Lelaki Cantik Itu Jodohku

Lelaki Cantik Itu Jodohku
Bab 72 - Balasan dari sifat egoisnya


__ADS_3

Rizal yang tak mampu menjawab pertanyaam Vier memilih menghindar,dengan alasan bahwa Reza sedang mengunci diri di dalam kamar apartemennya,dan membuat Tira pengasuh Ghai risau.


Vier yang satu tujuan mengikuti langkah Rizal walau banyak sekali pertanyaan di dalam benaknya.


Rizal memepercepat langkahnya,dari kejauhan ternyata Tira sudah menunggu di depan pintu dengan Ghai yang ada di gendongannya,Tira langsung meminta mereka masuk kedalam dan langsung menuju kamar Reza.


" Apa yang terjadi sebelum Reza mengunci kamar Tira ? " Tanya Vier.


" papa,papa ! " Celoteh Ghai.Tira pun hanya tersenyum menanggapai Celoteh anak asuh nya itu.


" Sebelumnya pak Reza mengangkat telpon dari seseorang,dia tersenyum sebentar lalu meninggalkan ponselnya di meja makan lalu masuk ke kamar pak." Jawab Tira.


" Bawalah Ghai kekamarnya,saya tidak ingin ia melihat papa nya dalam kondisi yang entah seperti apa di dalam sana." Baik pak.


" Main sama kakak Tira ya Ghai," Ujar Vier,Ghai yang minta diturunkan terus memanggil sang papa.membuat Vier trenyuh.


" Apa kamu tahu paswordnya Zal ? " Rizal mengangguk.


Cek lek


Pintu kamar itu terbuka,sedangkan Pria yang ada di dalamnya hanya termenung dan duduk menghadap sebuah bingkai foto yang cukup besar.Serta memegang bingkai foto kecil yang terus ia dekap.


Ia tak meracau atau pun mengigau ia hanya diam.Rizal dan Vier masuk bersamaan dan mencoba membuat Reza tersadar dalam lamunannya.


" Pak Reza ! " Panggil Rizal sedikit keras,namun saat ia lebih dekat memandang sang atasan,ternyata ada airmata yang masih menggenang di pelupuk matanya.


" Rez ! " Panggil Vier dengan sedikit memegang pundaknya.


Hening tak ada sautan dari Reza,ia hanya diam seribu bahasa tanpa mau mengatakan apapun ataupun sekedar menoleh.


Vier dan Rizal mulai bingung apa yang harus mereka lakukan agar Reza mau merespon panggilan mereka.


Vier mulai mendekat,ia duduk di hadapan Reza dan mengambil bingkai foto itu pelan,tetapi tiba tiba...


" Jangan ambil Alisha ku,jangan ! " Teriaknya sambil mendekap bingkai itu dan mundur duduk merapat ke kepala ranjang.


Rizal yang melihat sang tuan seperti itu menitikan air matanya,ia tahu pukulan ini pasti akan Reza alami,namun ia tak bisa membiarkan Reza terus menerus mengusik Alisha,bukan karena ia tak setia.Tetapi ia tak ingin sang atasan terus menerus hidup dalam belenggu yang tak berkesudahan.


Vier,Zayyan dan Tira hanya menatap sendu kepada Reza.mereka juga tak ingin semua ini terjadi namun ke egoisan Reza telah melukai hati banyak orang.


Mereka kini sudah berada di ruang tamu apartemen Reza dan membiarkan Reza sendirian di kamar namun sebelum itu mereka sudah lebih dulu mengambil semua benda tajam dari setiap nakas agar Reza tak dapat melakukan tindakan yang di luar batas.


Apa kamu tahu tentang pemberitaan itu berasal dari mana Zal ? " Tanya Vier.


Rizal tampak ragu ingin menjawab pertanyaan Vier,namun ia tetap harus melakukannya.walau ia merasa sedikit menyesal sekarang setelah melihat kondisi sang atasan.

__ADS_1


" Dua hari setelah acara jumpa pers anda,nyonya Davina menghubungi saya.Ia meminta bantuan agar membantunya untuk mengungkap jati diri Ghai sebenarnya,dua hari setelah itu Nyonya Davina menghubungi sang ayah,meminta bantuan nya untuk menyebarkan berita itu ke media yang ada di Kota Pelajar." Ujar Rizal.


" Maksud mu kamu membantu nona Davina melakukan ini ? " Ucap Zayyan." Rizal mengangguk.


" Kamu mendukung Reza untuk melakukan tidakan itu,dan sekarang kamu mendukung Davina ? " Kamu gila Rizal ! " Seru Vier.


Rizal tak bisa berkata kata lagi,ia mengaku jika tindakan gegabahnya membuat semuanya jadi begini.


" Apa Reza sama sekali tak mengetahui tindakan mu ? " lanjut Vier.


" Tidak pak,karena saya memakai data yang masih di pegang oleh nyonya Davina sendiri,dari seluruh data pemeriksaan awal hingga Ghai lahir.Tapi ibu Davina sendiri juga mengambil resiko atas tindakannya ini.


" Maksudmu ? " Ujar Zayyan.


