
Ada apa dengan Nata apa harus sebegitu nya apa dia tidak bisa berpikir sedikit saja masa iya aku suka dengan pak Chandra lantas mencintainya dan tergila-gila begitukah hatiku bergumam sendiri sedikit kesal dengan tingkah temanku itu tapi aku lebih memilih untuk tidak peduli dengan ego ku lebih baik aku mengacuhkan rasa kesal ku dari pada membuat Nata membenciku aku putuskan untuk meminta maaf sebelumnya aku belikan dia coklat, siapa yang bisa menolak kata maaf jika di sertai dengan sebatang coklat yang manis.
__ADS_1
Aku mengatur kata-kata ku untuk meminta maaf pada Nata dan aku mendapatkan celah itu aku minta maaf pada Nata tak lupa pula aku berikan coklat yang kubeli khusus untuknya sebagai tanda minta maaf ku namun lega rasanya ketika Nata memaafkan ku meski ada gertakan kecil " awas saja kau Ri jika berani suka pada pak Chandra aku benar-benar suka pada pak Chandra Ri jadi aku tidak akan memaafkanmu jika itu sampai terjadi " ucapnya ketus dengan bibirnya yang sedikit manyun tapi matanya menatap tajam sungguh jelas masih ada abu-abu cemburu, aku jawab Nata dengan singkat dengan kata " iya " sudahlah itu tidak terlalu penting untuk ku hanya membuang waktu aku kan disini hanya ingin sekolah dengan lulus sebagai lulusan terbaik dan membanggakan orang telah melahirkan dan membesarkan ku ayah dan ibu ku tentunya.
__ADS_1
Nata duduk di samping ku dirinya masih saja bertanya tentang kejadian tadi pagi mengapa jaket pak Chandra ada padaku apakah kencan pikir Nata sehingga membuatku tergelak tertawa ternyata pikiran temanku begitu konyol apakah ini karena cintanya Nata pak Chandra sehingga otaknya tergeser apakah wanita-wanita yang juga mengidolakan pak Chandra begitu juga sungguh tidak masuk akal tapi sudahlah aku tidak mengerti apa yang membuat mereka sebegitu terkesimanya dengan pak Chandra apakah wajah tampan nya ?... atau suara emas nya ?... apakah itu, rasanya itu manusiawi aku berlaga angkuh meski aku sadar bahwa pak Chandra memang menawan dari segi manapun " aaah apa yang aku pikirkan " aku disadarkan oleh pemikiran ku sendiri.
__ADS_1
Sampai rumah dengan adanya beberapa cucuran keringat di tubuhku rasanya begitu gerah aku langsung masuk kerumah dan mandi rasanya begitu segar setelah tadi panas-panasan mengayuh sepeda apa lagi harus di ikuti pak Chandra seperti tadi aku merasa risih apa lagi jika Nata tahu bisa-bisa habis aku sudah pasti Nata akan mencap aku sebagai teman makan teman lebih baik aku menghindarkan dari pada aku harus membuat temanku marah seperti tadi.
__ADS_1