
" Panggilan untuk Rarium kelas X Ipa 2 untuk segera kepiket harian ada salah satu keluarga yang mencari "
Apa siapa yang mencari tidak biasanya
Aku berjalan menuju piket harian namun tidak aku temukan ada anggota keluargaku yang sedang menunggu ataupun mencariku
" maaf bu tadi saya di panggil ada apa "
" itu keluarga kamu mencari " sambil menunjuk ke salah satu seorang pria tinggi yang berdiri dengan gagah dengan balutan kain loreng salah satu anggota tentara. Aku melihatnya tercengang di keluargaku tidak ada tentara muda apa mungkin dia salah orang
" maaf permisi anda mencari saya, apa saya mengenal anda " aku menghampiri pria asing yang tidak aku ketahui identitas nya namun di baju nya tertulis nama Agra Yudha dengan segala memori yang ku punya aku mencoba mengingat nama Agra Yudha namun tidak ada dalam ingatanku
" Rari " peria itu memeluk ku dengan erat aku merasa sangat takut atas sikapnya mengapa pria itu memeluk ku aku tidak mengenalnya langsung aku lepas pelukannya
" maaf jangan lancang sepertinya anda salah orang "
" kamu Rarium kan "
" iya tapi saya tidak mengenal anda "
__ADS_1
" kamu hanya lupa "
" tidak saya tidak pernah mengenal anda sudahlah saya sibuk jangan ganggu saya "
Aku meninggalkan pria aneh itu aku merasa sangat takut atas kehadirannya aku benar-benar tidak tahu siapa dirinya jika dilihat dari segi pakaiannya dirinya benar tentara pakaiannya lengkap militer bahkan dengan ranselnya terlihat sangat berat dipundaknya yang aku bingung mengapa pria itu mengenalku mengapa dia bisa langsung memelukku seperti tadi apakah sebelumnya kami pernah bertemu dan akrab tapi setiap kali aku mengingat nihil tidak ada satupun orang yang aku kenal bernama Agra Yudha.
Bel sekolah sudah berbunyi semua murid terlihat sibuk dan ingin segera pulang kerumah masing-masih sama halnya denganku aku mengambil sepeda ku karena hari jum'at jadwalku naik sepeda sampai di gerbang aku melihat pria dengan seragam loreng duduk diatas motor sport sepertinya dari tadi dirinya masih menunggu namun aku tidak peduli karena aku tidak mengenalnya tapi pria itu langsung memanggilku
" Rari tunggu " mintanya sambil menyalakan mesin motornya yang berwarna hitam ada beberapa murid menoleh akan teriakan pria itu terutama para siswi langsung menatapnya bagaimana tidak pria itu tinggi dengan kegagahannya yang dibaluti segaram loreng jika dilihat dari segi penampilan dan fisik dia terlihat tampan tidak kalah tampan dengan pak Chandra malah lebihnya pria itu lebih tinggi dan ideal sangat menyentuh hati bagi wanita pendamba pria loreng
" kenapa kau mengikuti ku aku tidak mengenalmu "
" apa kau gila aku tidak mengenalmu kau menakutiku berhenti mengikutiku "
" maafkan aku sudah menakutimu "
Pria itu meninggalkan aku sunggup pria aneh aku benar-benar merasa ketakutan dengan pria aneh itu jika dilihat tidak mungkin dia gila jika memang gila mengapa dirinya bisa naik motor pakaiannya pun lengkap.
Sampai rumah aku langsung menceritakan kejadian itu pada kakaku Lia habis semuanya aku ceritakan dan kakaku bilang untuk berhati-hati bisa saja pria itu orang jahat yang akan mencelakakan ku.
__ADS_1
" Rari ini ada paket untukmu apa kau pesan barang "
" paket apa bu Rari tidak ada pesan apa-apa mungkin salah alamat bu "
" Benar ini ada nama kamu "
" coba Rari lihat "
Aku kaget dipaket itu tertulis namaku yang dikirim atas nama Agra Yudha aku langsung pucat dan menarik tangan kaka ku Lia
" ka ini nama yang sama dengan pria yang ada disekolah tadi "
" benarkah cepat buka "
Aku membuka isi paket ini yang terbungkus oleh kertas kado yang tingginya kurang lebih setengah meter lebih mengagetkan lagi isinya boneka kelinci berwarna pink dengan caption
" *Selamat bertemu lagi Rari maaf tadi aku membuatmu takut oleh karena itu aku kirim boneka kelinci manis warna pink sesuai warna favorite kamu
By : Agra Yudha* "
__ADS_1
Aku semakin bingung begitu pula dengan ibu dan ka Lia kenapa pria itu tahu tentang kesukaanku sungguh pria aneh dan tidak mungkin secara tidak sengaja salah orang