Love For My Teacher

Love For My Teacher
Masak


__ADS_3

Aku memandangi wajah pak Chandra yang dengan khusyuk nya mengiris bawang ia terlihat sangat biasa dan piawai dalam memasak sangat berbeda denganku, aku mengambil air minum dengan melihat-lihat letak peralatan dapur pak Chandra dengan berhati-hati karena aku belum tahu betul dengan rumah pak Chandra yang cukup besar ini.


" Kamu juga pasti akan terbiasa Ri " ucap pak Chandra tanpa menoleh kearah ku


" Hehe hanya melihat-lihat saja "


" Jika kamu tidak bisa masak nanti bapak ajarkan "


" Siap pak guru "


Tap... aku berdiri tepat di lemari pendingin aku membukanya, aku mengambil sepotong kue tart coklat, jeruk dan minuman yang masih bersegel di lemari pendingin, tangan kananku memegang sepotong kue tart sedangkan tangan kiri ku memegang jeruk dan minuman sementara untuk menutup pintu lemari pendingin itu aku menggunakan kaki.


" Apa kau lapar sehingga semua tanganmu penuh seperti itu " pak Chandra berdiri di belakang ku menggunakan celemek


" Kau lucu sekali pak " aku tertawa melihat pak Chandra menggunakan celemek dengan warna pink yang sangat manis


" Malah tertawa lebih baik kau bantu masak potong sayur itu " pak Chandra menunjuk kearah keranjang sayuran


" Tunggu sebentar kue tart ini tidak bisa menunggu pak biar Rari makan nya dulu "


" Heeem " lanjut memotong ayam


" Kau sangat sempurna pak " batin ku menatap pak Chandra yang terlihat sangat tampan sungguh suami idaman


" Jika kue nya sudah habis kau potong itu sayur jangan memandangi calon suami mu terus-terusan karena sayuran itu tidak bisa memotong dirinya sendiri " aku terkesiap pak Chandra baru saja membuyarkan lamunanku

__ADS_1


" Tidak, Rari tidak memandangi pak Chandra jangan terlalu percaya diri " aku berdalih dan mengambil sayuran untuk di potong


" Kamu mau berdalih " pak Chandra mendekat


" Kenapa mendekat "


" Apa kau tidak ingin melihat ketampanan calon suami mu ini dari dekat " ucap pak Chandra membuatku tersipu malu


" Pergilah " Aku menunduk malu sambil memotong wortel.


Pak Chandra tersenyum melihat tingkah ku yang malu seperti itu.


Seorang gadis yang sangat mirip dengan pak Chandra berdiri dengan seragam putih lengkap dengan stetoskop menggantung di leher, ia adalah Citra kembaran pak Chandra


" Sop ayam "


" Oh ya sudah aku naik ke atas saja takut menggangu kalian "


" Iya naik saja kau " pak Chandra


" Huh yang sebentar lagi nikah aku di lupakan, aku cemburu dengan kamu Rari "


" Makanya jangan jadi jomblo " ucap pak Chandra


" Nanti aku pasti akan memiliki pacar lihat saja nanti " Citra meninggalkan dapur

__ADS_1


" Mau taruhan " teriak pak Chandra lagi


" Masak saja sana " balas teriak Citra


Aku tidak yakin mereka kembar, jika mereka kembar mengapa mereka seperti Tom and Jerry tapi aku juga seperti itu dengan kakak aku sering seperti itu bahkan hampir setiap hari.


Semua makanan sudah tersaji di meja makan semua nya terlihat sangat lezat dan enak sehingga memancing cacing yang ada di perutku meronta untuk segera makan.


" Tunggu ya Ri bapak panggil Citra dulu biar sekalian ikut makan dia pasti belum makan siang " pak Chandra memang kakak yang sangat baik.


Pak Chandra berjalan menaiki anak tangga menuju kamar Citra.


Tok...tok... tok... " Cit makan " panggil pak Chandra


" kakak duluan saja aku tidak ingin menggangu "


" Apa sih ayo turun makan "


" Yakin "


" Iya ayo "


" Hehe terbaik " mereka berdua sangat manis


Kami makan bersama rasanya aku seperti sudah menikah dengan pak Chandra.

__ADS_1


__ADS_2