Love For My Teacher

Love For My Teacher
Teman Baru


__ADS_3

Aku senang punya teman baru meski baru kenal rasanya sangat nyaman berteman dengannya Ayata dia gadis manis dan sangat terbuka dengan keceriaan nya.


Ayata Kalawa lahir dibulan purnama sehingga diberilah nama Ayata Kalawa yang artinya terang seterang bulan purnama asli dari suku Dayak daerah Loksado Kalimantan Selatan yang dari kecil sudah terbiasa hidup susah karena hanya memiliki ibu tunggal ayahnya meninggal dunia.


Ayata adalah gadis yang sangat mandiri dan ceria meski kehidupan tidak berpihak padanya.


" ibu "


" iya Rari "


" tolong buatkan bekal untuk Rari ya bu "


" kamu mau bawa bekal " ibu seperti tidak yakin karena aku tidak pernah sana sekali membawa bekal sebelumnya


" iya bu buat yang banyak "


" apa uang jajan kamu kurang "


" tidak bu "


" lalu kenapa tiba-tiba ingin dibuatkan bekal "


" Rari punya teman baru bu namanya Ayata dia bawa bekal yang dikasih ibunya kemarin Rari makan bekalnya sama-sama "


" dasar tukang minta " ka Ari datang ikut campur dalam pembicaraan ku dengan ibu


" huuh "


" sudah baru pagi juga adik kaka ribut, ini Rari bekalnya "


" Rari naik sepeda ya bu "

__ADS_1


" ini kan bukan Jum'at Ri kamu pulangnya hari ini sore diantar kaka kamu saja "


" Ayata naik sepeda bu "


" jangan kecapean ya "


" siap ibu komandan "


Aku mengambil sepedaku dan langsung pergi kesekolah tasku terlihat lebih berisi karena semuanya aku masukan kedalam tas selain buku dan alat tulis aku juga membawa bekal dan botol minum sehingga sangat makan tempat.


Aku sudah seperti anak TK bawa-bawa bekal tapi benar juga kata Ayata dengan membawa bekal akan lebih irit dan uang jajanku bisa aku gunakan untuk hal lainnya.


" Ayata " panggil ku


" Eh Rari kenapa naik sepeda "


" sekalian olahraga "


" apa kamu tidak kecapean "


Kami sama-sama mengayuh sepeda menuju sekolah padahal masih sangat pagi.


" ada yang punya teman baru Alana " Nata mencibir dengan bahasa angkuhnya aku tidak ingin lagi terus mengalah dan aku tidak ingin terlihat menyedihkan lagi


" iya teman baru setidaknya tulus, ayo kita pergi Ayata "


" pas sekali penghianat dan yang satunya kampungan "


Aku geram sekali dengan perkataan Nata kali ini kenapa mulutnya tidak bisa dijaga


" penghianat apa kamu tidak punya cermin dirumah Nata " Aku membalas perkataan Nata sehingga Nata sangat marah tangannya ingin menamparku namun ditepis Ayata

__ADS_1


" benar kata kamu Rari justru dialah yang perlu becermin "


" jangan ikut campur anak kampung "


" aku perlu ikut campur karena tangan mu begitu lancang ingin menampar temanku "


" lepaskan tanganmu "


Ayata terlihat marah ternyata teman baru ku ini sangat pemberani dan tidak kenal takut


" aku bisa saja mematahkan tanganmu jika kau berani mengangkat tanganmu pada temanku "


Baru kali ini ada seorang teman membelaku tanpa kenal takut lihat saja matanya begitu tajam setajam elang dipedalaman hutan Loksado


" kamu tidak apa Rari "


" Terimakasih Ayata, aku tidak apa-apa kamu jangan seperti itu kamu bisa dapat masalah "


" aku hanya membela yang benar kamu tidak boleh membiarkan orang lain menyentuh wajahmu dengan cara menampar "


" tapi kamu tidak perlu seperti itu Ayata "


" lain kali aku lakukan di belakangmu "


" konyol kamu Ayata "


Sepertinya teman baru ku ini juara kampung dalam urusan menangkis padahal jika dilihat dirinya anak yang begitu manis dan polos ternyata aku salah.


" Apa kamu bisa berkelahi "


" tidak Rari tapi aku di ajarkan kakek aku bela diri untuk melindungi diriku dari serangan orang yang ingin menjahati dan mencelakaiku "

__ADS_1


" bisa kau ajarkan aku "


" aku hanya bisa sedikit Rari hanya bela diri biasa untuk melindungi diriku "


__ADS_2