
" Apa kalian berdua saling mengenal "
" Dia ini cewek pembawa sial setiap kali aku ketemu pasti saja sial " kata ka Maki menunjuk Ayata
" justru kamu " Ayata melakukan pembelaan
" sudah-sudah itu artinya kalian jodoh "
" tidak ada cewek lain sehingga harus yang beginian "
" siapa juga mau sama kamu "
Aku jadi tertawa sendiri melihat mereka saling debat rasanya lucu dan sangat serasi sama-sama heboh.
Awal mula mereka bertemu pun sangatlah lucu dan menghebohkan diawali dari perkemahan di daerah pegunungan Loksado tempat tinggal Ayata sebelum pindah saat itu ka Maki melempar buah kasturi menggunakan kayu namun salah sasaran bukannya mengenai buah malah mengenai kepala seseorang yaitu Ayata bukannya minta maaf ka Maki justru kabur mungkin takut karena merasa bersalah padahal seharusnya minta maaf saja lagi pula yang salah duluan ka Maki karena sudah sembarangan melempar kasturi meski itu buah hutan namun tetap saja tidak boleh asal lempar dan kesalahan keduanya kabur ketika kayu yang digunakan untuk melempar kasturi mengenai kepala Ayata.
Tidak hanya sampai disitu mereka berdua ketemu lagi di sungai Amandit masih di Loksado tempatnya saat itu Ayata berenang di sungai yang cukup deras kebetulan saat itu ka Maki melihatnya langsung menolong Ayata secara saat itu sedang ada nyawa yang jadi taruhan namun kesialan terjadi ternyata Ayata tidak tenggelam hanya berenang biasa dengan merebahkan tubuhnya diatas sungai yang sudah terbiasa terjadi pada anak-anak pegunungan dan sudah akrab dengan sungai namun berbeda halnya dengan ka Maki yang belum terbiasa melihat suasana seperti itu tanpa perhitungan langsung saja menceburkan diri ke sungai tapi sungguh menggelikan justru ka Maki yang terseret arus sungai.
Bukannya menolong malah ditolong seperti itulah kira-kira gambaran awal pertemuan mereka sangat lucu dan jarang terjadi.
__ADS_1
" Sudahlah kejadian-kejadian lalu lupakan saja " aku jadi penengah diantara ka Maki dan Ayata
" kamu minta maaf " ka Maki dengan mukanya yang menjengkelkan
" haha aku salah aku apa "
" jelas salah kamu "
" enak aja kamu lah "
Mereka berdua saling menyalahkan dan sama-sama tidak ingin minta maaf duluan sungguh menganakan keduanya sama keras kepala aku jadi geram melihat dua orang temanku bersikap lucu seperti ini
" baiklah aku maafkan kamu " kata ka Maki
" bukanlah aku yang memaafkan kamu "
" aku "
" aku "
__ADS_1
Bayangkan saja bagaimana pusingnya aku berada diantara dua manusia dengan keduanya yang sama keras kepala
" kalian ini kenapa sudahlah sama-sama meminta maaf " kataku
" tapi yang salah dia " ka Maki sepertinya lebih keras kepala disini tidak ingin mengalah
" kenapa kamu menyalahkan aku " bela Ayata
" sudahlah kalian ini sama-sama keras kepala nanti timbul cinta "
" tidak mungkin " ucap mereka serentak
" itu barengan jodoh "
" ya sudah aku minta maaf karena disini aku cowok " akhirnya ka Maki mengalah
" iya aku juga minta maaf tidak sepenuhnya kamu salah " seperti itulah perempuan jika dianggap salah dia juga akan menyalahkan namun jika ada kata maaf duluan maka dirinyapun akan minta maaf tidak sepenuhnya menyalahkan tidak selama laki-laki itu salah dan tidak selamanya perempuan itu benar hanya tergantung tingkat ego masing-masing
Selesai juga perdebatan diantara dua manusia yang sama-sama keras kepala dan sama-sama tidak ingin salah ataupun disalahkan
__ADS_1