Ku Tunggu

Ku Tunggu
Permintaan Bobi kepada Vita


__ADS_3

" Sabar Vit, Kakak juga tidak tahu kedepannya bakalan seperti apa


. Tapi Kakak mohon jangan jauhi Kakak karena saat ini kamulah penyemangat Kakak, Vit Kakak mohon sama kamu,"


" Aku bingung Kak, semakin hari aku semakin tersiksa oleh perjodohan itu. Entah sampai kapan Kak,"


" Vit, Kakak juga tidak ingin seperti ini Vit,"


" Ya sudah kalau begitu, Aku ingin istirahat tolong antar Aku ke rumah ya Kak,"


" Baiklah Vit,"


Nampaknya Vita masih sangat mencintai Bobi hingga ia tak tega melihat kekasihnya tersiksa karena harus menjauh darinya.


" Kak, sebentar Aku ingin bicara. Sebelum Kakak menikah Aku akan terus temani Kakak,"


" Terima kasih ya Vit,"


" Iya Kak,"


" Ok yuk kita pulang Kak,"


Bobi merasa lega, setidaknya masih bisa menjalani hari- hari dengan pujaan hatinya. Setelah sampai di rumah Vita, Bobi pun segera pamit dan juga menuju rumahnya agar ia juga bisa beristirahat.


Sejak rencana perjodohan itu, hidupnya penuh dengan dilema. Ditambah sat ini ada sosok Anton yang merasa membuatnya ketakutan. Takut jika Vita akan berpaling dan menjauh darinya. Sedangkan saat ini justru Vita lah yang menjadi penyemangat untuk dirinya.


Bobi pun menyadari jika Lani adalah gadis yang sangat baik dan manis. Tapi hal itu belum mampu meluluhkan hatinya, hal itu dikarenakan rasa cintanya yang begitu dalam terhadap Vita. Sedangkan Vita yang saat ini berada di kamarnya terus memikirkan apa langkah kedepannya yang akan ia tempuh, ia tak mungkin terus menjalani hubungan yang tanpa restu. Suara ketukan pintu kamarnya menyadarinya dar lamunan tentang kisah cintanya bersama Bobi.


" Sebentar,"


" Vit, kamu belum tidur?"


" Iya Kak Vika, sini masuk Kak ada apa?"


" Begini Vit, kira- kira ada job lagi tidak untuk seminggu ke depan. Mungkin kamu dengar ada teman kamu yang mau ada acara gitu, kebetulan lagi ada promo.


" Iya Kak nanti coba Vita cari tahu. Oh iya Kak Minggu depan acara pertunangan Lani dan pria yang dijodohkan oleh orang tuanya, kebetulan Lani juga pernah lho menanyakan sama Vita apakah Kak Vika bisa membantunya,"


" Alhamdulillah coba kamu telepon,"


" Ok Kak,"


Seketika itu pula Vita langsung mengambil ponselnya diatas meja kecil di dekat tempat tidurnya.


[Assalamualaikum, Lan]


[Wa'alaikumussalam Vit iya kenapa?]

__ADS_1


[Begini Lan, kamu sudah ada belum untuk yang mengurus persiapan acara pertunangan kamu?]


[Belum kamu sudah tanya Kak Vika belum?]


[Jadi fix nih kamu pakai jasa Kak Vika dan temannya untuk acara nanti?]


[Iya Vit]


[Terima kasih ya Lan kamu sudah mempercayakan semuanya ke Kak Vika, kebetulan jadwal masih kosong untuk Minggu depan dan ada promo pula. Semoga sesuai dengan harapan ku ya nanti konsepnya]


[Aamiin]


[ Ok thanks ya Lan, sudah dulu ya. Wassalamu'alaikum]


[Wa'alaikumussalam]


" Fix Kak, Lani akan pakai jasa dari Kakak, nanti kita atur jadwal saja apa tunggu kabar selanjutnya saja dari Lani,"


" Alhamdulillah, terima kasih ya Vit,"


" Iya Kak,"


" Vit, tadi Anton kesini ya, sejak kapan kalian mulai dekat lagi,"


Vita terdiam sejenak, sebetulnya ia sedang tidak ingin membahas tentang kisah asmara dia ataupun pria yang tengah mendekatinya kembali. Namun Kak Vika berhak tahu.


" Anton kesini memang ingin kembali lagi bersamaku Kak,"


" Ya masih gitu-gitu saja Kak,malah sekarang Bobi itu dijodohkan oleh kedua orang tuanya.


