Ku Tunggu

Ku Tunggu
Vita Terpaksa Berbohong Pada Sarah


__ADS_3

Vita tak menyangka jika ia melihat kekasih Sarah sedang bermesraan, bergandengan tangan dengan wanita lain. Vita pun langsung menghampiri kekasih Sarah dan wanita itu.


"Assalamu'alaikum," ucap Vita.


"Wa'alaikumussalam, Vit kamu lagi sama siapa?" tanya kekasih Sarah.


"Sama siapa lagi, sama sahabat Saya," jawab Vita.


"Sayang, siapa dia?" tanya wanita yang sedang bersama kekasih Sarah.


"Dia sahabatku," jawab kekasih Sarah.


"Vit, bisa bicara sebentar," ucap kekasih Sarah.


"Oke," jawab Vita.


"Sayang, tunggu sebentar ya. Ada yang ingin Kau bicarakan penting dengan Vita. Ya mumpung ketemu di sini," ucap kekasih Sarah pada wanita yang tengah bersamanya.


"Oke sayang," jawab wanita tersebut.


Kekasih Sarah langsung mengajak Vita mengobrol.


"Aku mohon kamu jangan ceritakan ya pada Sarah," pinta Kekasih Sarah pada Vita.


"Jadi ini yang kamu lakukan dibelakang Sarah, tega kamu ya. Aku berpikir selama ini jika Sarah begitu beruntung mendapatkan kekasih seperti dirimu yang setia. Tapi nyatanya, kamu sama saja. Aku tidak akan biarkan, Aku pasti bilang pada Sarah saat ini juga," ucap Vita.


"Ingat Vit, Aku juga tidak akan tinggal diam. Aku akan ceritakan kepada Lani tentang hubunganmu dengan Bobi," ancam kekasih Sarah.


"Oh, pintar sekali ya kamu," sahut Vita.


"Oh iya dong, gimana deal untuk saling menjaga rahasia kita?" tanya Kekasih Sarah.


"Aku sangat, sangat tidak suka. Ini menyebalkan. Tapi sayangnya Aku tidak punya pilihan lain, oke deal," ucap Vita.


"Gitu dong, thanks ya," ucap kekasih Sarah.


Vita mengepalkan tangannya, ia menahan rasa kesalnya. Begitu gregetan dan dongkolnya ia melihat sikap kekasih sahabatnya itu. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa.


Kekasih Sarah pun menghampiri selingkuhannya itu, dan ia pun memilih untuk beranjak dari Mall untuk pindah mencari tempat lain. Karena ia tahu jika di dalam Mall ada Sarah.


Sarah yang baru saja keluar dari toilet pun langsung mencari Vita.


"Di mana ya Vita, ya sudah Aku telepon saja," gumam Sarah dalam hati.


[Assalamu'alaikum, Vit aku di mana?]


[Wa'alaikumussalam, iya Sarah Aku masih di luar]

__ADS_1


[Oke Aku ke sana ya sekarang]


[Oke Sarah]


Sarah pun keluar Mall, ia menghampiri Vita. Namun Vita terlihat aneh, sungguh wajahnya terlihat begitu panik.


"Vit, kamu kenapa?"tanya Sarah.


Vita begitu tersentak, mendengar pertanyaan dari Sarah. Ia sungguh tak tahu haru s berkata apa.


"Maaf Sarah, Aku rasa Aku lagi kurang enak badan nih," ucap Vita berusaha menyembunyikan kenyataan yang baru saja ia lihat dan ia ketahui.


"Oke Aku antar pulang saja ya," ucap Sarah.


"Tapi kita harus ke Cafe lagi, kasihan Lani dan juga Kak Vika," ucap Vita.


"Sudahlah itu urusan Aku, yang penting kesehatan kamu Vit," ucap Sarah.


"Tidak Sarah, Aku takut malah menimbulkan kecurigaan pada Lani kalau Aku menghindari Kak Bobi," ucap Vita.


"Iya juga ya, ah jadi serba salah, oke kita ke Cafe sekarang," ajak Sarah.


"Iya Sarah terima kasih ya,".


Mereka berdua pun kembali menyetop kendaraan umum yang menuju ke arah Cafe di mana Lani sedang berdiskusi dengan Vika.


