Lelaki Cantik Itu Jodohku

Lelaki Cantik Itu Jodohku
Bab 69 - Calon Ayah


__ADS_3

Vier termangu mendengar perkataan ART setia maminya ini,Alisha nya di rumah sakit dan dia tidak tahu ? suami macam apa pikirnya.tanpa berlama lama,ia langsung menyeret Mar untuk membawanya kerumah sakit.


Mar yang dalam posisi tidak siap hampir menubruk tubuh Vier jika kuda kudanya tidak pakem,bahkan ia sedikit mengumpat karena kelakuan majikannya yang tidak sabaran ini.


Vier melajukan kereta besinya bak pesawat jet,sedangkan Mariani yang ada disampingnya hanya bisa mengucap istighfar terus menerus.


Berharap,anak majikannya ini segera di beri hidayah untuk mengurangi kecepatan laju mobilnya.


.


.


.


# Beberapa jam yang lalu


" Ya ampun bu,susu Azka enggak kebawa,cuma ada botol nya ajah." Anisa menepuk jidatnya,saking senang nya akan berjumpa sang adik setelah merengek tiada henti kepada sang suami,Susu anak nya tertinggal.


" Terus ? " Yah beli bu," Ujar Anisa,sang ibu terkekeh.


" Saking senengnya keluar kandang ya gini," Anisa tertawa renyah.


Alisha yang masuk ke kamar Vania membawakan air putih hangat untuk membuat susu Azka pun menawarkan diri untuk keluar sebentar membeli susu keponakan satu satunya itu.


" Mau kemana Al ? " tanya Ayah wisma,yang melihat Alisha mengeluarkan motor matic yang biasa Mar gunakan untuk keperluannya.


" Mau ke minimarket depan yah,beli susu Azka."


" Habis ? " Alisha menggeleng," Kakak lupa bawa." tuan Wisma hanya tersenyum.


" Ayok,ayah antar ! " Enggak usah yah,deket kok." Ujar Alisha.


Namun entah kenapa tuan Wisma ingin sekali mengantar Alisha,karena tak ingin membuat Ayah Wisma kecewa akhirnya Alisha mengiyakan tawarannya.


" Ayah tunggu di luar sini ya sambil duduk ! " Iya yah,Al sebentar kok.


" eh,berita tentang desainer banci itu tiba tiba ilang lo gak bisa di akses." iya tadi aku juga coba buka gak bisa.


" Alisha yang mendengar celoteh para wanita wanita setengah tua itu mencoba meredam dirinya agar tetap tenang.


" Kalo gue sih yakin,beritanya yang pake pelet itu bener,cantik sih perempuannya,pake hijab lagi tapi kok mau sama desainer itu." mending mantan suaminya kemana mana lah," Ujar teman di sebelahnya.


Alisha yang kesal tak mampu menguasai emosinya ia langsung melangkahkan kaki nya ke bagian makanan ringan untuk menyapa para wanita tukang gosip itu.

__ADS_1


" Permisi ibu mbak,bisa kah kalian tak bicara macam macam tentang suami saya ? " tatapan Alisha tajam,siap menusuk kedua wanita itu.


" Oh,ini istri desainer ba*nci itu !" eh mba,kok mau sih sama lelaki jadi jadian kaya gitu,kalo saya sih dukung mba balikan sama mantan suami mba.


Oh astaga Alisha ingin sekali merobek mulut wanita yang ada di hadapannya ini," memamg situ udah baik sampai udah fasih sekali gunjingin orang ! " Seru Alisha.


" Lah si mba,di kasih tahu juga.semua masyarakat juga pasti dukung kalo mba balikan sama mantan !" ia masih kekeh dengan argumennya.


Alisha yang hilang sabar,tanpa di duga mengapit pipi wanita nyinyir itu menggunakan tangannya,bahkan Alisha juga sedikit mengancam nya atas perbuatan tidak menyenangkan dan tunduhan tak berdasar.


Para karyawan toko yang mendengar keributan mendekat ke arah Alisha dan memintanya menyudahi pertengkaran itu.namun emosi Alisha sudah tak bisa di bendung,Alisha bahkan menarik baju wanita itu dan kembali mengancamnya jika masih berani menggunjingkan sang suami.


Wanita di sebelahnya pun berusaha menolong sang teman,untuk melepaskan tangan Alisha,namun karena sulit,akhirnya ia mendorong paksa Alisha sampai Alisha menabrak pintu kulkas dan terjatuh cukup keras.


