Ku Tunggu

Ku Tunggu
Anton berkunjung ke rumah Vita


__ADS_3

Bobi termenung mendengar percakapan Vita dan Anton, Sepertinya Anton mencintai Vita, jika perjodohan itu tidak ada pasti hati Bobi sudah dibakar api cemburu. Namun untuk cemburu saat ini ia merasa kurang mempunyai hak tersebut. Dikarenakan dirinya saja sudah menyetujui perjodohan, ia merasa gengsi ada Vita. Bisa saja Vita membahas soal perjodohan itu.


" Kak, Kak Bobi, kenapa?"


" I iya Vit, Maap ya Kakak lagi mikir sesuatu,"


" Kakak cemburu ya?"


" Cemburu kenapa?"


" Ya Aku di telepon Anton,"


" Ya kalau itu wajar kan, tapi rasanya saat ini Kakak jadi malu Vit untuk cemburu. Benar ucapan kamu waktu itu jika Kakak tidak bisa memperjuangkan cinta kita,"


" Ya harus bagaimana lagi, Aku juga bingung. Tapi Aku senang jika Kakak cemburu. Itu artinya Kakak sayang sama Aku,"


" Vit, rasa sayang Kakak tidak akan pernah berubah meski nanti Kakak sudah menikah dengan yang lain. Jujur sampai detik ini pun hanya kamu yang ada di hati Kakak,"


Tak terasa Vita menitikkan air mata ketika Bobi mengucapkan kata-kata yang baru saja didengarnya.

__ADS_1


" Aku percaya Kak, Aku tak menyangka kisah cinta kita jadi berujung seperti ini. Meski Kakak bukanlah orang pertama yang ku cinta, tapi Kakak lah yang mampu membuat hatiku senyaman ini. Oh iya Kak, Anton mau main ke rumah jadi Aku harus segera pulang,"


" Baiklah, Kakak antar kamu pulang ya,"


" Iya Kak, terima kasih ya,"


Setelah sampai di rumah Vita, Bobi pun pamit pulang. Hatinya tak menentu ia sungguh tak rela jika Vita berdekatan dengan Pria lain. Bobi bertanya-tanya siapa Anton sebenarnya, dan apakah Anto n mencintai Vita. Berbagai pertanyaan tentang Anton berkecamuk di dalam pikirannya. Disaat hubungannya dengan Vita mulai bermasalah muncul sosok yang ditakutkan akan membuat Vita berpaling darinya. Ditemani segelas kopi yang dibuatkan oleh asisten rumah tangganya, Bobi nampaknya terus bertanya-tanya dan ingin mengetahui sosok Anton yang sebenarnya. Ia pun bergegas keluar rumah, ia ingin membuntuti Anton. Bobi pun menunggu disekitar rumah Vita. Nampaknya Anton memang sudah ada di dalam rumah Vita. Terlihat ada mobil berwarna hitam parkir di depan rumah Vita. Api cemburu pun tengah hadir di dalam hatinya, membuat Bobi semakin risau, galau dan gundah gulana campur aduk menjadi satu. Ingin rasanya ia menemui Vita. Namun ia memutuskan untuk menunggu Anton.


Sedangkan di dalam Vita dan Anton nampak berbincang- bincang dan sedikit bernostalgia saat masa SMA.


" Vit, nanti aku jemput kamu ya, di acara reuni nanti Aku ingin kamu yang temani Aku. Tapi maaf, kamu kan sudah punya kekasih,"


" Kekasihmu bagaimana?"


" Kebetulan dia lagi sibuk dan sudah ada janji,"


" Ok kalau begitu nanti aku jemput ya,"


" Iya Anton,"

__ADS_1


" Vit, Aku pamit dulu ya ada urusan yang harus aku selesaikan,"


" Iya Anton, terima kasih ya sudah mampir,"


" Iya Vit,"


Vita pun mengantar Anton keluar rumah.


" Hati- hati ya Anton,"


" Iya terima kasih Vit,"


Setelah Anton mulai berlaku dari rumah Vita dan Vita kembali masuk ke dalam rumahnya, Bobi bergegas membuntuti Anton. Bobi pun menghentikan langkah Anton sejenak. Anton pun keluar dari mobilnya.


" Permisi, siapa Anda?"


" Saya adalah kekasih Vita, "


" Oh kenalkan nama Saya Anton,"

__ADS_1


" Saya Bobi, boleh saya minta waktunya sebentar


__ADS_2