Love For My Teacher

Love For My Teacher
Menyerahnya Agra


__ADS_3

Agra menyerahkan dirinya tanpa bicara langsung disambut orang tuanya dengan linangan air mata


" jangan bawa anak saya ! jangan bawa Agra " teriak ibunya Agra yang histeris melihat Agra dibawa polisi terlihat juga ada banyak rombongan wartawan yang ingin meliput karena ini merupakan berita besar dan sangat jarang.


" mamah tenang Agra biar papah yang urus " ayahnya Agra menenangkan istri tercintanya


" papah cepat susul Agra mamah tidak ingin Agra merasakan dinginnya jeruji penjara "


Situasi semakin dramatis dan memanas apapun pasti bisa dilakukan pengusaha besar itu untuk menutup berita


" urus para wartawan itu jangan sampai ada berita buruk tentang Agra tutup rapat mulut mereka " perintah ayahnya Agra kepada seorang pria yang yang mungkin tangan tangan ayahnya Agra


" baik tuan "


Semua orang paham dengan permainan uang segala urusan bisa terselesaikan asalkan berita derita luka tertutup rapat dan menghapuskan noda jejak kesalahan itu semua sudah menjadi kewajaran yang sudah menjadi rahasia umum


" jangan perpanjang urusan ini kita bisa bicarakan secara kekeluargaan " ayahnya Agra meminta pada keluargaku untuk mencabut perkara ini


" pantas saja anaknya seperti itu terbiasa dimanja ternyata " ayahku sangat marah


" tolonglah ini hanya masalah cinta dan ini semua karena rasa cinta Agra "


" jika cinta tidak mungkin melakukan hal diluar nalar seperti ini "


" kasian Agra jika dirinya harus mendekam di penjara sudah cukup perjuangannya dan dirinya sudah mendapatkan hukuman dikeluarkan dari kesatuan militer "


"itu karena kesalahan dan dia pantas menerima hukuman itu "


" kami mohon cabut hukuman ini kami tidak ingin Agra menderita di penjara kami berjanji Agra tidak akan lagi menggangu Rari ataupun Chandra " orang tua Agra memohon berlutut dihadapan kedua orang tuaku


" berdirilah " Aku merasa tidak nyaman mereka berlutut seperti itu


" Rari tolong bebaskan Agra kamu tahukan Agra melakukan ini tidak bermaksud untuk menyakitimu ini semua karena Agra tidak bisa mengendalikan cintanya "


" om dan tante pulanglah "


" terimakasih Rari " ibunya Agra menggenggam tanganku.


Kedua orang kaya itu beserta tangan kanannya pergi meninggalkan keluargaku


" Rari kamu ini kenapa apa kamu akan melepaskan orang gila itu dari hukumannya " ka Lia membentak ku karena aku bertindak sesukaku


" ka Lia aku tidak ingin semuanya berlarut-larut dan aku tahu Agra itu pendendam dan mungkin saja akan menghancurkan kita jika kita menghukumnya lupakan saja ka bukankah orang tua Agra sudah berjanji "


"Benar kata Rari ka " pak Chandra ikut setuju dengan keputusanku

__ADS_1


" Agra itu gila dia bisa saja melakukan hal tidak waras lainnya jika dia bebas berkeliaran "


" justru itu ka jikapun dia dihukum tidak akan lama dan tidak ada kemungkinan Agra melupakan ini semua "


Suasana menjadi hening masing-masing mencerna maksud perkataanku


Kisah cinta ini terlalu pandai merajut kelam bahkan untuk cinta pertamaku entah sampai kapan aku dipermainkan oleh drama percintaan ini aku hanya perlu pura-pura lupa sampai kutemui kebagian sesungguhnya meski aku masih berada di detik perjuangan yang teramat melelahkan dengan drama dialog tanpa ada kata sudah yang ada hanya jalan berduri dan titisan hujan menyamarkan air mata.


Hingga Menyatu


kutulis kata cinta...


Untuk awal kisahku dan dirimu


Yang melahirkan musim suka dan duka


Aku tidak menyesal untuk dukanya


Biarlah aroma duka itu jadi bahan penguji


Walau tangis sudah mengujung ubun namun tetap ukiran nama cinta


Hingga aku dan dirimu menyatu


Mungkin puisi itu bisa menggambarkan kisah yang penuh sekerat drama percintaan antara aku dan pak Chandra aku tidak dapat mengeluarkan kata-kata lain untuk menggambarkan situasi yang lebih tepat dari pada sepucuk puisi dengan gambaran majas dan maknanya yang cukup jelas lekuk kesedihananya yang digambarkan oleh kata duka tanpa penyesalan.


