Ku Tunggu

Ku Tunggu
pertanyaan Lani membuat Boby sedikit kesal


__ADS_3

" Sabar ya Vit, permintaan terakhir sulit sekali ya untuk menolaknya,"


" Iya Lan, aku tidak bisa menyalahkan pacarku. kami saling mencintai,"


" kalau kalian memang berjodoh segala rintangan pasti bisa kalian lalui. kalau begitu aku pamit pulang ya. semangat ya Vit," Lani tak kuasa menahan haru sambil memeluk Vita ia pun meneteskan air mata. Lani tahu betul bagaimana perasaan Vita saat ini. Hal itu pun pernah dirasakannya sewaktu duduk di bangku SMA. Lani harus melepaskan pujaan hatinya untuk wanita lain.


" Hati-hati ya Lan,"


" Iya Vit,"


Vita pun mengantarkan Lani sampai ke Gang. sambil berjalan Kaki, Vita pun menanyakan sesuatu terhadap Lani.


" Oh iya kekasihmu kan tadi katanya mengantar, apa kamu gak minta di jemput?


" Dekat ini koq Vit, lagian aku takut dia lagi sibuk. Oh iya besok kita ada acara ke panti. ikut yuk ajak pacarmu juga,"


" Maaf Vit, Aku belum mau kemana-mana. Rasanya ingin di rumah saj dulu,"


" Ya sudah, Aku pulang dulu ya,"

__ADS_1


" Ok, hati- hati ya,"


" Iya Vit,"


Lani begitu takut jika Boby juga punya kekasih. Jika hal itu terjadi pada Boby ia tak mau menyakiti kekasihnya Boby saat ini. Lani segera menghubungi Boby.


[ Assalamualaikum, Kak kita ketemuan di Mall sekarang bisa kan?]


"[ Wa'alaikumussalam, iya bisa. Kakak lagi ada di rumah. kamu sudah pulang dari rumah teman kamu?]


[ Iya Kak Aku tunggu ya]


Sesampainya di Mall mereka pun berbincang-bincang.


" Pertanyaan apa Lan?"


" Adakah wanita lain Dihati Kakak saat ini? Kakak saat ini apa sudah punya kekasih?"


" Cukup Lan, cukup, harus berapa kali Kakak katakan padamu, Kakak sudah menyetujui perjodohan ini. Jadi untuk apa kamu bahas?"

__ADS_1


" Aku cuma tidak ingin menyakiti wanita lain Kak,"


" Sudah cukup ya Lan. Kakak mohon jangan dibahas lagi. Semenjak Kakak tahu kita dijodohkan saat itu juga Kakak akan berusaha untuk jadi yang terbaik untukmu. Jadi kamu tidak perlu ragu akan hal itu, sudah sore kita pulang saja,"


" Iya Kak maafkan Lani ya,"


" Ok, tolong dengarkan Kakak ya, sekarang kita fokus saja dengan rencana pertunangan kita,"


" Iya Kak,"


" Yuk kita pulang mumpung belum magrib Kakak antar kamu,"


" Baik Kak,"


Boby yakin Vita pasti sudah curhat pada Lani. Makanya Lani semakin yakin jika dirinya memang sudah punya kekasih.


sesampainya di depan rumah Lani. Boby segera pamit pulang. Hati Boby sungguh merasakan dilema yang teramat dalam.


Ia yakin Lani adalah gadis yang baik. Ia tidak mungkin membiarkan wanita lain terluka. Terlebih jika ia tahu wanita itu adalah sahabatnya sendiri. Ini bisa saja menjadi kesempatan baginya untuk memperjuangkan cintanya bersama Vita namun, sekilas teringat permintaan Ibunya, Ia pun mengurungkan niatnya untuk mempertahankan hubungannya bersama Vita. Mungkin Lani memang adalah jodohnya. Lagi pula Lani adalah gadis yang sangat baik, manis dan juga cantik. Namun hingga saat ini, tak sedikitpun rasa cintanya berkurang untuk Vita. Di kamar Boby kembali merenung dan mengingat masa-masa bersama Vita.

__ADS_1


sungguh tak menyangka pertemuan yang manis dan membuat mereka saling jatuh hati bisa menjadi serumit ini. Bagi Boby Vita adalah cinta pertamanya. s


Sebelumnya Boby adalah pria yang sangat pemalu dan Vita mampu mengubahnya menjadi pria yang lebih percaya diri. Boby pun mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan singkat pada Vita


__ADS_2