Love For My Teacher

Love For My Teacher
Dihibur Pak Chandra


__ADS_3

Aku duduk sendiri di perpustakaan di temani buku kecilku dan beberapa novel yang baru saja ku ambil di rak buku belakang untuk menjadi temanku mungkin karena hari ini aku sendiri tanpa teman Nata yang sedikit mengacuhkanku begitu pula dengan Alana dirinya lebih membela Nata dan menjauhiku setiap aku mendekati mereka berdua pasti mereka menjauh jika aku tanya kenapa mereka jawab tidak apa-apa aku yakin ini terjadi pasti karena dirinya cemburu terhadapku yang dengan pak Chandra.


" Apakah Nata dan Alana akan menjauhi ku semuanya hanya karena pak Chandra apa ini semua salah aku "


Dengan lamunan ku itu tak sadar aku menitiskan air mata aku benar-benar sendiri apa lagi aku tidak punya teman selain mereka.


" door, melamun pagi-pagi kenapa " pak Chandra mengagetkanku dan menyadarkan ku dari lamunan


" tidak apa pak saya hanya ingin sendiri "


" Apa kamu tidak punya teman " sambil menarik kursi dengan begitu posisi kami lebih dekat


" punya pak tapi hari ini saya sendiri "


" Apa temanmu meninggalkanmu "


" sepertinya begitu "


" Baguslah "


" apanya yang bagus "

__ADS_1


" kita bisa jadi teman "


" bapak kan guru saya "


" iya bapak guru kamu tapi kita bisa jadi teman jangan sungkan, karena kamu lagi sedih sebagai teman bapak akan menghibur kamu "


Pak Chandra mengambil gitarnya dan menarik tanganku untuk keluar dari perpustakaan dan berpindah duduk di bawah pohon pinus


Dibawah pohon pinus aku dan pak Chandra duduk awal mula pak Chandra memainkan gitarnya menghasilkan suara yang sangat merdu dengan di iringi lagu dari peterpen yang judulnya mungkin nanti aku berusaha menjadi pendengar yang baik karena tidak cukup percaya diri untuk ikut bernyanyi suara pak Chandra begitu merdu aku sedikit tersentuh dengan lagu itu dan membuatku baper baru kali ini ada pria menyanyi untuk menghiburku.


" Apa kamu suka Ri "


" Suka pak, terimakasih sudah menghibur saya "


" iya pak "


Ternyata pak Chandra begitu baik dan aku merasa nyaman dengan pak Chandra dirinya bisa menghiburku dan menjadi temanku.


Aku tahu jika aku terus dekat dengan pak Chandra mungkin aku akan kehilangan temanku dan itu membuatku terkesan sangat jahat.


" Saya balik ke kelas dulu pak "

__ADS_1


" Aah mari kita jalan bersamake kelas bukan kah siang ini jadwal bapak masuk ke kelas kalian "


Kami jalan bersama menuju kelas tepat di depan kelas terlihat Nata dan Alana berdiri dengan tatapan sinis, pak Chandra menatapku mungkin pak Chandra berpikir mengapa mereka menatapku seperti itu namun aku memilih tersenyum dan langsung masuk kelas.


Aku berbisik pada Nata yang duduk di belakang ku


" Nata apa kau berpikir aku mendekati pak Chandra karena aku suka "


Namun Nata diam tidak memperdulikanku seketika itu pula Alana yang duduk di samping ku berkata


" Kamu tega Ri sudah tahu temanmu suka malah di embat duluan "


" Tidak Alana aku tidak seperti itu makanya kalian jangan seperti ini dulu padaku, baiklah nanti kita bicarakan setelah pulang sekolah "


" Dengar aku Rari kita bertiga ini teman kamu jangan pernah mencoba untuk mencintai pak Chandra karena Nata mencintai pak Chandra "


" Iya makanya aku ingin bicara dengan kalian, apa kalian berdua mau "


Nata langsung menyudahi perbincangan ku dengan Alana yang berbisik-bisik


" Terserah kamu sajalah Ri aku harap kamu tidak menusuk dari belakang "

__ADS_1


Meski perkataan Nata membuatku sedikit tersinggung namun aku memilih untuk diam dan membalasnya dengan senyuman


__ADS_2