Ku Tunggu

Ku Tunggu
Lani menjenguk Pak Burhan


__ADS_3

Ketika Boby hendak menelepon Vita, terdengar suara orang memberi salam. Ternyata yang datang adalah Lani. Boby segera membukakan pintu untuk Lani dan Ibunda tercinta Lani.


" Assalamu'alaikum, Kak Boby


" Wa'alaikumussalam, mari masuk Tante, Lani,"


'' Iya terimakasih ya Nak Boby,'


Setelah masuk ke dalam rumah Boby, Boby pun mempersilahkan Lani dan Ibundanya untuk duduk.


"Mari saya antar ke kamar Ayah," Ucap Boby pada Lani dan ibunda Lani.


" Assalamualaikum Pak Burhan,vmaaf kami baru menjenguk," Ucap Ibunda Lani.


" Tidak apa-apa, terimakasih sudah menjenguk,"


" Iya sama-sama, semoga cepat sembuh Om," Sahut Lani.


" Iya Nak Lani,"


" Oh iya Om Lani bawakan makanan, sebentar Lani ambilkan di meja ruang tamu,"


" Iya Nak,"


" Ini Om martabak favorit Om,"


" Om jadi merepotkan ya Lan,"


" Ah sama sekali tidak koq Om,"


Pak Burhan sangat senang Lani merawatnya ia pun tak akan mengubah keputusannya meminang Lani untuk buah hatinya Boby.


" Boby sangat beruntung punya calon istri sepertiMu Nak," Ungkap Pak Burhan kepada Lani.


" Om bisa aja," Sahut Lani.


" Pak Burhan maaf kami pamit pulang ya, soalnya takut kemalaman," Ucap Ibunda Lani.

__ADS_1


" Oh iya terimakasih biar kalian diantar Boby pulangnya ya,"


" Iya terimakasih Om,"


" Terima kasih Tante, Lani, sudah menjenguk Ayah," Ucap Boby.


" Iya Bob, kami pamit ya,"


" Mari Bobi antar,"


" Tidak usah temani Ayahmu saja, kebetulan kami mau ke Mall dulu sebentar," Ujar Ibu Lani.


" Iya kalau gitu hati-hati ya Tante, Lani,"


" Iya terimakasih ya Kak Boby,"


Tiba -tiba Bobi bertanya kepada Ibunya Lani.


" Ke Mall naik apa Tan?


"Naik ojeg online,"


" Ya sudah kalau begitu,Ayo Lan kita berangkat,"


" Iya Mah,"


Ketika di dalam mobil, sebenarnya Boby ingin sekali menceritakan tentang apa yang terjadi saat ini. Namun sekarang ini sepertinya begitu rumit. Ayahnya pasti tidak mengizinkannya. Sungguh mungkin tak ada lagi harapan Boby yang amat besar untuk bersama gadis pujaan hatinya yaitu Vita.


Sesampainya di Mall, Boby langsung parkirkan mobilnya.


"Terimakasih ya Bob," Ucap Ibunda Lani.


" Iya Tante, pulangnya saya antarkan ya," Sambil tersenyum Boby menawarkan diri untuk mengantar pulang Lani dan Ibunya.


" Tidak usah, terima kasih takutnya kami pulang agak malam,"


Dering ponsel di saku Boby terdengar kencang , sesaat setelah Lani dan Ibundanya masuk pusat perbelanjaan.

__ADS_1


" Assalamualaikum, sayang lagi apa?" Tanya Vita dengan penuh manja.


" Wa'alaikumussalam sayangku,aku lagi di Mall tempat biasa kamu belanja,"


" Oh, tidak ngajakin Aku nih tumben," Sambil memasang wajah juteknya Vita sejenak terdiam.


" Oh itu Aku antar teman Ayah yang menjenguk, di suruh Ayah itu juga. Kalau Aku ke Mall sendirian pasti ajak gadis pujaan hatiku yang sedang marah ini,"


" Hehe, iya deh tidak marah lagi,


Aku cuma takut kamu lagi asyik sama cewek lain,"


" Hm, jadi tidak percaya nih, ngomong-ngomong Aku ke rumah kamu ya sekarang boleh tidak?"


" Serius Kak?"


" Iya sebentar sayang,"


" Iya ditunggu sekarang juga,"


" Haha,semangat banget sih,"


" Iya dong Kak,"


Sambil menunggu Boby datang, Vita pun membuatkan bansus minuman favorit Boby


Setelah terdengar suara Mobil, Vita pun menuju keluar rumah. Disambut dengan senyuman yang merekah, membuat Boby semakin jatuh hati pada Vita.


" Assalamualaikum gadisku,"


" Wa'alaikumussalam sayang,"


"Kakak bawakan bakso, tadi perut nagih. Jadi Kakak makan dulu disana,"


" Oh iya terima kasih ya Kak, Aku masuk dulu ya. Mau ambil minum,"


" Iya Vit,"

__ADS_1


Setelah Vita membawakan bansus, Mereka pun berbincang-bincang.


__ADS_2