
Ulangan ku kali ini sangat terganggu oleh pikiranku rasanya kepalaku mau meledak terlalu banyak yang masuk sedangkan penyimpanan memori otak ku kecil.
" Ri kamu kenapa "
" tidak apa aku hanya tidak bisa konsentrasi "
" cepat kerjakan ulanganmu atau waktu mengerjakan nya habis "
" iya terimakasih Ayata sudah mengingatkanku "
Aku kembali pada lembar kertas ulangan ku ada 20 soal lagi yang belum aku kerjakan sedangkan waktu yang tersisa hanya setengah jam
" ah aku benar-benar tidak bisa seperti aku harus fokus pada ulanganku " gumamku
Aku mengerjakan soal ulangan ku dengan waktu yang tersisa dan mungkin kali ini nilai ku akan turun dari pada semester sebelumnya
" baik anak-anak waktu mengerjakan soal habis sekarang kumpulkan kertas jawaban kalian di depan " pengawas ulangan
Semua murid satu persatu mengumpulkan kertas jawaban dan langsung keluar kelas
" kamu belum selesai sudah kumpulkan waktunya habis "
" iya bu " aku menyerahkan lembar jawabanku yang masih ada 5 soal belum terjawab
" kamu kenapa Ri apa kamu tidak belajar tadi malam "
" iya Ayata aku kepikiran pak Chandra "
" cinta pertama mu itu "
" iya "
" sudah Ri jangan dipikirkan sekarang kamu harus fokus dengan ulanganmu jangan sampai nilai kamu jelek "
" terimakasih Ayata "
aaaaaaaa kakiku tersandung oleh kaki Nata sehingga aku terjatuh
__ADS_1
" maaf ya tidak sengaja "
" tidak sengaja maksud kamu apa " Ayata mendorong Nata
" jangan dorong-dorong "
" sudah Ayata jangan pedulikan mereka aku baik-baik saja
Aku menarik tangan Ayata karena dirinya sangat enggan pergi
" dasar lemah pantas saja pak Chandra meninggalkanmu " teriak Nata lagi sepertinya dirinya ingin sekali ribut dengan kami
Aku berbalik dan berjalan kearah Nata, Ayata terlihat bingung
buuuk !!! Nata terjatuh akan doronganku rasanya aku sudah kehilangan kesabaranku
Ayata ternganga melihat ku mendorong Nata karena aku selalu saja diam dan tidak pernah peduli akan perlakuan Nata
Alana membantu Nata bangkit terlihat dimata mereka sangat marah dan kesal
" kamu bilang aku lemah itu baru aku buktikan dan aku bisa saja melakukan hal yang lebih dari itu " perlawanan ku membuat Nata dan Alana terdiam
Aku pergi meninggalkan Nata dan Alana
" Bagus Ri kamu harus melawan mereka "
" lupakan saja, kita makan saja "
" baiklah "
Kami berdua duduk dimeja biasa kami makan
" Ri aku boleh tanya sesuatu tentang kehidupan pribadi mu " menggigit bibirnya karena merasa ragu
" apa itu "
" apa yang membuat kamu sangat mencintai pak Chandra mengapa tidak dengan Agra "
__ADS_1
" aku tidak tahu cinta itu datang tanpa ku undang "
" lalu Agra "
Aku menatap tajam Ayata karena dirinya menyebut tentang Agra
" maafkan aku Rari "
" tidak masalah, jujur aku juga merasa tidak nyaman dengan Agra namun aku tidak ada perasaan sedikitpun pada Agra "
" kamu harus katakan dengan tegas Ri karena jika tidak Agra akan terus berharap "
"aku sudah melakukannya Ayata tapi dirinya tetap saja tidak bisa diberi penjelasan "
Ayata diam aku menatap Ayata dan tersenyum padanya
" cepatlah habiskan makananmu lalu kita balik masuk kelas untuk ulangan selanjutnya "
" aku tidak suka pelajaran selanjutnya kepalaku pusing tidak mengerti tentang fisika nanti kamu kasih aku contekan ya Ri "
" makanya belajar "
" huuuh tadi juga siapa yang didalam kelas galau sehingga tidak fokus mengerjakan soal "
" tidak tahu " aku cengengesan pada Ayata
"huuuh kamu ini Rari "
" sudah gampang saja fisika nanti aku ajarin kamu sebelum ulangan berlangsung setidaknya ada yang masuk dalam otakmu ini "
" kasih contekan saja "
" pikiran kamu ini mencontek kapan pintarnya "
" wah sudah kembali ceramah ini ibu guru Rari "
Kami tertawa bersama dan melupakan apa yang baru saja terjadi
__ADS_1