
Rasanya aku sangat lelah kurang tidur tadi malam kulihat mataku dicermin begitu lesu ada kantong hitam di mata ku seperti mata panda.
Aku akan pergi kesekolah pagi-pagi untuk menjelaskan kejadian kemarin pada Nata agar dirinya tidak salah paham oh tuhan tolong hambamu ini
Aku penuh harap di pagi ini jujur saja aku tidak ingin kehilangan teman hanya karena seorang pria.
" Nata aku mau bicara "
" bicara apa lagi "
" aku mau menjelaskan bapak Chandra kemarin hanya melihat keadaanku itu saja "
" sudahlah tidak perlu kau jelaskan aku sudah tahu kamu itu teman yang menusuk dari belakang "
" kamu salah Nata "
" salah apa salah apa kau kira aku tuli tidak mendengar perkataan pak Chandra semalam "
" Tapi Nata "
Nata pergi meninggalkanku dirinya tidak mau mendengarkan penjelasan ku apa yang bisa kubuat sekarang aku sudah kehilangan temanku ini semua karena pak Chandra aku sangat membenci suasana seperti ini dan ini semua jelas salah tidak seharusnya pak Chandra mengatakan itu didepan Nata
Aku harus menemui pak Chandra aku ingin pak Chandra mengatakan bahwa yang dikatakannya semalam becanda tidak serius aku tidak ingin kehilangan temanku
__ADS_1
" permisi pak " aku masuk ke ruangan pak Chandra untuk bicara serius
" iya ada apa Rari "
" Apa saya boleh bicara tentang semalam "
" ah itu kita bicarakan di kantin saja ya "
iya mengerti dengan perkataan pak Chandra tidak mungkin kami bicara masalah pribadi diruang guru jika didengar guru lain akan menimbulkan masalah serius
" jadi ada apa lagi Ra-ri " pak Chandra menyebut namaku dengan mengija
" apa bapak bisa minta maaf pada Nata "
" Rari mohon pak karena kejadian semalam Nata marah dengan saya begitu pula dengan Alana saya tidak mau kehilangan teman saya hanya karena bapak "
" kamu tidak salah Ri dan menurut bapak yang salah disini Nata sendiri jadi tidak seharusnya bapak minta maaf "
" saya bisa kehilangan teman saya pak "
" bukan teman jika hanya memanfaatkan apa lagi berani memukul hanya karena cemburu tidak jelas seperti itu "
Percuma saja pak Chandra tidak memperdulikan nya bahkan di matanya tidak ada rasa bersalah sedikit pun dalan dirinya sehingga aku bingung harus melakukan apa
__ADS_1
Aku masuk kelas Nata dan Alana duduk bersama aku benar-benar tidak dianggap aku mendekat mereka menjauh sepertinya mereka sangat membenciku. Di jam istirahat pun aku hanya sendiri tapi setidaknya aku sedikit beruntung ka Maki datang untuk menemaniku makan
" apa kamu berantem lagi dengan Nata dan Alana "
" iya ka, apa pak Chandra memberitahu kaka "
" tidak pak Chandra hanya bilang kamu tidak punya teman makanya aku kesini untuk menghibur adek kelasku yang satu ini "
" Ah ka Maki aku baper "
" haha konyol ayo kita makan siang "
Ka Maki memang seperti itu kaka kelas yang sangat baik wajar saja aku baper mungkin aku jatuh cinta pada kaka kelasku yang satu itu tapi aku tidak tahu apakah aku benar-benar cinta atau hanya sekedar mengaguminya atas kebaikan dan juga perhatiannya
" lihat saja Alana gadis itu memang licik belum puas dengan pak Chandra sekarang ka Maki "
Nata menyindirku dengan kata-kata yang sangat menyakitkan namun aku lebih memilih diam dan tidak memperdulikan perkataannya karena aku tahu Nata masih dibakar api cemburu
" apa kau mencintai pak Chandra haha pak Chandra juga pikir-pikir "
" maksud kamu apa ka "
" kau lihat saja dirimu sendiri sangat menyedihkan tidak ada yang bisa dibanggakan dan satu lagi sifatmu sangat buruk terhadap temanmu " ka Maki melakukan pembelakaan untuk ku sehingga Nata sangat marah dan meninggal kan kami
__ADS_1