Love For My Teacher

Love For My Teacher
Tunangan dan Kedatangan Agra


__ADS_3

Hari yang kutunggu hari pertunanganku dan pak Chandra aku sangat bahagia akhirnya penantian ku tidak tidak sia-sia selama ini aku harap kami tidak akan berpisah lagi aku sudah sangat bahagia malam ini karena aku dan pak Chandra akan bertunangan pak Chandra terlihat sangat tampan dengan balutan kemeja dan jas warna senada


" selamat malam tuan putri cantik "


pak Chandra memuji ku dengan bahasa drama tangannya menyambut ku malam ini sepertinya akan menjadi malam terindah


" baiklah pangeran tampan "


aku pun bermain dalam dunia pangeran dan putri satu malam


Semua tamu undangan sudah datang termasuk teman sekolah dan juga para guru terlihat ikut merestui kami meski kisah cinta kami ini sangat jarang terjadi


" Ri selamat ya atas pertunangan nya " Ayata memberiku ucapan selamat


" Terimakasih Ayata "


" kamu sangat cantik Rari "


" jadi hanya Rari yang dipuji " pak Chandra


" bapak juga sangat tampan kalian sangat serasi satu cantik dan satunya lagi tampan " Ayata memuji dengan tulus


Acara dimulai tibalah saatnya pemasangan cincin pak Chandra memasangkan cincin dijari manis ku dan aku juga memasangkan cincin dijari manis pak Chandra


" Ri jadilah teman hidup bapak "


" iya pak "


Pak Chandra mengecup kening ku dan memelukku aku sangat senang malam ini. Semua tamu undangan mengucapkan selamat atas pertunanganku dan pak Chandra


" sekali lagi selamat ya Ri atas pertunangannya " Ayata memberikan selamat untuk ku dan pak Chandra


" terimakasih Ayata "


" apa ka Maki akan menepati janjinya "


" apa kau tidak yakin apa kamu lupa dulu kamu yang selalu meyakinkan ku "


" iya Ri "


" tenang saja aku yakin ka Maki pasti akan kembali setelah waktunya tiba " aku memeluk Ayata karena pelukan itu akan lebih menenangkan


" terimakasih Rari "


" kita kan sahabat "


" iya sahabat "


" Ayata lihat ini Maki video call " pak Chandra datang


" ka Maki " aku girang melihat ka Maki meski hanya lewat telpon seperti ini


" jangan bicara dengan Maki " pak Chandra memukul lembut kepala


" biarkan Maki bicara dengan Ayata dan kita nikmati pesta kita berdua "

__ADS_1


" kalian bersenang-senanglah " Ayata mengambil hp pak Chandra dan aku pergi meninggalkan Ayata sendiri aku akan menikmati pesta bertunangan ku dan pak Chandra


" apa kau senang "


" sangat senang "


" apa mau dansa "


" baiklah " kami dansa di ikuti lagu yang sangat lembut dan romantis disamping itu juga ada beberapa pasang kekasih ikut dansa bersama termasuk ka Ari dan pacarnya yang sebentar lagi akan menyelenggarakan pernikahan hanya menunggu hitungan minggu ka Ari dan Yuna juga terlihat sangat serasi.


Aku tidak ingin malam ini berlalu cepat aku ingin lebih lama dengan suasana yang sangat indah indah ini


" I love you Rari "


" I love you to pak Chandra "


" apa kau tidak bisa memanggil dengan sebutan sayang "


" tidak bisa sudah terbiasa "


" sekali saja "


" tidak bisa "


" coba katakan sayang "


aku benar-benar merasa sangat canggung meski sekarang aku sudah resmi tunangan dengan pak Chandra


" sayang " aku mengucapkan kata sayang dengan pelan namun pak Chandra mendengar dengan jelas sehingga bibir pak Chandra merekah tersenyum dan membuat lesung pipit nya nampak jelas sangat manis ketika pak Chandra tersenyum yang dihiasi lesung pipit yang indah.