Tidak lama kemudian, angkutan umum yang mengantar Vita dan Sarah pun tiba di depan Cafe. Bobi yang melihat Vita dan Sarah, langsung ingin segera menghampiri, namun pada saat itu juga, Bobi teringat jika Lani ada di dalam Cafe. Bobi pun mengurungkan niatnya untuk menghampiri Vita dan juga Sarah.


Sementara Bobi masih ada di luar, Lani pun mencoba cari tahu tentang kekasih Vita pada Kakaknya.


"Oh iya Kak, dulu setelah sama Anton Vita juga menjalin hubungan kembali kan Kak dengan seseorang. Soalnya Vita bilang kalau dia baru saja putus. Kak Vika tahu tidak orangnya?" tanya Lani yang seketika membuat Vika tersentak dan membuat Vika tersedak.


"Maaf Kak Vika, ini minum dulu Kak," ucap Lani sambil memberikan segelas air putih pada Vika.


Setelah Vika minum, Vika pun berusaha untuk tenang agar Lani tidak curiga.


"Tidak apa-apa Lan, terima kasih ya sudah kasih Kakak minum. Oh iya Kakak juga kurang tahu akan hal itu, soalnya akhir-akhir ini Vita tertutup sama Kakak. Mungkin dia pikir jika Kakak sibuk jadi dia tidak mau merepotkan Kakak," ucap Vika.


"Iya ya Kak," sahut Lani.


"Ayo dimakan lagi Lan, sambil menunggu Bobi, Vita dan juga Sarah," sambung Vika.


"Iya Kak,".


"Kak Bobi, Sarah mau minta maaf ya soal kemarin. Ya, setelah tahu penjelasan dari Vita Sarah merasa salah faham jadinya," ucap Sarah dengan nada yang lembut.


"Iya santai Sarah, wajar Kok," ucap Bobi.

__ADS_1


Vita melihat Lani menoleh kearah luar, Vita pun bergegas memberitahu Bobi dan Sarah. Sarah dan Vita pun segera masuk ke dalam Cafe.


"Assalamu'alaikum," ucap Sarah dan Vita.


"Wa'alaikumussalam. Ayo makan dulu Vit,Sarah," ajak Lani.


"Iya terima kasih Lan, permisi Aku mau ke toilet dulu ya," ucap Vita.


"Iya silahkan Vita," ucap Lani.


Bobi yang belakangan masuk mendengar ucapan Vita, ia pun mengikuti Vita ke toilet dari arah yang berbeda.


Saat Vita berjalan menuju ke toilet, Bobi pun memanggil Vita.


"Vita," panggil Bobi pada gadis yang amat dicintainya.


Vita pun menoleh kearah suara yang memanggil dirinya.


"Kak Aku mohon, Aku takut Lani melihat kita," pinta Vita.


"Iya Vit, Aku hanya ingin tanya, Apakah Kamu merindukanku Vit?" tanya Bobi.


"Aku rasa Kakak sudah tahu jawabannya, tanpa Aku bilang pun Kak," jawab Vita.


"Aku merindukanmu, sangat merindukanmu Vit," ucap Bobi.


"Aku ke toilet dulu ya Kak," ucap Vita yang tengah berurai air mata.


"Iya Vit," sahut Bobi.


Bobi pun segera melangkahkan kakinya, menuju ke arah Lani. Lani semakin bingung, sepertinya melihat Vita dan Sarah tetap ada yang aneh namun Lani merasa kesulitan untuk mencari tahu.


Vita yang baru saja keluar dari toilet langsung mengirimkan pesan singkat pada Vika.


[Assalamu'alaikum, Kak sudah selesai belum diskusinya? Kalau sudah pulang yuk Kak]


[Wa'alaikumussalam, iya sudah Dik. Baiklah, Kakak mau izin pamit pulang dulu ya pada Lani]


[Iya terima kasih ya Kak]


[oke sip]


"Lan, kayaknya Kak Vika mau pamit pulang ya. Ibu takut menunggu di rumah," ucap Vika.


"Oke kalau begitu Lani ucapkan terima kasih banyak ya Kak, sudah mau diskusi malam ini," ucap Lani.


"Iya santai Lan, kayak ke siapa aja deh kamu," sahut Vika

__ADS_1


__ADS_2