
Masa putih abu-abu sudah berakhir dan selamat datang dunia kenyataan aku siap untuk menjadi orang dewasa sekarang meski masih terkatung-katung dengan pikiran kerja dan kuliah. Semua orang yang baru saja lulus sekolah pasti akan merasakan delima yang aku rasakan sekarang yang dimana dulu dengan aktivitas sebagai pelajar SMA dan tiba-tiba seakan diseret masuk kedalam dunia masyarakat yang sesungguhnya.
Beda hal nya dengan sahabat ku Ayata cerita tentang cinta nya sangatlah dramatis hampir saja Ayata menggugurkan anak yang sedang dikandungnya karena Agra sempat tidak ingin bertanggung jawab atas kehamilannya namun pada akhirnya Agra mau bertanggung jawab dan menikahi Ayata.
" Selamat ya Ayata semoga kamu selalu bahagia " Cipika-cipiki aku dengan Ayata si pengantin wanita dengan balutan gaun putih berhiaskan pernak-pernik yang seperti nya dari permata dan juga mutiara.
" Iya makasih ya Ri ini juga berkat kamu " Ayata menggenggam tanganku
" Kita kan sahabat "
" Sekali lagi terimakasih ya Ri " Ayata memeluk ku
" Iya Ayata semoga kebahagiaan selalu mewarnai kisah rumah tangga kalian "
" Tapi aku takut Ri jika Agra tidak bisa menerima dengan tulus "
" Jangan takut buktinya sekarang dia menikahi mu bukan dan dia tidak mungkin tega dengan darah danging nya sendiri "
" Tapi "
" Sudahlah jangan berpikir buruk " aku memotong perkataan Ayata
" Ri "
__ADS_1
" Sudah "
Siapa yang tidak tercengang melihat pernikahan putra tunggal pengusaha tersohor dan juga terkenal yang menikahi gadis yang kelas bawah begitulah kata-kata yang akan terlontar dari mulut orang-orang bagaimana tidak Agra si putra tunggal pengusaha tersohor yang di idolakan banyak wanita tiba-tiba menikah dengan gadis biasa dan juga sederhana.
" Ri " seorang pria tinggi perawakan ideal menghampiri ku
" Aah Agra ada apa "
" Ri hari ini aku akan menikah dan sebelum itu terjadi aku ingin meminta sesuatu pada mu "
" Apa itu "
" Katakan bahwa kamu mencintai ku " ucap Agra dengan kalimat yang seakan sulit di percaya
" Aku mohon aku tidak akan menikah jika kamu tidak mengatakan itu setidaknya aku pernah mendengar kata cinta dari mu "
" Jangan main drama lagi Agra "
" Aku tidak bercanda Ri aku hanya minta satu kalimat dari mulut mu katakan bahwa kamu mencintai ku " Kalimat Agra dengan nada mengancam dan tanpa aku sadari aku mengiyakan begitu saja mungkin dengan begitu akan berakhir lagi pula itu hanya kalimat tanpa makna bukan berarti aku mencintai Agra.
" Baiklah ini demi Ayata dan setelah itu cintai Ayata dengan tulus "
" Baik " Agra tersenyum
__ADS_1
" Agra aku mencintaimu " ucapku tanya makna
" Katakan sekali lagi " Agra menatapku
" Agra aku mencintaimu" untuk kedua kali nya aku mengatakan kata cinta untuk Agra.
" Terimakasih Ri " tanpa diduga Agra memeluk ku dengan erat
" Lepas kan " Aku melepas pelukan Agra dan langsung pergi meninggalkan Agra.
Entah drama apa lagi yang dibuat Agra namun aku turuti saja demi Ayata aku tidak rela jika Ayata gagal menikah lagi pula itu hanya kalimat cinta tanpa makna.
Pernikahan berjalan dengan lancar aku senang melihatnya semoga kebahagiaan selalu menaungi Ayata dan semoga saja pernikahan nya akan berjalan lancar sampai menua bersama.
" Selamat ya Ayata " aku mengucapkan selamat pada Ayata
" Terimakasih ya Ri "
" Sekarang kamu menjadi nyonya Agra "
" Mungkin hanya sampai bayi ini lahir " ucap Ayata menunduk
" Huss jangan bicara seperti itu "
__ADS_1