" Dia akan pindah ke malaysia ikut dengan sang ibu dan ayah tirinya pak,dan berjanji kepada ayah kandungnya jika ia tak akan kembali lagi ke Indonesia." Jelas Rizal.


Vier melongo," semudah itu mengambil keputusan setelah melakukan ini semua,ya ampun." Vier tak habis pikir.


" Apa kamu menyukai Nyonya Davina Zal ? " celetuk Zayyan tiba tiba,membuat Rizal tersentak kaget.


Rizal memandang Zayyan pelan,ini lah yang ia takutkan.orang orang akan berpikir bahwa ia menyukai Davina." Tidak Zay,saya lakukan ini murni agar pak Reza menyudahi kekonyolannya dengan terus mengharapkan istri orang lain,dan mulai menyadari bahwa ada yang lebih penting dari itu,yaitu Ghai.


Vier mulai mengerti dengan tindakan yang Rizal lakukan,namun ia masih merasa ada yang lebih mendasari tindakannya,namun ia tak mau menerka nerka.


***


" Kak Vania,kak Vier lama ya,ponsel nya aktif tapi dari tadi Al hubungi enggak di angkat.Ucap Alisha lesu.


" Mungkin memang ada pekerjaan yang mengaharuskan ia untuk fokus sayang,jadi bersabarlah.apa kamu menginginkan sesuatu ? " tanya sang ibu mertua." Alisha menjawab dengan gelengan kepala.


Vania mendekat ke arah Alisha dan menunjukkan Tablet yang ia pegang.


" Kenapa kak ? " Baca lah." Jawan Vania.


Alisha mengambil tab itu dan mulai membaca artikel yang ada di dalamnya,terkadang ia mengernyit terkadang ia membulatkan kedua matanya,Vania yang tak ingim Alisha berpikir macam macam memilih melanggar janjinya kepada sang adik.


" Maksud berita ini bahwa semua kebenaran tentang Ghai dan siapa Reza untuk Ghai ada yang membukanya di media,begitu kak ? " Vania mengangguk.


Alisha meremat kedua tangannya,ia gigit bibirnya sedikit.kenapa harus sekarang berita itu mencuat kepermukaan,dan kini semua menjadi lebih rumit seperti ini,lalu siapa yang membuka nya ke media," atau jangan jangan Davina ? " Benak Alisha.


Ia tak mau menduga,lalu bagaimana kabar kedua mantan mertua dan mantan suaminya itu kini,apa mereka sudah bisa meredam atau justru sudah mengklarifikasi berita ini.banyak pertanyaam di benak Alisha.


Vania yang melihat Alisha gusar pun menepuk pundaknya pelan," Biarkan semua ini terjadi Al,mungkin ini akan menjadi pelajaran berharga untuk Reza agar lebih bisa menghargai hati dan ketulusan orang lain." Vania mencoba membuat Alisha tenang.


" Karena bagaimana pun Reza tak semestinya terus menyalahkan Wanita itu atas apa yang menimpa mereka 3 tahun lalu kan,itu kesalahan mereka,seharusnya baik Reza atau wanita itu justru mencari jalan keluar yang baik,agar tak menyakiti Ghai di kemudian hari." Jelas Vania.

__ADS_1


" Iya kak,tapi Al tidak menyangka jika berita ini akan tersebar,Al pikir selamanya hal ini akan terus menjadi Rahasia mas Reza dan Davina serta keluarga itu." Ucap Alisha.


Vania tahu wanita di hadapannya ini sungguh baik dan tulus,tapi sayangnya Reza justru menyakiti hatinya begitu dalam.


Tapi sepertinya pikiran semua orang keliru,nyatanya yang terluka lebih dalam adalah Reza sendiri,bahkan baginya hidupnya tak lagi berarti jika ia tak menyebut atau memandang foto Alisha barang sedetik saja.


.


.


.


.


.


.


.


.


" *H*alo Rez,jangan membantahku,dengarkan saja.


aku telah membuka semua aib yang seharusnya sudah aku lakukan sejak dulu,namun karena harapan ku untuk mendapatkan cintamu,aku mengurungkan niat itu,tetapi dua tahun ini aku menyadari bahwa kamu hanya mencintai keegoisanmu sendiri,Alisha pergi bukan karena lahirnya Ghai,tapi karena kamu tak pernah mau memperbaiki diri atas apa yang terjadi.


Beberapa detik lagi,seluruh jagad maya akan di hebohkan tentang siapa sebenarnya Ghai,dan apa yang membuat Alisha meninggalkanmu.


Satu hal,sadarlah....


Pembicaraan Reza dan Davina sebelum ia masuk kedalam kamar dan mengunci dirinya.


...🖤🖤🖤🖤🖤🖤...


Hola readers....👋👋


Bagaimana sampai disini,apa pendapat kalian ??


Aku enggak Nyangka jika cerita ini bisa berkembang sejauh ini,dengan bab yang sudah lebih dari 60.


Padahal aku pikir di bab 70 crita ini sudah tamat,namun apa daya...malah terus berlanjut.😁😁


Terimakasih yang masih setia suport cerita ini,jangan bosan ya....aku sedih lo...😢😢


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian,untuk yang sudah kasih like,komen,serta vote aku bahagia...🥰🥰

__ADS_1


Salam Hangat


Sichuz


__ADS_2