" Auch ! " punggung Alisha menabrak pintu kulkas keras dan jatuh terduduk.


Sedangkan dua wanita itu pun terburu buru pergi.para karyawan yang melihat Alisha jatuh pun mencoba membantu Alisha,namun sebelum berhasil berdiri,tiba tiba Alisha mengerang hebat,ia mengatakan jika perutnya sakit.


Selesai.


# Rumah Sakit


Vier yang kalut langsung menuju kedalam rumah sakit,ia hanya menengok ke kanan dan ke kiri karena ia tak tahu sang istri berada di kamar yang mana.


" Puk ! "


" Kalau enggak tahu,makanya Mar jangan di tinggal." Ujarnya jengkel,tadi udah ngajak balapan sekarang bikin mar lari lari." Kesalnya.


" Hah,dimana ? " ayok !" ajak Mar sembari berjalan santai.ia sungguh mengerjai pria ini.


Cek lek


Vier langsung masuk dan sedikit menyenggol bahu Mar,hingga ia menubruk pintu.


" Allahu akbar,untung majikan ! " kalau bukan udah aku ajak duel," sungutnya dalam hati.


Vier langsung menuju ranjang dan ternyata sang istri tengah tertidur,tangannya yang mulus ada luka kecil bekas cakaran membuat Vier mengernyit." Ada apa sih ? " benaknya.


" Kamu kenapa Vier ? " Bengong aja sih,duduk sini,sapa dulu nih ada kakak Al sama kedua orangtuanya." Ujar sang ibu,Vania hanya menggelemgkan kepala nya melihat tingkah sang adik.


Vier yang mendengar seruan sang ibu langsung menoleh ke belakang,ternyata disana sudah berkumpul keluarga Anisa serta ibu dan kakakny.


" Ini kenapa mih ? " Tanya Vier.

__ADS_1


" Biar ayah yang cerita," Ujar Anisa.


Vier duduk di sebelah sang kakak,dan mendengarkan Ayah Wisma menceritakan kejadian di minimarket,sebelum akhirnya Alisha di bawa kerumah sakit olehnya.


" Istrimu keren Vie,enggak nyangka Al bisa sekejam itu." Vania tertawa bersama yang lain.


" Terus,Al pendarahan karena apa yah ? "


" Karena ada sepupu Azka disana ! " Ujar Vania yang sedang menggendong Azka dan menyuapi balita itu buah pisang.


" Sepupu ? " beo Vier.


Mami Widya langsung berdiri dan memeluk anak lelaki semata wayangnya itu,ia cium pipi Vier hingga membuat Vier tertawa.


" Mami apa sih,malu ! " Ujarnya.


" Kamu mau jadi bapak ! " lanjutnya dengan mata yang berkaca kaca.


" Bapak ? " aku ? " Tunjuknya pada dirinya sendiri." Sang ibu mengangguk tegas.


Vier yang mendengar ucapan sang ibu,langsung berdiri dan duduk di sebelah ranjang sang istri ia mencium tangan Alisha yang terdapat luka gores itu.


Vier tak mampu berkata kata,ia tak tahu harus bagaimana mengekspresikan kebahagiannya.Alisha yang kini sudah ada di genggamannya saja sudah menjadi berkat yang tak terhingga dalam hidupnya.


Dan sekarang,Tuhan memberikan ia lagi hadiah yang sama sekali ia tak pernah membayangkan akan hadir di tengah - tengah ia dan sang istri.


" Kakak akan jaga kamu,dan dia ! " Vier usap perut Alisha yang sedikit keras itu.


Alisha yang masih dalam pengaruh obat,masih tetap tenang dalam tidurnya.


Namun Vier mulai menyadari sesuatu,kini ia harus bisa menjadi garda depan untuk sang istri ia akan menyudahi aktingnya dan Alisha sekarang,ia tak mau Reza nantinya akan menyakiti Alisha dan calon anaknya.


Ia harus ambil resiko apapun asal istri dan calon anaknya selamat tanpa ada gangguan dari siapapun,ia akan menyelesaikan ini bersama Reza,jika harus baku hantam,ia akan lakukan.


Karena kini mereka yang ada di hadapannya lebih berharga dari pada nama baik keluarga Pratama.


...🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎...


Yuk bantuin Vier biar duelnya menang ya gengs...


jangan Lupa tinggalkan jejak agar aku tahu kalian suport karyaku ...


Terimakasih...🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2