Lelaki Cantik Itu Jodohku

Lelaki Cantik Itu Jodohku
Bab 47 - Jodoh Alisha


__ADS_3

Sedangkan di hotel tempat Reza menginap pagi ini juga cukup riuh dengan tangisan Ghai yang membuat Reza serta Tira kebingungan.


Tira bahkan sampai membuat dua botol susu sekaligus takut balita itu kelaparan,bubur yang Reza belikan juga tak disentuh sama sekali oleh Ghai,padahal biasanya anak itu selalu melahap makanan tanpa memilih.


Rizal yang tak tahu apa apa tentang anak kecil hanya membantu sebisanya,seperti mengajak Ghai bercanda,namun balita itu tetap menangis.


" Apa kita bawa Ghai kerumah sakit saja pak ? " siapa tahu ada yang salah dengan tubuhnya sehingga membuatnya tidak nyaman."ujar Rizal di angguki oleh Tira.


Reza yang yang mulai takut jika anaknya sakit,menyuruh Tira segera bersiap untuk menuju rumah sakit yang terdekat dari hotelnya.


Dengan penuh kehati hatian Rizal memegang kemudi dan menginjak pedal gas itu tenang,ia tak mau jika ia melaju dengan kencang justru akan membuat Ghai semakin rewel.


Beda Reza beda juga dengan Vier,ia dan sang ibu yang telah sampai di kediaman kakak Alisha sangat disambut baik,membuatnya Lega serta membuat mami Widya sangat gembira.


Tuan Wisma dan Praja memang sedikit memandang aneh kepada Vier,rambut panjang nya yang lebih indah dari istri istri mereka,serta wajah yang menjurus ke cantik padahal ia seorang pria membuat kedua lelaki itu sedikit terpana.


Ibu mutia yang tadinya merasa tak nyaman pada hatinya langsung berubah takjub setelah melihat Vier secara nyata,tidak di televisi ataupun di media sosial.ia benar benar di buat kagum oleh pria di depannya ini,ia sangat tampan namun ia juga sangat cantik,membuat ibu Mutia bingung di buatnya.


Vier dan sang ibu pun langsung di persilahkan masuk ke kediaman mereka setelah saling memberi salam.Vier yang tak ingin menyinyiakan waktu,langsung mengutrakan niatnya untuk meminang adik dari Anisa.


Mami Widya yang was was takut jika Vier tak bisa berbicara dengan lancar pun sudah membuat kesiapan jika ia yang harus mewakili sang anak.


Namun ia sungguh terharu setelah Vier menyatakan niatnya dengan kata kata yang baik dan lugas,tanpa ada rasa takut sekalipun.anak yang ia kira tak bisa serius layaknya pria pada umumnya namun semua itu Vier patahkan setelah apa yang ia lakukan hari ini.


" Maaf bu Widya,apa ibu merasa keberatan jika Vier meminang Alisha ? " tanya sang kakak yang melihat satu tetes air mata di pipi wanita paruh baya itu.


" Oh tidak nak,ini air mata bahagia,tidak pernah saya impikan jika hari ini akan datang,Vier bisa memiliki calon istri dari kaum beda gender." ucapan Mami Widaya sontak membuat semua orang tetawa begitupun Alisha.

__ADS_1


Ia yang mengetahui jika sebenarnya gosip itu adalah benar dan nyata,membuatnya merasa benar benar lucu.


" Astaga ! " ujar Alisha dalam batinnya.


Tuan Wisma selaku wali Alisha dan Anisa pun menyerahkan keputusan itu kepada dua kakak beradik itu,ia hanya ingin Anisa ikut andil dalam keputusan ini dulu ataupun sekarang.


" Jadi Al bagimana menurutmu ? " Apa Vier kamu beri kesempatan untuk mengenalmu lebih jauh serta mau melangkah ke jenjang yang lebih serius." ujar Anisa.


Bismillahirrahmanirrahim,Alisha mengucapkan kalimat itu dalam benaknya,menarik nafasnya pelan,ia mencoba setenang mungkin untuk menjawab pertanyaan sang kakak sekaligus Vier.


