Ku Tunggu

Ku Tunggu
Bobi menghibur Vita


__ADS_3

Pak Burhan sangat senang karena telah diberi Opor ayam yang nikmat oleh Vita. Pak Burhan pun ingin sekali menawarkan bisnis untuk Vita.


" Bob, tolong sampaikan ucapan terima kasih ya dari Ayah untuk Vita,"


" Iya Ayah nanti Boby sampaikan ke Vita ya,"


" Ayah ingin menawarkan bisnis kepada Vita,"


" Bisnis apa Ayah?


" Bisnis kuliner,"


" Ya itu pun jika Vita mau Yah,"


" Apa kau sudah memberitahu pada Vita?"


" Iya Ayah,"


" Maafkan Ayah ya Nak,"


" Sudahlah Ayah, Vita juga sangat mengerti akan posisiku,"


" Iya Nak, nanti malam Ayah mau ke rumah Pak Toni. Ayah mau membahas rencana pertunangan kamu dengan Lani. Kamu ikut ya Nak,"


" Iya Ayah,"


Terdengar dering ponsel di saku Boby, ternyata Sarah mengirimkan pesan singkat kepada Boby.


[ Assalamualaikum, Bob gimana kamu sudah jujur kan ke Vita? ]


[ Iya Sarah, terimakasih ya sarannya ]


[ Iya Bob, sama-sama. Terus kamu sudah jujur belum pada Vita siapa wanita yang dijodohkan dengan kamu? ]


[ Belum Aku takut Vita langsung shock mendengar jika wanita itu adalah Lani sahabatnya sendiri ]


[ Iya Bob, Tapi jangan terlalu lama. Semua itu harus tahu dari mulutmu sendiri ya]


[Ok Aku mau hubungi Vita dulu ya cek keadaannya ]

__ADS_1


[ Ok ]


Bobi pun segera menelepon Vita


[Sayang, kamu baik-baik saja kan?]


[Iya Kak, Vita mau istirahat dulu ya]


[ iya Vit, nanti sore kalau jadi Kakak mampir ya setelah beli kue untuk Ayah]


[ Iya sayang ]


Vita kembali menangis entah sampai kapan kebersamaan ini akan dirasakannya. Vita pun kembali penasaran siapa gadis yang amat beruntung yang dijodohkan dengan kekasihnya itu. Rasanya Vita ingin curhat kepada Lani. semoga Lani punya waktu untuknya.


[ Assalamualaikum Lan kamu lagi apa?]


[ Wa'alaikumussalam, Aku sedang nonton tv kenapa Vit? kamu seperti orang yang sedang menangis? ]


[ Iya Lan, makanya aku ingin sekali curhat padamu ]


[ Iya Vit, kalau begitu aku ke rumah kau ya ]


[ Tidak Vit, tenang aja. lagian aku kan sudh lama tidak ke rumah kamu ]


[ Oh iya ya Lan, nanti malam Aku tunggu ya]


[ Ok Vit]


" Bu, Lani mau izin main ke rumah Vita ya sebentar,"


" Iya Nak, hati- hati ya,"


" Baik Ibu terimakasih,"


" Iya Nak,"


Bobi yang tadi disuruh Ayahnya untuk beli kue langsung berangkat menuju ke rumah Vita untuk mengecek kondisi Vita.


" Assalamualaikum, Vit gimana kamu sekarang sudah agak baikan?"

__ADS_1


" Wa'alaikumussalam, iya Kak"


" Sudah makan belum?"


" Belum Kak, lagi tidak ***** makan,"


" Kakak suapin ya,"


" Baiklah Kak, sebentar aku ambilkan ya nasinya,"


Setelah membawa nasi dan masakannya, Bobi pun terkejut ketika melihat apa saja yang dibawa oleh Vita.


" Banyak banget sayang,"


" kita makan berdua Kak,"


" Baiklah sayang,"


Terdengar suara ponsel Vita diatas nakas.


Vita pun segera mengambil ponselnya. dan menjawab panggilan telepon tersebut.


[ Assalamualaikum, Lan mau datang jam berapa?]


[ Wa'alaikumussalam, pulang dari belanja aku mampir kerumah kamu]


"[ Oh iya Lan hati-hati ya]


"[ Ok ]


Bobi pun merasa ada yang aneh dengan Vita. Mungkinkah Vita ada janji dengan seseorang apakah dia itu Lani? pikirnya dalam hati.


" Maaf ya sayang, tadi sahabat Aku yang bernama Lani ngabarin mau kesini,"


Sambil tersedak karena kaget, Bobi meminta tolong untuk mengambilkan air minum.


" Sayang, maafkan Aku ya,"


" Iya tidak apa-apa, sahabat kamu mau kemari ya,"

__ADS_1


" Iya sebentar lagi Kak,"


__ADS_2