" Sarah, kenapa kamu koq seperti yang kebingungan?" Tanya Lani pada Sarah yang sejak tadi seperti menyembunyikan sesuatu.

__ADS_1


" Tidak Lan, Aku sedikit pusing,"


kilah Sarah pada Lani.


" Oh kalau begitu kamu istirahat dulu Sarah di kamarku,"


" Iya terimakasih Lan,"


"bNanti Aku kenalkan pada saat acarq pertunangan,"


" Ok, semoga dilancarkan ya acaranya nanti,"


" Iya Vit, terima kasih,"


Di kamar Lani, Sarah semakin penasaran apakah sudah tahu atau belum jika Lani Sarah adalah sahabat baik. Sarah pun akhirnya memutuskan bertanya kepada Boby melalui pesan singkat.


[ Wa'alaikumussalam, Sarah, Aku sedang ada di rumah. Ada apa ya Sarah?]


pertanyaan dari Boby langsung Vita dengan mengirimkan sebuah foto yang diambil tadi siang di Cafe pada saat acara surprise party untuk Lani berlangsung.


Boby seketika itu pula langsung terperangah diam seribu bahasa.


[ Boby kamu sudah lihat kan fotonya? apa maksudnya itu Bob?]


[ Baiklah Sar, akan Aku jelaskan. Begini, Aku dijodohkan oleh Ayahku dengan anak temannya. Dari dulu rencana itu dan itu atas permintaan Ibuku sebelum ia wafat, Sar]

__ADS_1


[ Baiklah Bob, Aku minta maaf ya jika Aku sedikit salah faham. Kalau begitu sekarang Aku mengerti. Pasti ini sulit bagimu ya dan kamu pasti juga sedang dilema. Tapi mau sampai kapan kamu menutupi ini semua dari Vita?" Semakin lama akan semakin menyakitkan baginya Bob. Apalagi wanita yang akan menikah dengan kekasihnya itu adalah sahabatnya sendiri.]


[ Terimakasih Sar, kamu sudah mengerti posisiku. Aku sedang mencari waktu yang tepat untuk berbicara dari hati ke hati bersama Vita]


[iya Bob, usahakan sebelum acara pertunangan kamu dan Lani ya,"


[Iya Sar, terimakasih banyak ya Sar]


[Ok]


Setelah Sarah selesai mengirim pesan pada Boby, Sarah mengajak Vita pamit pulang, karena waktu sebentar lagi menjelang Maghrib.


" Lan, kami pamit pulang dulu ya,"ucap Vita kepada Lani.


" Om, Tante kami pamit pulang dulu,"


" Iya terimakasih ya Nak Vita dan Nak Lani sudah menyempatkan berkunjung ke rumah kami. Semoga persahabatan ini selalu terjaga ya,"


" Aamiin," ucap Lani, Vita dan juga Sarah.


" Hati-hati ya Vita, Sarah, terimakasih banyak ya,"


" Iya sama-sama terimakasih Lani, assalamualaikum,"


" Wa'alaikumussalam,"

__ADS_1


Mereka pun segera berlalu menuju rumah masing-masing. Sementara itu di rumah Boby kembali memikirkan waktu yang tepat agar bisa menjelaskan kepada Vita


__ADS_2