" Alisha punya satu permintaan apa boleh Al utarakan ? " Memandang Vier sedikit tajam.Vier merasa pandangan Alisha mengisyaratkan sesuatu yang penting.


" Al ingin menikah hari ini juga ! " semua menoleh menatap Alisha sambil menukikkan Alis mereka masing masing,Alisha bercanda atau benar serius dengan perkataannya,batin Vier kedua telapak tangannya mulai berkeringat.


" Kamu yakin nak ? " tanya tuan Wisma,Alisha mengangguk mantap.


Al menjelaskan kenapa ia ingin segera menikah,ia takut jika harus menunggu ia akan mengalami hal yang sama seperti dulu,baginya kenangan pahit bersama dengan Reza benar benar membuatnya takut menunda pernikahan apa lagi niat itu sudah ada.


Jadi demi menghindar dari hal hal yang tidak di inginkan,ia ingin jika pernikahannya di lakukan dengan segera.


Vier yang tahu akan trauma Alisha pun langsung meminta ijin kepada sang ibu untuk menikahi Alisha siang ini juga.mami Widya yang tak sanggup membendung rasa bahagianya ia justru menangis di pelukan Vier ketika Vier meminta ijin padanya.


" Sah ...... sah ...... sah "


Suara sah dari seorang penghulu serta para saksi menggema di masjid dekat rumah keluarga tuan Wisma.


" Alhamdulillah "

__ADS_1


Mereka mengusap wajah menggunakan kedua tangan mereka setelah sang penghulu membacakan doa setelah ijab kabul.


Setelah pembicaraan serius itu,Vier yang menyatakan kesanggupannya untuk menikahi Alisha hari ini meminta waktu sebentar untuk membeli cincin serta mahar untuk melengkapi pernikahan nya.


Alisha juga meminta secara khusus kepada Tuan Wisma jika ia mau menikah di masjid terdekat saja,tuan Wisma yang juga salah satu takmir di masjid dekat rumahnya meminta para pengurus yang lain membantu serta mencarikan penghulu untuk menikahkan adik menantunya itu.


Niat baik inshaallah selalu berakhir baik,jika di lakukan dengan segera,pernikahan Alisha dan Vier membuktikan bahwa siapapun bisa menikah jika niat dan kesanggupan itu ada.


****


Ruma sakit medika


Setelah melakukan serangkaian tes Ghai akhirnya di perbolehkan pulang setelab dokter mengatakan jika anak balita tersebut baik baik saja.


Sang dokter justru mengatakan jika Ghai sedang dalam kondisi galau kalau kata orang dewasa.Reza yang tak mengerti apa maksud sang dokter pun bertanya lebih lanjut sehingga menjadi obrolan yang cukup panjang.


Dokter wanita itu mengatakan kemungkinan Ghai sedang merindukan seseorang,atau mungkin dia sedang merasa khawatir tentang seseorang.


Reza sedikit bingung,jika Ghai merindukan seseorang,siapa ? tak mungkin dia merindukan mamanya yang tak pernah mengurusnya itu.atau ia merindukan kedua oma opa nya,sepertinya juga tidak.


Deg


Jantung Reza seketika berdetak sedikit kencang.ia justru langsung tertuju pada wanita masa lalu nya yang hingga kini masih mengisi relung hatinya,apa Alishanya sedang dalam masalah atau ia sedang kesusahan ? pertanyaan terus timbul dalam benaknya.


Namun apa lah daya,ia tak bisa menyakan itu padanya,walau ia bisa saja menghubungi nya namun apa yang ia katakan,karena selama dua tahun perpisahan mereka Reza hanya menghubungi Alisha untuk mengirimkan foto perkembangan Ghai saja itupun tidak setiap saat,atau memantau Alisha dari,sosial medianya.


Tapi terkadang Reza tak mendapat apapun,karena semenjak berpisah dengan Reza,Alisha tak lagi sering bermain sosial media.

__ADS_1


Jika Reza galau dengan pikirannya,tidak dengan Vier dan Alisha justru wanita yang Reza kawatirkan tengah bahagia dengan Rumah tangganya yang baru.


__ADS_2