Love For My Teacher

Love For My Teacher
Minta Hadiah


__ADS_3

Kabar bahagia aku lulus test masuk fakultas kedokteran. kerja keras ku selama ini tidak membohongi hasil, aku berhasil tembus program SNMPTN pada fakultas kedokteran ternama aku sangat bahagia karena itu merupakan impian terbesar dalam hidupku yang membuat ku sangat bersyukur.


" Selamat sayang " ucap pak Chandra sambil memelukku


" Terimakasih pak Chandra ini juga berkat bapak yang sudah banyak membantu Rari " ucapku membalas pelukan pak Chandra


" Menikah pun kau masih memanggil suamimu dengan sebutan bapak dasar Rari " batin pak Chandra protes akan panggilan ku terhadap nya tidak pernah berubah sama sekali



" Kau harus memberi ku hadiah " ucapku pada pak Chandra


" Hadiah, hadiah apa "


" Istrimu ini kan berhasil mendapatkan beasiswa jadi mana hadiahnya " aku merengek seperti anak kecil yang sedang meminta permen kepada ayahnya


" Kamu mau hadiah apa " tanya pak Chandra


Aku sedikit jengkel mengapa cowok itu tidak bisa lebih pengetiaan sedikit harusnya dia tidak perlu tanya mau hadiah apa cukup berikan saja hadiah yang pantas dan juga romantis.


Aku diam melepas pelukan ku


" Mau hadiah apa istri kecilku " rayu pak Chandra


" Peka sedikit pak "

__ADS_1


" Manisnya istri kecilku ini " menggenggam tanganku sambil berjalan.


Aku mengikuti langkah pak Chandra meski masih kesal namun aku yakin pak Chandra pasti akan memberi ku sesuatu.


Pak Chandra itu memang sangat romantis tapi sayang bukan orang yang sangat mengerti dalam hal memberi hadiah.


" Kita mau kemana pak " tanyaku pada pak Chandra dengan genggaman tangan yang mengayun seperti pasangan muda biasanya meski nyata usiaku dan usia pak Chandra beda lima tahun namun pak Chandra masih terlihat sangat muda tepatnya awet muda dengan ketampanan nya.


" Kita jalan aja " jawab pak Chandra singkat sambil tersenyum tanpa menatap ku


" Apa bapak akan memberikan aku hadiah "


" Iya "


" serius, hadiah apa " balas menggenggam tangan pak Chandra kami jalan bergandengan



Pak Chandra menatap dalam mataku entah apa yang sedang ingin di lakukan nya aku tidak tahu namun tatapan itu mampu membuat tersipu malu tapi tidak ingin aku lewatkan walaupun satu detik saja.


" Ri kamu ingin hadiah kan baik suami mu ini akan memberi mu hadiah " ucap pak Chandra, aku diam tidak bicara sepatqh katapun karena wajah pak Chandra tepat di hadapan ku sehingga untuk beberapa saat aku terpana dan adu tatapan dengan pak Chandra


" Ya ampun Ri mengapa jantung mu berdetak kencang padahal kini Pak Chandra sudah menjadi suami mu " ucapku dalam hati tanpa berkedip sedikit pun mataku


" Apa pak Chandra mendengar suara keras detak jantung ku " masih terpana

__ADS_1


" Kenapa apa kamu terpesona Ri " ucap pak Chandra sehingga aku langsung memalingkan wajahku kearah lain


" Berikan saja hadiahnya "


" Hadiahnya sudah ada di depanmu Ri " ucap pak Chandra membuatku bingung dan aku mengangkat kedua belah tanganku isyarat tidak tahu.


" Ri hadiah yang akan bapak berikan adalah cinta bapak karena bapak yang selalu dan akan terus mencintaimu untuk selamanya "


Seperti itulah pak Chandra selalu bermain dengan kata-kata romantis seakan sangat puitis namun kata-kata itu sangat aku suka.


" Baiklah " ucapku


" Kau suka " tanya pak Chandra


Aku menganggukkan kepalaku, bagaimana mungkin aku bisa mengatakan tidak suka itu sangat aneh.


" kamu suka " tanya pak Chandra dengan tawanya


" kenapa bapak tertawa "


" Itu bukan hadiah Ri itu janji " ucap pak Chandra tersenyum


" Ah bapak " aku merengek


" Ini tiket kita akan pergi bulan madu "

__ADS_1


" Serius " senangnya


__ADS_2