Lelaki Cantik Itu Jodohku

Lelaki Cantik Itu Jodohku
Bab 36 - Sampai Pada Ujungnya


__ADS_3

Mentari pagi di pulau Dewata begitu menyilaukan mata Alisha,jika di jakarta pukul enam pagi masih sedikit gelap namun tidak di sini.


Reza dan Ghai masih terlelap dalam dunia mimpi mereka setelah subuh tadi tangisan Ghai membuat kedua orangtua itu terbangun mendadak.


Ghai yang kehausan menangis cukup kencang,Reza yang melihat Alisha terlihat lelah menggantikannya membuat susu,selepas bayi gembul itu tenang,Reza mengajak Alisha untuk solat subuh berjamaah.


" Mas ! " bangun yuk jam enam nih." Alisha menggoyangkan tubuh Reza pelan.


" Hem ! " Reza hanya berdehem dan kembali memeluk Ghai yang ada disampingnya,pemandangan yang ingin Alisha lihat setiap hari namun itu tak mungkin.


Ghai yang nampak menggeliat membuat Alisha tersenyum,ia selalu berdoa semoga anak ini bisa membuat Reza selalu bahagia begitupun juga bisa merubah Davina menjadi lebih baik.


" Yuk ! " Alisha menggendong Ghai dan meninggalkan Reza yang masih memejamkan mata.Ghai yang tenang dalam gendongan ibu nya itu sesekali mengedipkan mata bulatnya,membuat Alisha terkekeh.


" Kita jalan jalan ke pantai hari ini,Ghai suka ? " Ghai tersenyum lebar.


" Tapi mandi dulu,ibu sudah siapkan air hangat." Alisha mulai meletakkan Ghai di sofa ruang tengah di Vila itu.


Reza yang tersadar bahwa sang anak tak ada dalam dekapannya lagi langsung terbangun,ia duduk dan menoleh kekanan dan kekiri." kemana ? " gumamnya.ia berdiri dan melangkah keluar kamar.


" Kok gak pakai baju ? " Allahuakbar !" mas Reza bikin kaget,jalan gak ada suaranya." omel Alisha.


" Hee ! " Reza tersenyum melihatkan deretan giginya.


" Ghai mau mandi papa,kan mau jalan jalan ke pantai hari ini ! " Ganti deh ? "Ujar Reza.


" Lah,terus mau kemana ? " tanya Alisha.


" Kebun binatang ? " gimana ? " Alisha menimang dengan melihat Ghai yang menendang nendang udara dengan kakinya.


" Oke ! " Ghai setuju." Alisha menggedong Ghai menuju kamar mandi." mas Reza mandi ! " seru Alisha


Reza yang tak mau mendengar omelan istrinya itu karena tak bergegas memilih masuk kamar dan segera membersihkan tubuhnya.


***

__ADS_1


Jalanan yang sedikit berkelok dan menanjak membuat perjalanan itu cukup seru,kiri kanan hamparan sawah menjulang luas membuat mata Ailsha terpana,pulau bali memang selalu terkenal dengan destinasi wisata yang indah dan memanjakan mata.


Butuh sekitar satu jam dari Vila untuk menuju ke kebun binatang yang cukup terkenal di daerah Gianyar itu.kebun binatang yang memiliki beragam satwa di dalam nya selalu menarik perhatian wisatawan.


Ghai yang tenang dengan botol susu di genggamannya,beberapa kali terlihat tertawa ketika Alisha menceritakan apa yang ia lihat di sisi kanan dan kirinya.


" Sayang,biar Ghai aku yang dorong." pinta Reza menurunkan Stroler." Alisha mengangguk dan meletakkan Ghai di dalamnya.


Alisha dan Reza masuk setelah supir mereka mendapatkan Tiket untuk mereka masuk kedalam,setelah di dalam Alisha cukup antusias karena langsung disuguhkan beberapa ekor rusa yang bisa kita beri makan secara langsung.


Semakin dalam,mereka di suguhkan dengan hewan hewan melata serta ikan ikan dengan berbagai ukuran.Alisha yang merasa Ghai bosan akhirnya mengambil dan mengendongnya dengan gendongan yang sudah ia siapkan.


" Kita lihat gajah yuk ! " Tapi naik bus sayang ? " ujar Reza.


" Gak apa apa. " jawab Alisha.