" kita akan lalui ini percayalah dengan kekuatan cinta kita mungkin kita sedang berada dititik puncak permasalahan dan yakinlah tidak ada cinta sejati tanpa ujian "


" berjanjilah bahwa kita akan tetap bersama meski itu mati sekalipun "


" apa kamu takut "


" tidak ada ketakutan yang lebih besar dari pada berpisah dengan bapak "


" mari kita berjanji seperti hari pertama cincin ini dijari manis mu " pak Chandra mengeluarkan cincin yang sempat aku lepas beberapa hari lalu. Aku menatap pak Chandra yang kini jarinya sibuk memakaikan cincin itu ke jari manisku


" apa kita tunangan lagi "


" kali jangan lepaskan lagi meski itu kematian percayalah Rari bapak akan menjagamu meski dengan nyawa sekalipun kita berjuang sama-sama untuk cinta kita "


Aku menganggukkan kepala dengan patuh lepas itu pak Chandra mendekapku dengan erat rasa takut ku berangsur menghilang aku sangat nyaman berada di pelukan pak Chandra.


Keesokan harinya aku bersama pak Chandra mencabut tuntutan Agra sesuai keinginan orang tua Agra aku juga melihat sepertinya Agra tidak tidur semalaman ada garis hitam di mata nya


" maafkan aku Rari "

__ADS_1


" sudahlah aku harap tidak ada kelanjutan drama mu lagi "


" kamu tidak kenapa-kenapa kan Rari aku sangat takut kenapa-kenapa "


" aku baik saja "


Apa dia tidak sadar juga bahwa hatiku sangat terluka karena dan perbuatannya itu sudah hampir membunuhku tapi bagaimana mungkin mahluk ini bisa mengerti sedangkan yang ada di kepala nya hanya memikirkan perasaannya tanpa memikirkan perasaan orang lain


" Chandra aku juga minta "


" lupa saja seperti apa kata Rari hentikan semua drama mu "


" Terimakasih sudah mencabut tuntutan nya "


" ya "


" ayo Rari kita pulang " pak Chandra menarik tanganku aku tahu sebenarnya pak Chandra tidak ingin mencabut tuntutan itu namun dirinya berpikir itu lebih baik.


" kenapa bapak menatapku seperti itu "


" tidak "


" iya, kenapa "


" kenapa kamu memilih bapak bukan Agra bukankah Agra melakukan kegilaan itu karena rasa cintanya yang berlebihan "


" cinta yang berlebihan itu tidak baik jadi Rari mau yang sedang saja seperti cinta bapak "


" tidak percaya "


" bapak tidak percaya "


" sangat-sangat tidak percaya " sambil lari melempar senyum jahil pasti ada sesuatu pak Chandra pasti ingin mengerjaiku aku tidak akan mengejarnya aku akan berjalan santai biarlah pak Chandra berlari seperti sedang dikejar.


" manis sekali " ada beberapa orang menatap kearahku sepertinya ada sesuatu dibelakangku aku meraba tubuh belakangku benar saja ada kertas bertuliskan " aku sangat mencintai pak Chandra " sebenarnya ini yang di inginkan pak Chandra dan ternyata tadi pak Chandra lari bukan untuk dikejar tapi sedang mengerjaiku.


" wah kamu sangat mencintai guru tampan mu ini ternyata " pak Chandra mengejek ku


" apa bapak senang sekarang "


" 50 % " apa maksudnya 50% apa mungkin akan ada kelanjutannya lagi


" Nanti Rari akan membalas bapak "


" ditunggu " berjalan santai berjalan mundur menghadap ku

__ADS_1


Cinta yang aku miliki sekarang akan aku jaga untuk selamanya karena hanya dirinya yang bisa memahami dan menerima segala kekurangan dan kelebihanku aku pun tak perlu mencari yang sempurna karna apa yang aku miliki ini sudah cukup sempurna begitu banyak pelajaran yang dapat kuambil bersamanya jika berbicara tentang bahagia akan aku katakan bahwa aku bahagia jika ada aku dan dia yang saling memiliki ketika suka maupun duka karena kebahagiaan itu bukan kemewahan yang dimiliki tapi cinta sejati yang akan membuat rasa bahagia selalu ada dan tampak istimewa dibanding segalanya


__ADS_2