" hentikan semua ini "


" maksud kamu apa Agra " aku marah pada Agra


" Rari aku mencintaimu jadi tolong hentikan semua ini "


" kamu jangan gila Agra aku tidak mencintaimu "


" pokoknya batalkan " Agra sepertinya sudah tidak waras dirinya mengamuk tidak jelas sehingga membuat para tamu ketakutan dan bubar dari acara pertunangan ku


" mau kamu apa " ka Ari turun tangan karena Agra sudah kelewatan batas


" aku hanya ingin pertunangan ini dibatalkan "


" sudahlah kamu Agra kamu jangan gila seperti ini itu hanya akan mempermalukanmu dan keluargamu " ka Lia jadi marah apa lagi ka Lia sebelumnya tidak pernah suka dengan Agra baik sifatnya ataupun perlakuannya


" Ri aku mohon batalkan pertunangan ini atau akan ada darah menetes "


" apa maksud kamu Agra "


" lihatlah apa yang akan aku lakukan " Agra mengambil senjata dan meletakannya dikepa kanannya


" lebih baik aku mati jika aku harus melihatmu bersama orang lain "


"Agra itu hanya akan menyakitimu hentikan Agra "

__ADS_1


" batalkan pertunangan ini lepas cincin itu Rari "


" kamu tidak bisa memaksaku Agra apa kamu gila berpikirlah letakan senjata itu jangan lakukan hal bodoh "


" sebelum hitungan ketiga jika kau tidak melepasnya aku kamu akan menyesal aku akan menarik pelatuk senjata ini dan bukan hanya aku yang mati tapi juga kita akan mati bersama disini "


" maksud kamu apa "


" aku memasang bom di tubuh ku "


" kamu benar-benar gila Agra "


" satu,dua " Agra mulai menghitung aku tidak bisa berpikir panjang aku panik aku tidak ingin semuanya mati hanya karena kebodohan satu orang


" ini aku sudah melepasnya, letakan senjatamu " aku tidak memikirkan perasaan pak Chandra aku hanya memikirkan bahwa nyawa lebih berharga


Agra meletakan senjatanya aku tidak menyangka pertunangan ku jadi kacau seperti ini padahal sudah terancana begitu rapi


" kembalikan cincin itu pada Chandra " perintah Agra yang mulai menggila aku menitik kan air mata rasanya baru saja aku bahagia kini kebahagian itu pudar dalam sekep mata mengapa cintaku dan pak Chandra harus di uji seperti ini. Aku mengembalikan cincin pertunangan itu aku tidak ingin jika sampai ada yang terluka hanya karena ku


" maafkan Rari pak "


" Ri " pak Chandra tidak dapat berkata-kata lagi mungkin pak Chandra juga bingung dengan situasi tanpa diduga seperti ini


" sudah Agra jadi tolong hentikan semua drama ini "


" aku ingin kita yang tunangan "


" kamu tidak bisa memaksaku seperti ini Agra "


" aku mohon Ri "


" tolong lah Agra kamu jangan gila seperti ini "


" kamu yang membuatku gila semua ini karena kamu Ri seharusnya kamu menerima cintaku "


" aku tidak mencintaimu dan cinta tidak bisa dipaksakan "


Aku benar-benar bingung apa yang ada dipikiran Agra mengapa dirinya bisa segila itu apa dia terobsesi terlalu dalam


Semua tamu undangan sudah pergi semua hanya tertinggal sanak keluarga baik itu di pihak keluarga pak Chandra ataupun pihak keluargaku.


" Agra aku mohon tenangkan dirimu dulu "


" kamu ikut denganku " Agra menarik tanganku dengan kuat


" lepaskan " pak Chandra sudah sangat marah dengan Agra


" kau sudah aku peringatkan guru muda "


" apa ini yang disebut dengan cinta " ka Ari kehilangan kendali dan langsung memukul Agra


" terimakasih kaka ipar atas pukulannya "


" cih pergi kau atau aku tidak akan mengampunimu "

__ADS_1


" baik aku pergi pamit dulu selamat malam cintaku dan selamat malam semuanya " akhirnya Agra pergi dan meninggalkan kekacauan


__ADS_2