" Maksud mas,Ghai biar mas yang gendong nanti kamu capek,bayi ini gembul." Reza mencubit sayang anaknya itu.


" Ya udah,tapi mas hati hati ya tangan Ghai kadang gak mau diem." Alisha mengomel seperti biasa


Setelah sampai di tempat gajah itu berada,Ghai sangat antusia,bahkan ia terkadang menjerit dan menggoyangkan badannya hingga membuat Reza kuwalahan.sang papa yang takut anak ya terjatuh memeluk Ghai yang justru membutnya menangis.


" Kenapa di peluk gitu mas,gendongan ini gak akan lepas." Maa takut al,Alisha yang,mendengar itu tertawa.


" Makanya belajar dari sekarang,biar terbiasa." Reza tersenyum namun hatinya tidak.


Siang yang cukup terik membuat Alisha menyudahi perjalan mereka hari ini,Ghai yang sudah tertidur dalam gendongam sang papa membuat Alisha mengurungkan niatnya menggantikan Reza karena ia takut Ghai terbangun.


Menjelang sore mereka sampai di Vila,Alisha yang merasa tubuhnya sangat lengket memilih mandi terlebih dahulu bergantian dengan Reza.


***


Malam dengan hiasan bulan purnama membuat syahdu malam mereka,sekaligus menjadi penutup perjalanan keluarga kecil itu di pulau dewata.


Ghai sudah tertidur pulas sejak pukul delapan tadi,sedangkan Reza dan Alisha menyelesaiakan acara berkemas mereka.tiga koper kini sudah berjejer rapi,beserta satu tas besar berisi oleh oleh.

__ADS_1


" Apa semua sudah Al ? " tanya Reza menutup tas khusus milik Ghai.


" Sudah mas,barang ku sudah aku taruh di tas ponsel juga sudah,punya mu udah di charge ? " Reza langsung mencari dimana ponsel nya berada.


" Yah mati ! " Reza menatap ponsel pintarnya gelap,bagai rumah tak berpenghuni.


Alisha yang belum mengantuk memilih untuk keluar kamar dan duduk di kursi dekat kolam renang,dengan pantulan bulan purnama menjadi cahaya nya.


" Kenapa ? " Reza menyusul dan duduk tepat di samping Alisha.


" Bulannya bagus ya mas,gak terasa waktu berjalan cepat." ujar Alisha.


" Apakah setelah prosesnya selesai kamu akan langsung berangkat ? "Reza bertanya.


" Kemungkinan begitu,semua sudah di urus sama kakak." Alisha menundukkan kepalanya,hatinya serasa di remas.


" Hei ! " Reza mengangkat dagu Alisha.ia menatap manik mata itu cukup dalam,sedangkan Alisha pasrah dengan apa yang akan di lakukan Reza.


" Apa mas boleh mencicipi ini ! " mengusap lembut bibir merah itu." Alisha mengangguk.


Reza mulai memajukan tubuhnya,ia pegang pundak Alisha dengan kedua tangannya,wajahnya mulai mendekat dan cup,ciuman lembut itu mendarat di bibir istrinya.Alisha yang tahu jika Reza menunggu balasan akhirnya sedikit membuka mulutnya,tanpa menunggu Reza ******* dan menjelajahi apa yang ada disana.


Hanyut mereka terhanyut namun dalam pengendalian yang sama,ciuman yang mereka lakukan bukan hanya sekedar hasrat namun juga rasa duka yang mendalam.


" Tes "


Satu air mata lolos begitu saja tanpa bisa di bendung,keduanya berderai dalam ciuman yang tak akan bisa mereka gapai kembali dalam kenikmatan sebuah Rumah tangga.Hancur ! sungguh ini pilihan yang sulit untuk mereka,tetapi ini pilhan yang harus mereka ambil untuk menyelamatkan diri mereka dari sebuah kehancuran yang lebih besar.


" Mas sangat mencintaimu ! " Reza menyudahi ciuman itu dan memeluk Alisha nya erat,mereka menangis saling menguatkan untuk bisa menjalani ini dengan baik kedepannya walau tak lagi bersama.


" Maaf mas ! "


...*****************...


" Selamat jalan Cantik,aku tak ingin meminta apapun pada Tuhan,tapi biarkan aku selalu menyebut namamu hingga Tuhan mengembalikan mu hanya untukku.

__ADS_1


__ADS_2