" Yang sabar ya Dik, kamu berhak memilih yang sesuai dengan hatimu Dik, dan ingat satu hal jangan mempermainkan perasaan Pria ya. Dan saran Kakak jika Bobi memilih perjodohan itu berarti mau tidak mau kamu atau pun bobi harus siap dengan segala konsekuensinya. Dan alangkah lebih baiknya jika mulai sekarang kamu harus menjaga jarak dan mulai membiasakannya diri kalau tidak akan lebih sakit Dik.


" Iya terima kasih Kak, atas perhatiannya.


" Ok kalau begitu selamat beristirahat ya adikku yang manis dan cantik,"


" Iya Kakak juga ya,"


" Iya Dik,"


Vita amat bersyukur memiliki Kakak semata wayang yang amat menyayangi nya. Vita pun mulai mengantuk dan segera tidur agar badannya kembali Vit.


esoknya mereka semua kembali beraktifitas dan sibuk di rumah mereka masing-masing. Anton sepertinya begitu antusias ingin menemani Vita di acara reuni nanti buktinya pagi-pagi ia sudah menelepon Vita.


[Assalamualaikum, Vit nanti sore Aku jemput ya]


[Wa'alaikumussalam, iya terima kasih Anton]

__ADS_1


[Sama-sama Vit]


Anton begitu bahagia saat Vita bersedia berangkat bersamanya. Cinta Anton untuk Vita memang begitu kuat ia harus pergi meninggalkan Vita sementara karena ia ingin membuktikan bahwa dia memang layak untuk Vita. Anton bekerja keras selama ini untuk menikmati hasilnya bersama pujaan hatinya. Vita adalah wanita yang mampu membuat Anton berpaling dari Lani. itu terjadi saat Lani tidak masuk sekolah karena sakit selama dua Minggu, karena Vita yang selalu menyemangati Anton Hinga benih-benih cinta itu tumbuh menjadi sangat kuat hingga saat ini.


" Jadi kamu mau ke acara reuni bareng Anton," tanya Kak Vika ada Vita.


" Iya Kak,"


" Ya sudah kabari saja Bobi kalau kamu berangkat bersama Anton,"


" Iya Kak,"


Vita segera menghubungi Bobi dan memberi tahunya jika ia akan berangkat bersama Anton. Bobi pun mengerti akan hal itu.


Di rumah Lani, Lani sedang memilih gaun yang hendak ia kenakan nanti malam. Ternyata ia merasa gugup menghadiri acara reuni di dampingi Bobi. Sebab ini kali pertama Lani berangkat ke suatu acara. Berbeda dengan Sarah yang sudah ada di lokasi dan nampak sibuk mempersiapkan acara reuni tersebut. Karena ia adalah panitia di acara reuni kali ini. Anton bertindak sebagai Ketua Panitia karena semasa SMA Anton adalah ketua kelas di kelas mereka. Dan untuk reuni kali ini semua biaya sepenuhnya dibiayai oleh Anton. Namun ia tak terjun ke lapangan, karena ia ingin menemani Vita ke salon dan Sarah ditugaskan untuk terjun ke Lapangan.


Sore pun tiba, waktunya Anton menjemput Vita. Vita pun menyambutnya dengan senang hati.


" Assalamualaikum, Vit,"


" Wa'alaikumussalam Anton, Aku belum siap juga kamu sudah jemput,"


" Aku mau ajak kamu ke Salon dan nanti kamu pilih kostum untuk kamu kenakan nanti malam ya,"


" Terima kasih Anton, tapi Aku jadi merepotkan kamu ya,"


" Tidak lah justru Aku akan senang sekali jika kamu bersedia ikut denganku dan tidak menolak,"


" Ok kalau begitu Aku siap- siap dulu ya,"


Anton pun menunggu Vita, tak lama Ibunya Vita pun memberikan segelas teh manis hangat untuk Anton.


" Silahkan diminum Anton selagi hangat tehnya ya" ucap Ibunda Vita.


" Iya terima kasih Bu,"


" kalau begitu Ibu permisi ke dapur lagi ada yang mau Ibu kerjakan,"


" Oh iya silahkan Bu,"


Tidak lama kemudian, Vita pun sudah siap untuk berangkat menuju ke Salon bersama Anton.


" Kamu makin cantik Vita,"


" Gombalan mulai naik volumenya,"


" Haha, bisa saja kamu,"

__ADS_1


" Yuk kita berangkat,"


" Ok siap Nona cantik,"


__ADS_2